Bapak Hersona Bangun Terpilih Menjadi Ketua Komite Sekolah Periode 2018-2021


www.sdithidayatullah.net | Rabu (18/07/2018) Secara musyawarah mufakat, Pengurus Komite Sekolah Periode 2015-2018 dan sebagian besar Pengurus Forsitu Kelas SDIT Hidayatullah memilih Bapak Hersona Bangun sebagai ketua Komite Sekolah SDIT Hidayatullah Periode 2018-2021, Bapak Widodo Saputro sebagai sekretaris, dan Bapak Agus Susanto sebagai bendahara.

Setelah terpilih pengurus inti dilanjutkan dengan memilih 15 anggota komite sekolah untuk melengkapi kepengurusan periode ini. Hasil dari musyawarah yang dipimpin langsung oleh ketua terpilih, Bapak Hersona ini memilih nama-nama sebagai berikut untuk menempati kepengurusan komite sekolah dengan 6 bidang di bawahnya, yaitu yaitu : 

Ketua : Bapak Hersona Bangun
Sekretaris : Bapak Widodo Saputro
Bendaraha : Bapak Agus Susanto

Bidang Usaha dan Dana : Teguh Kuwato, Ratna
Bidang Sarana dan Prasarana : Triyono dan Ayu
Bidang Akademik dan Litbang : Ibu Nurmi dan Ibu Indah
Bidang Kemuridan : Ibu Anti dan Ibu Retno
Bidang Humas dan Informasi : Bapak Makruf Arifin dan Ibu Neni
Bidang Sosial : Ibu Heni dan Ibu Yuyun

Proses pembentukkan kepengurusan komite sekolah ini dilaksanakan karena kepengurusan lama yang diketuai oleh Bapak Drs. Suparno telah berakhir periodenya, yaitu periode 2015-2018. Periode kepengurusan komite sekolah ini adalah 3 tahun dan bisa dipilih kembali. 

Bapak Drs. Suparno mengakui bahwa kepengurusan komite sekolah selama ini memang vakum, sehingga program-program banyak yang tidak bisa diselesaikan. Harapan Beliau dikepengurusan periode yang akan datang bisa lebih baik.

Selamat berjuang Bapak-bapak dan Ibu-ibu pengurus baru Komite Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta periode 2018-2021.

Foto : Teguh Abu Hanif
Laporan : Thorif

Berkah dalam Makan Berjamaah

Copyright foto: babel.antaranews.com
www.sdithidayatullah.net || Ada berkah dalam makan berjamaah. Walau makannya sedikit, namun jika dengan berjamaah, dua atau tiga orang, itu pun bisa mengenyangkan. 

Lalu apa saja keberkahan dari makan berjamaah?

Ternyata makan bersama-sama selain memberikan rasa gembira saat makan, ternyata juga mempunyai keberkahan di dalamnya. Hal ini menegaskan bahwa dalam melakukan suatu hal baik, hendaknya kita lakukan secara berjamaah agar Allah turunkan keberkahan pada kita.

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau menyatakan bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

طَعَامُ الاِثْنَيْنِ كَافِى الثَّلاَثَةِ ، وَطَعَامُ الثَّلاَثَةِ كَافِى الأَرْبَعَةِ

“Makan satu orang itu cukup untuk dua orang. Makanan dua orang itu cukup untuk empat orang. Makanan empat orang itu cukup untuk delapan orang,” (HR. Bukhari no. 5392 dan Muslim no. 2058).).

Hadits lainnya menunjukan, “Makanlah bersama-sama dan sebutlah nama Allah sebelumnya tentu makanan tersebut akan diberkahi,” (HR. Abu Dawud).

Beberapa faedah dari hadits di atas:

1- Islam mendorong umatnya untuk hidup qonaah dan sederhana. Yang dimaksud qonaah adalah selalu merasa cukup dengan nikmat yang Allah beri.

2- Angka yang disebut dalam hadits tidaklah menunjukkan batasan yang penting adalah saling berbagi demi mendapat berkah.

3- Disunnahkan makan sambil berjama’ah, jangan makan seorang diri.








