SDIT Hidayatullah Sabet 7 Piala di MTQ Tingkat Kecamatan





www.sdithidayatullah.net || Kamis, (12 Muharram 1441 H/12 September 2019) Bertempat di SD Negeri Minomartani 6 Ngaglik, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Sekolah Dasar se Kecamatan Ngaglik diselenggarakan.

Dibuka oleh Humas Kecamatan Ngaglik, MTQ SD Tahun 2019 se Kecamatan Ngaglik ini diikuti oleh 47 sekolah negeri maupun swasta di Kecamatan Ngaglik.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Muhammad Haris, selaku Kepala Bagian Kemuridan SDIT Hidayatullah Yogyakarta menyampaikan kepada seluruh kafilah sekolah ini, bahwa : “Bersyukur kepada Allah atas apa yang kita dapatkan. Jangan sampai juara menjadikan kita lalai dari Allah. Harus semakin mendekat kepada Allah. Tidak boleh sombong kalau menang.” Pesan Beliau kepada 16 Murid SDIT Hidayatullah yang mengikuti MTQ.




Bermacam lomba diperebutkan dalam ajang MTQ tingkat kecamatan tahun ini, mulai dari Tilawah Al-Quran, Tahfidz Al-Quran, Tartil Al-Quran, Puitisasi Terjamah Al-Quran, Melukis Islami, Pidato, Cerdas Cermat Agama, dan Adzan.
SDIT Hidayatullah Sleman Yogyakarta mengutus 16 murid terbaiknya dalam kegiatan ini, dengan mengikuti bermacam cabang lomba yang ada. 




Alhamdulillah, SDIT Hidayatullah Sleman Yogyakarta berhasil merebut juara dalam MTQ Tahun 2019 ini, yaitu :
1. Syamil Azka Abdurrahman Juara 3 Cabang MTQ Putra
2. Padma Nur Aziza Hermawan Juara 2 Cabang Puitisasi Terjemah Putri
3. Rhania Naura Athaya Juara 1 Cabang MTtQ Putri
4. Faiz Ramadhan, Juara 3 MTtQ Putra
5. Mariyah Ummu Abdirrohman, Juara 1 Cabang MHQ
6. Fatkhan Khoiri Abdurrahman, Juara 3 Cabang Melukis Islami, dan
7. Dzihni Azka Tsaabitah, Inayati Sayyidah Ramadhani, dan Alya Fatimah Nurjannah Juara 2 Cabang Cerdas Cermat Agama.




MTQ Tingkat Kecamatan Ngaglik Tahun 2019 ini adalah ajang untuk maju di MTQ Tingkat Kabupaten yang akan diselenggarakan pada tahun yang sama.

Laporan : Feri Ekowati
Foto : Muhammad Haris

Entrepreneurship For Student 2019; Serunya Jadi Wirausahawan Cilik


www.sdithidayatullah.net | (Rabu, 11 Muharram 1441 H / 11 September 2019 M) Suasana semarak dan ceria terlihat di SDIT Hidayatullah Yogyakarta sejak pagi hari. Ratusan murid memasuki halaman sekolah dengan membawa panci, piring, gelas, bahkan kompor gas. Sebagian terlihat membawa bahan-bahan olahan masakan seperti tepung, tahu, tempe, jagung, minyak, telur, buah-buahan hingga sayur mayur. Beberapa dari mereka juga membawa karpet (alas duduk), bunga-bunga plastik, dan poster-poster iklan di tangan. Wah, adik-adik di SDIT Hidayatullah ada kegiatan apa yaa? Sepertinya mau berjualan nih?

Ya, tepat sekali. Mereka akan mengikuti kegiatan "ENTREPREURSHIP FOR STUDENT" yang diadakan setiap tahun di SDIT Hidayatullah Yogyakarta, sebagai ajang melatih jiwa kewirausahaan dan semangat berdagang sejak dini bagi anak-anak didik. 

Mas Ibnu dan Mas Aziz, siap melayani antrian pembeli dengan "Jamur Merapi" yang crispy
Sejak hari Senin (09/09/2019) murid kelas atas (3-6) terlihat antusias dan sibuk berdiskusi bersama kelompoknya masing-masing yang didampingi oleh seorang ustadz/ah. Mereka berdiskusi tentang bahan makanan dan peralatan dapur apa saja yang harus dibawa, bagaimana cara penyajian hingga penanaman adab berjual beli sesuai syariat. Segala sesuatu dipersiapkan dengan baik dan matang demi menyukseskan kegiatan akbar di sekolah pada hari Rabu ini. 

