@sdhidayatullah (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB

Membludak, Peserta Webinar Parenting bersama Fauzil Adhim


www.sdithidayatullah.net ~ Sabtu (12 September 2020) Kegiatan Webinar Parenting Saat Berharga untuk Anak Kita bersama Ustadz Mohammad Fauzil Adhim yang diselenggarakan di aplikasi Google Meet sukses kami selenggarakan oleh Tim Media SDIT Hidayatullah Yogyakarta
Peminat Webinar Parenting yang diselenggarakan online melalui aplikasi besutan google mendapat sambutan yang luar biasa, dari slot kuota 250 peserta, yang mendaftar melalui link google form yang dibuat oleh panitia ada 750 an yang mendaftar. Tentu tidak sedikit yang kecewa dikarenakan tidak semua pendaftar bisa hadir di pertemuan online ini. 

"Tolong kita live streaming kegiatan ini melalui akun Fanspage Facebook SDIT Hidayatullah Yogyakarta dan Instagram @sdhidayatullah agar peserta yang tidak masuk ruang meeting bisa menyimak." Begitu yang disampaikan boleh Ustadz Muhammad Haris, selaku ketua pelaksana kegiatan ini. 

Kegiatan ini dalam rangka wujud pelayanan sekolah kepada orangtua/wali murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta untuk menyajikan panduan, tips, dan motivasi dalam mendidik anak-anaknya di masa pandemi ini.

InsyaAllah panitia akan menyelenggarakan webinar parenting pada edisi-edisi selanjutnya.

Simak siaran ulang Webinar Parenting SDIT Hidayatullah melalui tautan berikut ini: www.sdithidayatullah.net/rekamanwebinar
 


Review Kurikulum SD IT Hidayatullah Tahun Pelajaran 2020/2021

www.sdithidayatullah.net ~ Kamis, 15 Muharram 1442 H/3 September 2020 M. Bertempat di Gedung Sekolah Menengah Integral (SMI) Hidayatullah Yogyakarta, acara "Review Dokumen 1 Kurikulum SD IT Hidayatullah Sleman Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021" diselenggarakan.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ibu Ummul Chusnah, S.S., M.T. yang menyampaikan beberapa masukan terkait dengan dokumen kurikulum yang telah dipresentasikan oleh Kepala Sekolah SD IT Hidayatullah Sleman Yogyakarta, Ustadz Muhammad Rifki Saputra.


Hadir pula, Ibu Suwarni, S.Pd., selaku Pengawas SD UPT Pelayanan Pendidikan Kecamatan Ngaglik dan Ibu Wahyu Iken dalam kegiatan Review Kurikulum yang kegiatan ini diadakan rutin setiap tahun.

Ibu Suwarni menyampaikan bahwa, "Saya yakin SD IT Hidayatullah beda dari sekolah yang lain, sehingga perbedaan ini harus tertuang dalam dokumen kurikulum ini." Kata Bunda Warni di hadapan seluruh peserta. "Maka, perbedaan itu tidak hanya tersirat, tetapi harus tersurat dalam dokumen kurikulum ini." Lanjut Beliau memberi masukkan tentang dokumen kurikulum ini.

Hadir pula dalam kegiatan ini ketua-ketua Forum Silaturahim Orang Tua/Wali (FORSITU) dari kelas Amanah, Kelas 1 s.d. Kelas 6 sebagai wakil dari Orang Tua/Wali Murid, Pengurus Komite Sekolah, Pengurus Yayasan, Guru, dan Tenaga Kependidikan.

Dalam kesempatan ini, ada juga Orang Tua/Wali Murid yang menanyakan tentang Belajar Dari Rumah dan Home Visit yang diselenggarakan oleh sekolah kepada Dinas Pendidikan. 

"Home visit itu bisa dilakukan, syarat guru kunjung di masa pandemi ini adalah ada ijin dari orang tua/wali murid." Begitu jawab Bunda Ummul Chusnah, panggilan akrab Beliau.