Ahlan Wa Sahlan Peserta Didik Baru SDIT Hidayatullah


www.sdithidayatullah.net | (Selasa, 17/07/2018) Ada pemandangan yang berbeda hari ini di SDIT Hidayatullah. Puluhan wajah baru nan suci hilir mudik di halaman sekolah dibersamai oleh ayah dan bunda. Ada yang terlihat malu-malu, bersembunyi di belakang badan orangtuanya, dan tak sedikit pula yang penuh semangat, ceria dan gembira. Nampak pula gelora dan antusiasme yang nyata dari ratusan murid lainnya.

Ya, hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu. Kali pertama masuk sekolah bagi murid kelas 1 SDIT Hidayatullah. Formasi liukan panjang terbentuk dari ratusan murid kelas 2 hingga kelas 6 juga para guru, berjejer rapi di halaman sekolah demi menyambut peserta didik baru dengan senyum dan sapa.

Selamat bergabung di sekolah, dik..
"Ahlan wa sahlan, selamat bergabung di SDIT Hidayatullah, Adik-adik semua.." Bisik sang kakak kelas dengan kerlipan mata penasaran dan senyuman malu-malu. Semua berjabat tangan, murid baru putra melewati barisan kelas putra, adapun yang putri menuju barisan kelas putri, diakhiri dengan menyalami para guru yang turut berbaris rapi.

Tidak cukup sampai disitu, demi menjalin keakraban dan kasih sayang, kakak-kakak kelas juga menyerahkan bingkisan untuk adik kelas 1 lho.. Alhamdulillah, semua menerimanya dengan wajah sumringah dan gembira. Terima kasih, kakak..

Setelah bersalaman dengan kakak kelas dan seluruh ustadz/ah, murid kelas 1 pun segera menuju kelasnya masing-masing didampingi oleh guru kelas dan guru pendamping. Adapun kelas 2 hingga kelas 6 putra langsung menuju ke masjid untuk melaksanakan shalat dhuha, dan yang putri shalat di kelas.
Ahlan wa sahlan, Ananda semua..
Tiga hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang adalah masa orientasi atau Orisbala, yang telah dimulai sejak kemarin, Senin 16/07/2018 hingga hari Rabu 18/07/2018. Selama masa orientasi, baik murid baru maupun yang lama mendapatkan beragam materi dan pelatihan kemampuan diri, mulai dari materi adab, akhlak, praktik ibadah, mengolah kreativitas, hingga belajar kedisiplinan. Tidak lupa pula membuat yel-yel kelas dan kontrak belajar bersama guru kelas.

Senyum sumringah sang Ibu mengantarkan putrinya.
Sekali lagi, selamat bergabung di SDIT Hidayatullah, nak. Semoga apa yang akan kalian dapatkan di sekolah bisa menjadi jalan mengantarkan diri dan para orangtua ke surga kelak, menjadi sebab kebaikan di dunia dan akhirat, Allaahumma aamiin.




Sambut Tahun Ajaran Baru, SDIT Hidayatullah Gelar Raker 3 Hari


www.sdithidayatullah.net | (Kamis, 12/07/2018) Menandai masuknya tahun ajaran 2018/2019, SDIT Hidayatullah mengadakan Rapat Kerja (Raker) yang diikuti oleh seluruh guru dan pegawai unit SDIT yang berada di bawah naungan yayasan As Sakinah Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta. Kegiatan raker berlangsung hari ini hingga Sabtu, 14 Juli 2018.

Sebagai informasi, SDIT Hidayatullah kini memiliki 25 rombongan belajar yang terdiri dari 24 kelas reguler dan 1 kelas amanah. Dengan bertambahnya jumlah rombongan belajar, maka kebutuhan akan tenaga pengajar pun meningkat. Tahun ini SDIT Hidayatullah menambah tenaga pengajar dan 5K sebanyak 10 orang dan 2 guru magang. Bergabungnya para guru dan pegawai baru ini selain untuk memenuhi rasio antara guru dan murid, juga diharapkan mampu membantu menyukseskan program-program dan target yang telah dipancangkan sebelum memasuki tahun ajaran baru, lebih jauh lagi bisa bersama mewujudkan visi misi dan tujuan berdirinya SDIT Hidayatullah Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Muhammad Rifki Saputra, S.Pd.I selaku Kepala Sekolah kembali mengajak seluruh tim pengajar dan pegawai yang berkecimpung di sekolah ini untuk menguatkan niat dan tekad di hati masing-masing untuk berjuang bersama dan memahami bahwa perjalanan yang akan ditempuh di hari-hari mendatang dalam mendampingi murid akan semakin berat, harapan umat semakin besar, maka dibutuhkan energi yang besar dan profesionalitas kerja yang mumpuni.