"Waah.. Seneng banget. Nggak sabar pengen dodolan sama jajan di hari Rabu nanti, Ustadzah." Pungkas Ayyash, murid SDIT kelas 6 ketika ditanya bagaimana pendapatnya tentang kegiatan ini, sehari sebelumnya.

Juz buah buatan Mas Ayyash laris manis lhoo..
Kegiatan yang dimulai sejak jam 07.15 - 11.30 ini diikuti oleh seluruh murid kelas 1 hingga 6 SDIT. Kelas 3-4 bertugas mengelola masakan dan menjual hasil kerja kelompoknya, adapun kelas 1 dan 2 hanya tinggal membeli saja, didampingi oleh guru kelas masing-masing. Kegiatan ini juga diramaikan oleh kakak-kakak dari Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah (MTs-MA Hidayatullah Jogja) atau SMI Hidayatullah beserta para Ustadznya. Bahkan orangtua murid SDIT pun turut menjadi bagian dalam semarak kegiatan ini. Mereka rela mengantri bersama anak-anak didik, demi  menikmati segelas Es Dawet, seporsi Empek-empek atau sebungkus Siomay olahan tangan anak-anak mereka. 

Kakak-kakak santri MTs & Aliyah ikut mengantri dengan tertib juga lhoo. Sabar yaa kak, sebentar lagi matang.
Salah satu tujuan diadakannya kegiatan Entrepreneurship adalah untuk melatih kreativitas dan produktivitas murid. Dengan berwirausaha, kreativitas dan produktivitas murid akan meningkat dan terasah. Sang murid akan mencari ide dan menggunakan kreativitasnya untuk menemukan ide tentang produk yang akan dijual. Sebelum produk dijual, para Ustadz dan Ustadzah yang mendampingi mengajak murid terlibat dan mempraktikkan sendiri mulai dari proses produksi sampai terjadinya kegiatan jual beli. Ketika berwirausaha, murid akan mendapatkan hasil berupa uang yang diperoleh berkat kerja keras karena menggunakan kreativitasnya. Sembari berwirausaha, mereka juga akan belajar untuk mengembangkan potensinya dan menjadi lebih mandiri.
Para pembeli yang setia dan sabar; adik-adik kelas 1-2 SDIT Hidayatullah
Tujuan utama adalah menanamkan adab jual beli sesuai syariat kepada anak, melatih mereka untuk berdagang dengan jujur, amanah. Bagaimana cara melayani pembeli dengan sabar, menghadapi penjual dengan santun. Hingga belajar mengelola keuangan dan hitung pemasukan dan pengeluaran, untung dan rugi. Lebih jauh daripada itu, ditanamkan pada mereka bahwa berdagang itu adalah salah satu sunnah dari Rasulullah Sang Panutan, dan termasuk sebaik-baik pekerjaan. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Sekolah dalam sambutannya.

"Kegiatan kita hari ini adalah bagian dari menapaktilasi jejak kehidupan Baginda kita Nabi Muhammad  Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam, yang mana beliau sejak kecil sudah berlatih wirausaha, ikut berdagang bersama pamannya Abu Thalib ke Negeri Syam." Kata Ustadz Muhammad Rifki Saputra, yang juga ikut merasakan jadi penjual Es Krim, di salah satu stand yang ada.

"Ustaadz, mau 1 cup es krim, dong."

"أطْيَبُ الْكَسْبِ عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ"

“Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur.”* Lanjut Ustadz Rifki.

Semua murid terlihat antusias dan gembira mengikuti kegiatan ini. Apapun yang dijual murid, ludes dan laris manis hingga tak bersisa. Perut kenyang, untung didapat, hati gembira; Alhamdulillaaah..

Ket hadits:
*HR. Ahmad, Al Bazzar, Ath Thobroni dan selainnya, dari Ibnu ‘Umar, Rofi’ bin Khudaij, Abu Burdah bin Niyar dan selainnya.