Beberapa Orang Tua/Wali Murid juga memberi apresiasi kepada sekolah yang telah berusaha memberikan layanan terbaik selama Belajar Dari Rumah (BDR).

"Kami sangat menghargai upaya dari sekolah (Bapak Ibu Guru) yang telah memberikan pelayanan terbaik pada putra putri kami." Demikian yang disampaikan oleh Ibu Lasmi, mewakili Orang Tua/Wali Murid dari Forsitu dari Kelas 2B.

"Saya memberi apresiasi kepada guru yang telah datang ke rumah untuk kelas 4." Lanjut Wakil Forsitu dari Kelas 4.

Acara yang berlangsung lebih kurang 2 jam ini diakhiri dengan diskusi, tanya jawab, dan foto bersama.

Laporan : Thorif

Foto : Ulfah 

Senam Arruhul Jadid SDIT Hidayatullah

 Senam Arruhul Jadid SDIT Hidayatullah Yogyakarta


Mukmin yang kuat lebih dicintai daripada mukmun yang lemah.

Yuuk jaga kesehatan


Sinergi Sekolah dan Rumah Melalui Pekan Silaturahim Orang Tua Wali Murid

www.sdithidayatullah.net ~ (Selasa, 6 Muharram 1442 H/25 Agustus 2020 M) Selama enam hari berturut-turut Bidang Kurikulum dan Bidang Kemuridan SDIT Hidayatullah Yogyakarta mengadakan pertemuan dalam jaringan bersama para orang tua wali murid per kelas pararel. Senin 10 Agustus 2020 orang tua wali murid kelas VI ABCD bertatap muka melalui layar Google Meet dengan seluruh wali kelas, guru mata pelajaran, guru Al Qur'an, dan tentunya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, juga Bidang Kemuridan. Pekan Silaturahim Orang Tua Wali Murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta ditutup dengan dilaksanakannya pertemuan daring antara orang tua wali murid kelas Amanah dengan para dewan guru pada Ahad, 16 Agustus 2020.

Perlunya menyamakan kembali frekuensi antara guru dengan orang tua wali murid di masa pandemi mendorong Bidang Kurikulum dan Bidang Kemuridan SDIT Hidayatullah Yogyakarta mengadakan pertemuan Forsitu secara daring. Dalam kondisi normal Forum Silaturahim Orang Tua Wali Murid rutin diadakan masing-masing kelas untuk mendiskusikan perkembangan ananda selama menjalani kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pertemuan-pertemuan itu sangat penting dilakukan guna menyelaraskan apa yang diprogramkan para pendidik di sekolah dengan apa yang diprogramkan oleh orang tua wali murid di rumah.

Selama masa pandemi ananda belajar di rumah dengan kondisi yang sangat berbeda dari biasanya. Porsi ananda bersama orang tua jauh lebih banyak dibanding porsi mereka bersama para guru. Hal ini menuntut guru yang ada sekolah dan orang tua wali yang ada di rumah untuk bersama-sama mengatur strategi demi tetap menjaga kondusivitas belajar ananda.

Bagaimana menjaga ritme pola kegiatan belajar ananda selama belajar dari rumah menjadi pokok bahasan utama dalam pertemuan Forsitu daring di semua jenjang kelas pararel. Berbagai ide, masukan, kendala, kesulitan, dan harapan, baik dari orang tua wali murid maupun dari guru berusaha untuk dicarikan titik temu. Ada kesepakatan yang tak perlu diungkapkan oleh semua pihak:

"Bagaimanapun juga anak-anak harus tetap belajar."

Agar tetap bisa belajar, semua pihak harus bersabar dengan terus menyesuaikan diri dan beradaptasi. Mereka harus saling mendukung, menguatkan, dan saling memotivasi. Dalam melalui masa pandemi ini para guru, orang tua, wali, dan murid sendiri harus memiliki kekuatan visi.