Sambutan dari Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah
"Tidak ada superman disini, tidak ada superwoman, tapi kita adalah super team yang akan berjuang bersama di jalan ini dan menghadapi apapun yang akan datang. Dan sungguh tidak akan diperoleh hal-hal yang besar, kebaikan yang besar, kesuksesan yang besar kecuali dengan energi yang besar pula." pungkasnya.  

Tidak hanya sampai disitu, Ketua Yayasan As Sakinah Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta, Abdullah Munir, S.Ag. juga turut memberikan dukungan moril dan menyegarkan kembali semangat juang para pahlawan tanpa tanda jasa dalam raker kali ini. Menurut Abdullah Munir, ada 4 identitas primer yang harus dimiliki oleh SDIT Hidayatullah, yang mana jika ia hilang, maka SDIT hanya tinggal nama. Adapun identitas tersebut adalah:

1. Al Qur'an, baik dari segi pembelajaran maupun praktek, penghayatan maupun interaksi  dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran bahasa Arab pun menjadi penting sebagai wasilah atau jalan untuk memahami hakikat dan makna al Qur'an.

2. Pandu Hidayatullah.

3. Integrasi nilai-nilai tauhid ke dalam mata pelajaran umum.

4. Penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ibadah hingga muamalah.

5. Akademik, harus tetap unggul dan menjadi fokus perhatian.

Untuk mewujudkan terlaksananya hal tersebut, maka seyogyanya setiap pribadi yang sudah memancangkan dirinya untuk berjuang di sekolah ini berusaha semaksimal mungkin dalam menjalankan tugasnya dan memberikan yang terbaik, dan tentunya melaksanakan pekerjaan dibarengi misi dakwah ilallah. Menurutnya, ada dua macam jihad yang dikutip dari Syaikh Yusuf Qardhawi, yakni jihad askari (terjun langsung di kancah peperangan/militer) dan jihad madani (non militer), yang mana jihad madani menyentuh aspek pendidikan, sosial, kesehatan, seni, ekonomi dan segala sisi kehidupan. Jika menilik dari pembagian tersebut maka para guru dan karyawan di sekolah bisa masuk dalam kategori jihad madani, yakni berjuang dalam dunia pendidikan. 

Ustadz Abdullah Munir, S.Ag. menyampaikan sambutannya.

Oleh karenanya menjadi kewajiban bagi setiap pribadi untuk mengerahkan segala potensi dan kemampuan yang ada, dan terus menggali apa yang masih mungkin digali, untuk diberikan kepada anak didik sebagai sumbangsih bagi lahirnya alumni-alumni yang sholeh, berakhlakul karimah, berkarakter qur'ani dan unggul dalam akademik yang akan membekas hingga hari tua mereka kelak.

Setelah berakhir sesi sambutan, rapat kerja dimulai oleh pemaparan bidang kurikulum yang diketuai oleh Norhikmah, S.Tp. dan dimoderatori oleh Dwi Nurnaningsih, S.Pd. Sesi selanjutnya pemaparan program-program bidang Al-Qur'an dan Tahfidz oleh Muhammad Haris, S.T. selaku koordinator hingga jelang waktu shalat zuhur. Ba'da zuhur kegiatan raker dilanjutkan kembali oleh Untung Purnomo, S.Pd. yang menyampaikan program terkait bidang SDM. 

Alhamdulillah, kegiatan raker hari ini berjalan baik dan lancar. Beragam masukan dan usul tersampaikan dari para guru demi lahirnya program-program sekolah yang matang dan efektif. Insya Allah besok raker masih akan dilanjutkan hingga penutupan di hari sabtu, sekaligus kerja bakti membersihkan sekolah. Semoga Allah meridhai dan selalu menyertai  langkah kita semua dan para pejuang di jalan dakwah ilallah. Allaahumma aamiin. 