Rep & Foto: Ida Nahdhah



Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) Sekolah Integral Hidayatullah Wilayah DIY Jateng-Bagsel



www.sdithidayatullah.net || Sabtu, (7 Muharram 1441 H/ 7 September 2019), telah dilaksanakan kegiatan Hidayatullah Islamic competition (HIC) cabang Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) Sekolah Integral Hidayatullah Wilayah DIY Jateng-Bagsel yang bertempat di Pondok Pesantren Hidayatullah Balong, Sleman. Kompetisi ini diadakan oleh Departemen Pendidikan Hidayatullah yang mengajak seluruh lembaga Pendidikan  Hidayatullah di masing-masing wilayah untuk ikut serta dalam kegiatan ini. Mulai dari jenjang SD, SMP ataupun SMA. Total peserta MHQ ini sekitar 81 peserta dari berbagai Wilayah di Hidayatullah DIY Jateng-bagsel. Dari SDIT Hidayatullah Sleman mengirimkan Kafilah sebanyak 15 siswa dari berbagai kategori. Adapun kategori hafalan yang diujikan ada beberapa, diantaranya:
1. Kategori SD, 1 Juz putra dan putri,
2. Kategori SD, 3 Juz Putra dan Putri 
3. Kategori SMP, 3 Juz putra dan putri, 
4. Kategori SMP, 5 Juz putra dan putri, 
5. Kategori  SMA, 5 Juz putra dan putri, 
6. Kategori SMA, 10 Juz putra dan putri,
Seluruh kategori dilaksanakan secara terpisah ruangan antara putra dan putri. 



Adapun kegiatan dilaksakan pada pukul 11.00 - 17.30 WIB. Diawali dengan kegiatan pertama di Aula Gedung SMI Pondok Hidayatullah Sleman pada pukul 11.00 WIB, yaitu motivasi dan pembukaan secara resmi oleh Ustadz Fuad Fahrudin, S.Pd.I., M.Pd.I, Kepala Departemen Pendidikan Wilayah Hidayatullah DIY Jateng-Bagsel. Selanjutnya kegiatan istirahat, sholat dan makan. 





Ujian dimulai pada pukul 13.00 WIB. Saat ujian berlangsung, seluruh peserta menunggu giliran ujian di luar ruangan sambil murojaah. Ujian berlangsung dari pukul 13.00 sampai 17.20 WIB. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan tenang.


Pengumuman juara dilaksanakan selepas seluruh proses ujian selesai. Adapun hasil kegiatan Hidayatullah Islamic Competion cabang Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) Sekolah Integral Hidayatullah Wilayah Jateng-Bagsel, antara lain: 
  • Kategori SD Putra 1 Juz : 
    • M. Daffa AlFathan Arsyiyadi (SDIT Hidayatullah, Sleman)
    • Maulana Lukman Abdul Fatah (SDIT Lukman Al Hakim, Surakarta)
    • Fadlian Harist Ikhsanuddin (SDIT Hidayatullah, Sleman)
  • Kategori SD Putri 1 Juz  : 
    • Salma Mujahidah Arrosyidah (SDIT Hidayatullah, Sleman)
    • Mariyah Ummu Abdirrohman (SDIT Hidayatullah, Sleman)
    • Aurelia Putri Kayana (SDIT Al Madinah, Kebumen)
  • Kategori SD Putra 3 Juz : 
    • Haikal Rabbany (SDIT Hidayatullah, Sleman)
    • Zainur Fadhil (SDIT Lukman Al Hakim, Surakarta)
    • Muhammad Luki Bintang (SDIT Lukman Al Hakim, Surakarta)
  • Kategori SD Putri 3 Juz : 
    • Faizah Azzahra (SDIT Lukman Al Hakim, Surakarta)
    • Naura Fina Rahadatun Aisi (SDIT Lukman Al Hakim, Surakarta)
    • Husna (SDIT Hidayatullah, Sleman)
  • SMP/Mts Putra 3 Juz :
    • Syamil Muhammad Salim (MTs Hidayatullah, Sleman)
    • Kukuh Wahyu Kurniawan (SMP Hidayatullah, Kebumen)
    • Muhammad Zafran Saleh Rumaf (MTs Al Kahfi, Surakarta)
  • SMP/MTs Putri 3 Juz :
    • Syauqiyah (MTs Hidayatullah, Muntilan)
    • Nandini Dinda Nareswari (Pondok Roja)
    • Nur Baiti Qurrota Ayuni (Pondok Roja) 
  • SMP/MTs Putra 5 Juz : 
    • Ammar Fathin Al Ghozi (MTs Al Kahfi, Surakarta)
    • Zakimuddin Abror (MTs Al Kahfi, Surakarta)
    • Akmal El Iddah (MTs Hidayatullah, Sleman)
  • SMP/MTs Putri 5 Juz :
    • Salma (MTs Hidayatullah, Muntilan)
    • Nida ul Husna (MTs Hidayatullah, Muntilan)
    • Faza Zaki (Pondok Roja)
  • SMA/MA Putra 5 Juz : 
    • Ahmad Muhlis (MA Hidayatullah, Sleman)
    • Muhammad Hibatullah (MA Al Kahfi, Surakarta)
    • Aufa Nasywa Fawwas ( MA Al Kahfi, Surakarta)
  • SMA/MA Putri 5 Juz :
    • Matavia Anshafa (MA Hidayatullah, Magelang)
    • Atina Nu'ma Fidaroina (MA Hidayatullah, Magelang)
    • Muna Ikromatussofia (MA Nurul Iman, Karanganyar)
  • SMA/MA Putra 10 Juz :
    • Abdullah (MA Hidayatullah, Sleman)
    • Muhajir Fathul Huda (MA Al Kahfi, Surakarta)
    • Muhammad Zidane Germain (MA Al Kahfi, Surakarta)
  • SMA/MA Putri 10 juz:  
    • Jeane Rachella Griffit S. (MA Nurul Iman, Karanganyar)
    • Lina Saffanatun Nisa (MA Nurul Iman, Karanganyar)
    • Salma Amalia (MA Hidayatullah, Magelang)