"Jika visi kita tidak kuat, akan hilang satu generasi," ungkap salah seorang guru.


Laporan : Akhid

Foto : Haris

Qurban di SDIT Hidayatullah Yogyakarta 1441 H


www.sdithidayatullah.net | Ahad, 12 Dzulhijjah 1441 H/ 2 Agustus 2020 M. Alhamdulillah terlaksana qurban di sekolah kita tercinta, SDIT Hidayatullah Yogyakarta. Tercatat ada 2 ekor sapi dan 14 ekor kambing yang disembelih hari ini.

sapi untuk qurban

Ustadz Rifki selaku kepala sekolah SDIT Hidayatullah saat diwawancarai tim Humas sekolah menyampaikan ada 3 tujuan diadakannya qurban di sekolah ini.
Pertama, mengenalkan salah satu syari’at di dalam Islam kepada anak-anak di sekolah sehingga sejak kecil mereka sudah mengenal tentang qurban dan sebagai salah satu bentuk pembelajaran.
Kedua, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah  SWT.
Ketiga, sebagai bentuk empati kepada sesama. Hewan qurban tidak hanya dirasakan untuk warga sekolah tapi juga warga di lingkungan sekolah.

proses penyembelihan

Ustadz Jajang selaku ketua panitia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para shahibul Qurban dan permohonan maaf jika ada yang tidak berkenan selama proses Qurban di sekolah.

"Semoga pandemi segera berlalu dan kita bisa melaksanakan qurban ditahun depan dengan lebih baik lagi." Harapannya diakhir wawancara.

penyerahan daging kepada shahibul qurban

Salah satu shahibul qurban adalah Ustadz Mohammad Fauzil Adhim.

"Alhamdulillah qurban di SDIT Hidayatullah dan saya sudah lupa ini tahun ke berapa saya qurban di sini ." Ucap beliau saat diwawancara.

"Dari sini anak saya belajar dan melihat sejak kelas 1 bahwa penyembelihan hewan qurban bukan sesuatu yang kejam. Ada adab-adab ketika menyembelih." Tambah beliau.

Beliau mengatakan salah satu alasan qurban di SDIT Hidayatullah adalah cara sekolah ini memperkenalkan penyembelihan hewan qurban ada adabnya, ada kasih sayang terhadap binatang, tidak memotong kecuali dengan pisau yang tajam, ini memberikan nilai yang positif dan berharga untuk anak-anak.

"Mudah-mudahan ini selain bernilai sebagai qurban tapi juga bernilai sebagai proses penyiapan generasi yang mau mengorbankan harta dan jiwanya untuk Allah." Tutup beliau.



koordinasi panitia 

cuci tangan dan pakai masker sesuai prosedur
proses pengulitan kambing

proses pengulitan sapi

proses perajangan

penyerahan daging kepada shahibul qurban
                                   


Rep: yuliasfita
Foto: Ida Nahdhah

(Video) Membangun Keharmonisan Orang Tua dan Anak

Oleh : Ustadz Abdullah Munir, S.Ag. 
(Ketua Yayasan As Sakinah Yogyakarta) 

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Dalam rangka mempertahankan semangat belajar dirumah, maka sudah semestinya Sekolah tetap memberikan Hak dan Kewajiban mengajar ditengah pandemi Covid-19 ini, salah satunya dengan cara bersinergi dengan Ayah dan Bunda di Rumah, agar selalu memberikan pendidikan terbaiknya meski dari rumah.  

Hal ini juga merupakan langkah membangun Keharmonisan antar anggota keluarga yang satu dengan lainnya. 

Maka dari itu, Mari Ayah dan Bunda di Rumah, kita bersinergi menciptakan generasi yang Unggul, bertauhid dan berkarakter sesuai dengan Syari'at Allah..  

Baarakallahufiikum

Simak video di bawah ini :


Caption, by Atin.

(Video) Profil Pembelajaran Al Qur'an Metode Ummi SDIT Hidayatullah Yogyakarta