Laporan: Rida Nahdhah

Orientasi dan Kajian Parenting Ortu Murid Baru SDIT Hidayatullah


www.sdithidayatullah.net | Ahad (08/07/2018) Orientasi Orang Tua/Wali Murid Baru SDIT Hidayatullah Yogyakarta dilaksanakan di lantai 3 gedung sekolah ini. Ratusan orangtua/wali murid baru kelas 1 dan murid pindahan hadir dalam kegiatan ini.

Dalam kegiatan orientasi orang tua/wali murid baru ini, dibagi menjadi beberapa sesi, mulai dari pemaparan program kelas karakter murid kelas 1 di bulan pertama dan materi pelajaran yang akan disampaikan di sekolah ini selama 6 tahun ke depan.

Harapannya, dengan adanya orientasi orang tua/wali murid baru ini orang tua di rumah dan para guru di sekolah bersinergi dalam pendidikan anak-anak ini. Begitu harapan Ustadz Muhammad Rifki, selaku Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta.

Setelah pemaparan program kurikulum pengajaran dan teknis pembelajaran kelas 1, acara dilanjutkan materi training motivasi berkaitan dengan parenting. Panitia penyelenggara mengundang Ustadz Achmad Yunus, dari Hidayatullah Kebumen untuk mengisi kegiatan ini.

Laporan dan Foto : Thorif

Orientasi Orangtua/Wali Murid Baru SDIT Hidayatullah TA 2018/2019


UNDANGAN

Kepada Ykh.
Bapak dan Ibu Wali Murid Baru SDIT Hidayatullah
di Tempat
.
Assalamu 'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Dengan ini kami Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru SDIT Hidayatullah, mengharap kehadiran Bapak & Ibu/Wali Murid Baru SDIT Hidayatullah Yogyakarta pada acara "Orientasi Orangtua/Wali Murid Baru SDIT Hidayatullah Tahun Ajaran 2018/2019" yang insyaa Allah akan dilaksanakan pada:

Hari, tanggal : Ahad, 8 Juli 2018
Waktu : Pukul 07.30 - 14.00
Tempat : Aula Lantai 3 SDIT Hidayatullah Yogyakarta
Jl. Palagan Tentara Pelajar Km. 14,5 Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY

Rincian Agenda :
07.30 - 08.00 Registrasi
08.00 - 08.15 Pembukaan
08.15 - 08.40 Sosialisasi Kurikulum SDIT Hidayatullah
08.40 - 09.10 Sosialisasi Teknis dan pembelajaran Kelas 1
09.10 - 09.40 Sosialisasi Kelas Tahfidz
09.40 - 10.00 Istirahat
10.00 - 11.45 Materi Parenting
11.45 - 12.45 ISHOMA
12.45 - 14.00 Ta'aruf dan Pembagian Perlengkapan Belajar.
.
Demikian Undangan ini kami sampaikan, semoga Allah memudahkan urusan kita

TTD
Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru
SDIT Hidayatullah Yogyakarta


Untung Purnomo, S.Pd.

-----------------------------
NB : Karena pentingnya kegiatan ini, maka dimohon untuk HADIR dalam Orientasi.

Kontak Kami :
> Kantor (0274)2861541
> Administrasi: Nur Kholiq 0818-0420-1883, Thorif 0877-3821-9070, 0857-2955-5454
> Ketua PPDB : Untung 0878-3823-6137
> Kepala Sekolah : Rifki 0812-3459-9789
> Seragam : Kusyanti 0896-6816-3072, Tiwi 0823-2962-6922
> Keuangan : Ilyas 0852-2837-0843
> Guru Kelas 1 : Ifa 0821-3392-6356, Sarji 0877-3902-3264, Titik 0856-3699-375, Kusyanti 0896-6816-3072
> Guru Kelas Amanah : Astuti 0822-1054-1422

Pembekalan Guru Dan Pegawai Baru SDIT Hidayatullah Tahun Ajaran 2018-2019



www.sdithidayatullah.net | Salah satu persiapan sekolah dalam menyambut tahun ajaran  2018-2019 yang cemerlang dan gemilang adalah dengan mengadakan pembekalan guru dan pegawai baru SDIT Hidayatullah selama tiga hari berturut-turut. Kegiatan pembekalan dimulai hari ini, Kamis 21 Syawal hingga hari Sabtu, 23 Syawal 1439 H atau bertepatan dengan tanggal 5-7 Juli 2018 M.