Para juara tersebut insyaAllah akan maju tingkat Nasional ke Malang, pada akhir bulan september 2019. 
Barakallahufiikum atas segala torehan emas yang dituangkan pada kegiatan ini. Semoga menjadi motivasi kepada siswa lain untuk terus belajar dan belajar hingga Sukses dunia akhirat. Aamiin 



Reporter : Atin Prihatiningsih 
Foto : Ida Nahdhah





Hidayatullah Islamic Competition bagi Sekolah Hidayatullah

Kegiatan HIC di Hidayatullah Sleman
www.sdithidayatullah.net | Sabtu (30 Dzulhijjah 1440 H/31 Agustus 2019 M) bertempat di Laboratorium Sekolah Menengah Integral Hidayatullah Yogyakartam dan sekolah-sekolah Hidayatullah lainnya di berbagai daerah penyelenggaraan Hidayatullah Islamic Competition (HIC) 2019 bagi Sekolah Hidayatullah dilaksanakan. 
HIC di Hidayatullah Karanganyar
HIC ini adalah ajang kompetisi mata pelajaran yang dilaksanakan oleh Departemen Pendidikan Pusat Hidayatullah yang dilaksanakan secara nasional, mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK untuk sekolah-sekolah Hidayatullah di Indonesia.


HIC di Hidayatullah Surakarta
Menurut Ustadz Fuad Fahrudin, M.Pd.I. selaku Kepala Departemen Pendidikan Wilayah Hidayatullah DIY-Jawa Tengah Bagian Selatan, bahwa, "Jumlah peserta secara nasional yang mengikuti kegiatan HIC ini secara nasional sebanyak 1.560 peserta didik dari seluruh sekolah Hidayatullah di Indonesia. Adapun untuk peserta dari wilayah DIY-Jawa Tengah Bagian Selatan sebanyak 189 peserta didik." Begitu yang Beliau sampaikan saat diwawancarai oleh kami.
HIC di Hidayatullah Kebumen
Menurut Ustadz Fuad, tujuan dari diadakannya HIC ini adalah :
1. Menstandarisasi proses pembelajaran di sekolah/madrasah Hidayatullah secara nasional.
2. Menumbuhkan budaya kompetisi dalam kebaikan.
3. Mengintegralkan sains ke dalam tauhid.
4. Mengenalkan jaringan pendidikan Hidayatullah kepada murid dan orangtua.