Selama tiga hari ke depan, para guru dan pegawai baru akan dibekali dan dibina melalui beragam materi dan pelatihan. Mulai dari penyampaian struktur organisasi, visi misi sekolah dan aturan kepegawaian, kurikulum ketauhidan hingga ketatausahaan dan 5K. Tidak hanya sampai disitu, guru dan pegawai baru juga dibekali dengan materi yang berkaitan dengan pembelajaran al Qur'an pada siang harinya.

Kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan guru baru sebelum memasuki tahun ajaran baru, memberikan informasi mengenai lembaga sekolah berupa profil sekolah hingga pada tataran teknis yang akan mereka lakukan ketika menjadi guru kelak.  Dalam hal ini Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah, Muhammad Rifki Saputra, S.Pd.I,  menyampaikan:

"Upaya ini juga dilakukan agar ada kesepahaman bersama, membangun persepsi yang sama sehingga bisa melangkah bersama sesuai dengan apa yang di cita-citakan oleh lembaga yaitu menyiapkan generasi penerus perjuangan Islam. Dengan diadakannya pembekalan ini, diharapkan bisa menjadi modal yang baik bagi para guru dan pegawai baru dalam menjalankan amanah secara maksimal di SDIT Hidayatullah Yogyakarta."

Semoga Allah senantiasa memberi taufik dan hidayahnya untuk segenap pejuang-pejuang kita di dunia pendidikan, dimanapun berada. Allaahumma aamiin..

Rep: Rida Nahdhah


______

Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  
_____

Kunjungi laman SDIT Hidayatullah Yogyakarta di:

Weblog: www.sdithidayatullah.net
Twitter: @sdhidayatullah
Instagram: @sdhidayatullah
Email: sdithidayatullahsleman@hidayatullah.or.id

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1439 H


Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Keluarga besar SDIT Hidayatullah Yogyakarta mengucapkan TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM. Semoga Allah berkenan menerima segala amal ibadah kita selama sebulan penuh berpuasa dan beramal shalih. Dan semoga kita semua dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya dalam keadaan sehat wal afiat. Allaahumma Aamiin.

Yaumul 'Id Al mubarak

Jum'at, 1 Syawwal 1439 H.



Temu Kangen, Kuatkan Ukhuwah | Bukber dan Reuni Alumni Putri SDIT Hidayatullah






www.sdithidayatullah.net | (Sabtu, 9/6/2018) Sekolah bekerjasama dengan Annisa Hidayatullah telah sukses mengadakan acara Bukber dan Reuni Alumni Putri SDIT Hidayatullah yang bertempat di lantai 3 Gedung SDIT, kemarin sore. Bertemakan "Temu Kangen, Kuatkan Ukhuwah" kegiatan bukber ini diikuti oleh Alumni dari berbagai lulusan. Mulai dari tahun 2004 sampai lulusan tahun ini, 2018.

Rangkaian acara bukber dimulai dengan penampilan murajaah dan tilawah al Qur'an oleh adik-adik kelas (terdiri dari 6 orang; dari kelas 6 Qonita dan Farahah, sedangkan dari kelas 5 Najma, Nisa, Khadijah, Gendhis, Hasna dan Hanifah). Setelah itu dilanjutkan pemutaran video pendek album kenangan para alumni selama bersekolah di SDIT Hidayatullah. Pada sesi penayangan ini, banyak dari alumni yang tertawa dan merasa lucu melihat foto-foto zaman SD mereka.

Dalam kesempatan kali ini juga Ustadzah Aini Shofia Kartika menyampaikan sebuah materi tentang pentingnya menjaga ikatan ukhuwah antara sesama muslim. Setelah itu dilanjutkan pengenalan singkat tentang organisasi Annisa yang berada dibawah Muslimah Hidayatullah (Mushida). Penyampaian materi diakhiri dengan pengukuhan pengurus Annisa dari kalangan Alumni SDIT untuk periode pertama. Terpilihlah Khajidah, alumni 2007 sebagai ketua.

Sembari menanti waktu berbuka, para alumni dan para guru dan segenap panitia saling beramah tamah, kembali mengakrabkan diri setelah tak bertemu sekian lama. Alhamdulillah, suasana terasa sangat meriah dan hangat. Sebelum kembali ke kediaman masing-masing, tak lupa shalat berjamaah maghrib terlebih dahulu di sekolah.