Begitu yang disampaikan oleh Ustadz Fuad yang sekarang aktif di Hidayatullah Kebumen Jawa Tengah ini melalui media WhatsApp.
HIC di Hidayatullah Magelang
Berbagai mata pelajaran yang dikompetisikan di ajang HIC ini adalah Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan Tahfidz. Khusus untuk Tahfidz maka pelaksanaannya tidak bisa dilakukan secara on line, sehingga akan dilaksanakan dihari dan tanggal yang berbeda dengan mata pelajaran lainnya.
HIC di Hidayatullah Sukoharjo
SDIT Hidayatullah mengirimkan 17 peserta untuk kegiatan HIC ini, mulai dari Matematika, IPA, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, serta Tahfidz . Adapun MTs Hidayatullah Putra dan Putri, Sleman Yogyakarta juga mengirimkan beberapa peserta pada ajang kompetisi ini.

Laporan Thorif
Foto Atin, Haris, Alamsyah, Fuad

Qurbanku, Tanda Cintaku Kepada Allah





www.sdithidayatullah.net || Rabu, (14 Agustus 2019 / 13 dzulhijjah 1440 H) Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar wa lillaahil hamd. Rasa syukur selalu terlimpahkan kehadirat Allah ta’ala yang pada hari ini telah memberikan kesempatan dan kepercayaan terhadap SDIT Hidayatullah Sleman, Yogyakarta untuk menyelenggarakan qurban di Sekolah. Kegiatan ini bukanlah yang pertama dilakukan di Sekolah, namun memang sedah menjadi rutinitas setiap tahun untuk mengadakan penyembelihan hewan qurban di sekolah. Antusiasme para murid juga sangat tinggi. Kurang lebih sebanyak 300 murid SDIT Hidayatullah ikut membantu dan meramaikan kegiatan qurban ini muai dari kelas 4 sampai kelas 6.
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berqurbanlah." (QS. Al-Kautsar: 1-2)



Sebanyak 3 sapi serta 15 kambing dari 35 shahibul qurban telah selesai disembelih sebagai bentuk ketaatan dalam melaksanakan perintah Allah. Penyembelihan hewan qurban dilakukan di halaman sekolah oleh para ustadz yang bertugas. Shahibul qurban pada kesempatan kali ini terdiri dari murid SDIT Hidayatullah, ustadz/ah SDIT Hidayatullah, wali murid maupun dari warga sekitar komplek Hidayatullah. Kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 07.30 sampai 11.45 WIB dan dilanjutkan dengan sholat dan makan siang.


Saya memilih qurban di sekolah karena saya mendapatkan hasil jerih payah dari ummat dan saya kembalikan ke ummat, jadi harapannya nanti bisa bermanfaat untuk warga hidayatullah khususnya dan masyarakat sekitar sini umumnya”, pungkas Aulin, salah satu shahibul qurban sekaligus pengajar di SDIT Hidayatullah yang ikut menyerahkan hewan qurbannya ke sekolah. 

Ananda Zaid Daffa Najid salah satu murid SDIT Hidayatullah juga ikut berqurban di sekolah, ananda sangat semangat sekali ketika membawa hewan qurbannya sendiri.



Ini pakai uang saya sendiri, karena saya habis sunat, jadi dapat uang kemudian saya pakai untuk qurban kambing”, tutur ananda yang biasa disapa Daffa ini saat ditemui tim humas SDIT. Yang menjadi tamparan keras bahwa anak sekecil itu tidak tergoda membeli barang-barang pribadi, namun uangnya dibelikan kambing untuk qurban agar memperoleh pahala jelas ananda setelahnya. 


Tim humas juga menemui salah satu shahibul qurban yang sekaligus warga sekitar Hidayatullah yaitu bapak Hersona Bangun. Beliau rutin melaksanakan qurban di SDIT Hidayatullah alasannya karena tempatnya yang dekat dan panitianya yang amanah. “Semoga panitia senantiasa amanah dan merata dalam menyampaikan hak-hak hewan qurban dengan porsi yang sesuai. Sedangkan harapan untuk anak-anak yaitu, mereka bisa mendapatkan pelajaran tentang bagaimana pengorbanan yang dilakukan oleh nabi Ibrahim dahulu saat mengorbankan anak satau-satunya yaitu ismail sehingga dapat mengambil hikmah ketaatan beliau kepada Allah, serta melatih anak-anak untuk merasakan nikmatnya berbagi dan menimbulkan rasa kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar” tutur bapak tiga anak tersebut saat ditemui tim Humas SDIT.


Setelah seluruh proses penyembelihan dan penyaluran daging qurban, dilanjutkan dengan shalat dhuhur serta menyantap daging olahan qurban yang tersedia. Daging qurban disalurkan kepada warga sekitar, murid SDIT Hidayatullah kelas 4, 5 dan 6 serta para shahibul qurban. Kelas 4, 5 dan 6 menyantap daging olahan pada hari ini, sedangkan kelas 1, 2 dan 3 akan menyantapnya pada besok siang ketika makan siang di sekolah. 

Dari kegiatan ini, diharapkan mampu melatih anak-anak untuk berbagi dan menumbuhkan rasa empati yang besar terhadap apa yang telah mereka korbankan. Semoga tahun depan kegiatan ini tetap berlangsung dengan aman dan nyaman serta lebih banyak lagi shahiul qurban yang berpartisipasi untuk berqurban di SDIT Hidayatullah. Aamiin

Baarakallahufiikum

Reporter : Atin Prihatiningsih

Foto     : Roidatun Nahdhah, yuliasfita, Atin

Orientasi Pembelajaran Al Quran


www.sdithidayatullah.net | Kamis (15 Dzulkaidah 1440 H/ 18 Juli 2019). Tim Al Quran  SDIT Hidayatullah Sleman mengadakan kegiatan masa orientasi pembelajaran Al Quran.  Kegiatan ini bertujuan untuk memahamkan kepada anak-anak pentingnya belajar Al Quran dan menanamkan adab-adab dalam belajar Al Quran. Murid dari kelas 1 sampai kelas 6 mengikuti kegiatan ini dengan semangat, adapun waktu kegiatan dimulai pada pukul 07.30 wib dan dibagi menjadi tiga sesi sesuai dengan jadwal pelajaran dimasing-masing kelas.  

Ustadz Muhammad Haris, S.P. sebagai pemateri menyampaikan keutamaan belajar Quran dengan mengutip hadits dari Utsman bin ‘Affan ra, dari Nabi SAW beliau bersabda : 

“ Sebaik-baik dari kalian adalah orang yang belajar Al Quran dan mengajarkannya” (HR. Al-Bukhari). 


Selanjutnya beliau menyampaikan pentingnya adab dalam belajar Al Quran dan mengajak semua murid untuk membaca dengan menggunakan gerakan dan mengamalkannya. Berikut adalah adab-adab belajar Quran yang disampaikan oleh Ustadz Haris :

1. Ikhlas karena Allah.
2. Datang tepat waktu.
3. Duduknya yang rapi.
4. Perlengkapan lengkap.
5. Berdoa yang khusyuk.
6. Kalau ustadz-ustadzah berbicara didengarkan.
7. Belajar yang tertib.
8. Hafalkan dan amalkan ilmumu.

Menyimak penyampaian Ustadz dengan serius
Semua murid mendengarkan dan menyimak semua pesan yang disampaikan oleh Ustadz Haris. Kegiatan ini berakhir pada pukul 11.15 dan ditutup dengan doa. Dengan adanya kegiatn ini diharapkan semua murid mampu memahami pentingnya belajar Al Quran dan menerapkan adab-adab dalam belajar Al Quran.

Rep: Syafiqa Qurata A’yun
Foto: Ida, Farah

Kelas Baru, Suasana Baru, Semangat pun Baru



www.sdithidayatullah.net || Rabu (14 Dzulkaidah 1440 H/17 Juli 2019 M), seluruh murid SDIT Hidayatullah sleman dari kelas 1 sampai kelas 6 melaksanakan kegiatan menghias kelas. Kegiatan ini merupakan ajang asah kreativitas murid, beberapa kelas bahkan telah menyiapkan alat dan bahan sehari sebelum kegiatan ini  berlangsung. Totalitas murid SDIT Hidayatullah dalam menghias kelas juga terlihat dari hasil karya mereka yang sangat beragam dan unik. 



Aktivitas menghias kelas ini juga merupakan bagian dari renovasi kelas yang dilakukan oleh para murid yang telah naik kelas dan menempati kelas yang baru. Tujuan dari renovasi ini yaitu untuk membuat suasana kelas menjadi nyaman dan menarik bagi murid yang menempatinya. Beberapa barang yang sudah tak layak pakai juga dibersihkan dan diganti dengan yang baru. 

Tak hanya memperbaharui kelas, murid juga diminta untuk membuat beberapa karya, seperti gambar, puisi, dll untuk mengisi mading kelas yang kosong. Karya ananda akan dipasang di masing-masing kelas sebagai motivasi agar ananda semakin giat belajar.


Semua siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan rasa bahagia. Disamping menempati kelas baru, ananda juga menghias kelasnya masing-masing dengan penuh kreativitas yang sangat menarik.

Dengan ini diharapkan ananda semakin semangat dalam menuntut ilmu dan masuk ke sekolah dengan hati yang senang dan nyaman.

Barakallahufiikum

Rep dan foto: Atin 

Menebar Kebaikan Dimanapun Agar Dicintai Allah


www.sdithidayatullah.net | Rabu (14 Dzulkaidah 1440 H/17 Juli 2019 M). Ratusan murid SDIT Hidayatullah Sleman Yogyakarta kembali melaksanakan apel motivasi dihalaman sekolah. Hari ini adalah hari terakhir "Masa Pengenalan Sekolah" atau Orientasi baik bagi murid baru maupun yang lama. Perlu diketahui Selama tiga hari ini murid-murid SDIT Hidayatullah mengikuti masa orientasi.

Selama masa orientasi sekolah ada beberapa materi yang diberikan diantaranya: Prosedur atau aturan-aturan umum baik di sekolah maupun dikelas, adab-adab yang harus dijaga baik kepada guru maupun sesama murid, juga tidak lupa murid-murid menuliskan dan menceritakan pengalaman selama liburan, juga pemetaan kelompok kemampuan baca tulis hitung anak-anak melalui Tes Potensi Akademik.

Khidmat mendengarkan tausiyah dari Ustadz Untung Purnomo
Khusus untuk murid baru adek-adek kelas satu dan murid pindahan juga diberikan pengenalan terhadap ruangan-ruangan yang ada disekolah, nama-nama Ustadz dan Ustadzah, juga berkenalan dengan kakak-kakak kelasnya. Dimulai dengan ketika hari pertama mereka murid-murid kelas satu dihari Selasa 16 Juli 2019  telah disambut dengan hangat oleh kakak-kakak kelas nya juga Ustadz-Ustadzah semua.

Pada apel Motivasi Pagi ini, diawali dengan Murajaah surat-surat pendek yang dipandu oleh Ustadz Muchtar Yahya.  Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian nasihat dan motivasi yang disampaikan oleh Ustadz Untung Purnomo.

Ustadz Untung Purnomo dalam motivasinya menyampaikan, bahwa "Hari ini adalah hari terakhir Masa Pengenalan Sekolah (Orientasi Murid Baru dan Lama)." Dalam masa orientasi ini anak-anak dikenalkan letak-letak ruangan di sekolah kita, kata Ustadz Untung. Lebih lanjut Ustadz Untung kemudian  menanyakan kepada murid-murid "Dimana ruangan Ruangan Ustadz? Dimana ruang Kamar Mandi, tempat parkir, kantin, tempat makan, tangga Putera, tangga Puteri, dan lain-lain." 

Anak-anak juga diingatkan kembali oleh Ustadz Untung apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di ruangan-ruangan tersebut. Juga mengingatkan agar senantiasa menjaga perlengkapan-perlengkapan yang ada di sekolah kita, seperti tidak boleh mencoret coret inventaris sekolah. Beliau menambahkan mengapa kita perlu mengenal ruangan dan alat-alat sekolah kita? diantaranya yaitu agar kita berusaha untuk merawatnya.


Sebagai penutup, Ustadz Untung menyampaikan sebuah firman Allah sebagai penguat, bahwa Allah telah berfirman:

"Dan tidaklah kebaikan dibalas oleh Allah dengan kebaikan pula."

Semoga kita bisa menjadi orang-orang yang senantiasa menebar kebaikan di manapun kita berada, agar Allah mencintai kita. Allahumma Aamiin.

Wallahu a'lam bis showab.

Rep: Ayun Afifah
Foto: Ida

"Selamat Datang Adikku Sayang"


www.sdithidayatullah.net | Selasa (13 Dzulkaidah 1440 H/16 Juli 2019 M). Hari kedua masuk sekolah ada yang berbeda di halaman SDIT Hidayatullah. Banyak wali murid yang berada di halaman dan banyak pula wajah-wajah baru. Ya, hari ini ada hari penerimaan siswa baru kelas 1 SDIT Hidayatullah. 


Diawali dengan motivasi oleh Ustadz Zainal Arifin kegiatan penyambutan siswa baru alhamdulillah berjalan lancar. 

Beliau menyampaikan ada 2 (dua)  perkara yang bisa memuliakan manusia, entah dia beriman atau tidak beriman. 

"Yang pertama, Allah akan memuliakan manusia itu dengan keimanannya, kemudian yang kedua, Allah akan memuliakan manusia yang berilmu." terang beliau.



Selanjutnya ada penyambutan siswa baru. Sebanyak 126 siswa. 66 diantaranya putri dan 60 sisanya siswa putra mereka diiringi oleh kakak-kakak kelas 6 berbaris untuk siap bersalaman dengan kakak-kakak kelas. Pun kakak-kakak kelas dengan ramah dan wajah sumringah menyambut uluran tangan dari para adik kelas. 

Adik-adik kelas 1 berbaris dengan rapi
Pun ada juga 10 siswa pindahan di kelas reguler dan 3 siswa di kelas amanah. Total wajah baru di SDIT Hidayatullah ada 139 siswa. Alhamdulillah. Barakallahu fikum.

Lap: yuliasfita
Foto: Ida, Fita

Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2019-2020


www.sdithidayatullah.net | Senin (12 Dzulkaidah 1440 H/15 Juli 2019 M). Ratusan murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta memadati halaman sekolah untuk mengikuti kegiatan Apel Motivasi Bersama. Raut wajah mereka terlihat sumringah dan cerah ceria, saling menyapa satu sama lain. Ya, hari ini adalah hari pertama masuk sekolah untuk kelas 2 hingga 6 setelah libur akhir semester tahun ajaran 2018-2019. Adapun bagi murid baru kelas 1, akan mulai masuk sekolah pada Selasa, 16 Juli 2019.

Apel motivasi diawali dengan murojaah hafalan bersama yang dipandu oleh Ustadz Makruf, dilanjutkan penyampaian tausiyah oleh kepala SDIT Hidayatullah, Ustadz Muhammad Rifki Saputra, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, Ustadz Rifki menekankan soal adab kepada guru. Ia juga mengajak segenap murid untuk menyebutkan 5 Profil SDIT Hidayatullah dan 5 Pantangan Murid yang termaktub di dalam materi pelajaran Pandu Hidayatullah.

Tausiyah oleh Ustadz Muhammad Rifki Saputra
"Ada yang ingat 5 Profil kita..??" pancing Ustadz Rifki yang disambut oleh para murid dengan semangat.

"1, Shohihul Aqidah. 2, Mutakholliqun bil Qur'an. 3, Mujiddun fil Ibadah. 4, Daa'in ilallaah. 5, Multazimun bil Jama'ah." Riuh mereka menjawab.

Setelah tausiyah oleh Ustadz Rifki, diadakan simulasi penyambutan murid baru kelas 1 yang baru akan bergabung esok hari. Murid serius menyimak dan memperhatikan arahan dari Ustadz Muhammad Haris, S,P., selaku Waka Kemuridan SDIT Hidayatullah. Kegiatan Apel Motivasi ditutup dengan bersalaman kepada seluruh guru dan murid. Murid putri berjejer rapi menuju barisan guru putri, adapun murid putra menuju para guru putra.

Di awal tahun pelajaran ini, murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta akan mengikuti kegiatan Orientasi Murid selama 3 hari, yaitu Senin-Rabu, (15-17 Juli 2019). Selama Orientasi berlangsung, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) murid dimulai pukul 07.00-13.00 WIB.

Bersalaman dengan para guru

Suasana bersalaman murid dan guru putri
Beragam materi dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada masa Orientasi Murid semester genap ini, mulai dari bersih-bersih kelas, membuat cerita pengalaman selama liburan, mengecek perlengkapan alat tulis dan seragam setiap murid, Test Potensi Akademik, penyampaian kembali SOP sekolah, penguatan SOP kelas, desain & struktur kelas, dan penyampaian karakter-karakter lainnya.

Tawa bahagia bertemu teman
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan kembali normal setelah masa Orientasi selesai, yaitu masuk pukul 07.15 s.d. 14.30 WIB dimulai pada Kamis, 18 Juli 2019. Khusus hari Senin dan Jumat kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB.

Untuk Foto-foto selengkapnya silakan kunjungi link berikut: 
https://www.facebook.com/pg/sdithidayatullahjogja/photos/?

Rep: Ida Nahdhah