Yuuuk.. Ikutan Bukber Alumni Putri SDIT Hidayatullah

www.sdithidayatullah.com | Teman-teman, hari Sabtu tanggal 9 Juni besok ada acara reuni dan bukber Alumni di SDIT Hidayatullah lho.. Sudah daftar, belum? Kalau belum, yukk.. buruan, malam ini masih ditunggu. Acara ini khusus untuk alumni putri ya.. ;)

Informasi selengkapnya, check it out;

Bismillaahirrohmaanirrohiim

💐 UNDANGAN BUKBER SELURUH ALUMNI PUTRI SDIT HIDAYATULLAH YOGYAKARTA 💐

Hari/Tanggal: Sabtu, 9 Juni 2018
Te,mpat: Gedung SDIT Hidayatullah, lantai 3
⏰ 16.00-selesai

"Temu kangen, kuatkan ukhuwwah"

📥 Infaq kegiatan: 10 ribu rupiah.

Hadir yuuk..
Kapan lagi bisa ngumpul bareng kan yaa kalau bukan sekarang? 😉

Ket: Konfirmasi kehadiran ditunggu paling lambat Hari Jum'at pagi, tanggal 8 Juni 2018.

Dengan format: Nama - Lulusan tahun berapa - InsyaAllah hadir.

Contoh: Rida - Alumni 2007 - InsyaAllah hadir.

Dikirim ke 082123155233 (via sms/japri)

Let's join us, sistaaa.. 😉

BUKBER DAN REUNI ALUMNI PUTRI SDIT HIDAYATULLAH YOGYAKARTA


Pengumuman Guru dan Pegawai SDIT Hidayatullah yang Diterima


PENGUMUMAN

Berdasarkan ujian seleksi guru dan pegawai SDIT Hidayatullah Tahun 2018 yang telah dilaksanakan pada Senin, 4 Juni 2018, maka panitia memutuskan nama-nama di bawah ini: 

1. Annisa Ramadhani Putri, S.Pd.

2. Ovy Kartika Kusuma Putri,  A.Md.
3. Kurniatiningsih
4. Wasi'al Khusnim, S.Pd.
5. Prihatiningsih, S.S.i
6. Charistin Aulin Nur Faridansari
7. Nur Alfi Laeli
8. Andi Musthafa Husain,  S.Pd.
9. Ulfah Hasanah, S.Pd.
10. Agus Budi Setiawan



Dinyatakan DITERIMA sebagai Guru dan Pegawai SDIT Hidayatullah. Kepada nama-nama yang diterima dimohon kehadirannya pada :

Hari/Tanggal : Sabtu, 9 Juni 2018
Waktu              : Pukul 08.00 wib
Tempat            : SDIT Hidayatullah Yogyakarta 

Agenda : 
1. Penandatanganan Rekomitmen Guru dan Pegawai Baru.
2. Penyerahan berkas yang diperlukan (jaminan kontrak).
3. Penjelasan dan Pembagian Tugas Guru dan Pegawai Baru.

Demikian, terimakasih atas segala perhatian.

TTD


Ketua Panitia

Kontak Person : Thorif 087738219070

KARENA KITA IBU YANG HEBAT..!


www.sdithidayatullah.netSuatu hal yang paling penting dalam proses pembangunan umat manusia adalah pendidikan, oleh karenanya dunia pendidikan tidak akan pernah kering dari permasalahan-permasalahan seputar pendidikan. Salah satu permasalahan itu adalah mendidik anak, dimana anak merupakan generasi penerus pertumbuhan dan perkembangan umat manusia, sehingga tujuan manusia menjadi seorang khalifah di bumi tercapai.

Lingkungan keluarga sebagai tempat anak belajar berbicara dan berbuat baik pada orang lain, tempat anak belajar bersabar dan saling menghargari, mengharuskan orang tua untuk menciptakan iklim pendidikan yang kondusif bagi perkembangan kognitif, afektif, maupun psikomotor anak-anaknya. Orang tua sebagai pendidik utama dan pertama dituntut membina dan mengembangkan aspek akhlak, aspek akal, aspek sosial, aspek jasmani maupun aspek psikis anak dengan tujuan tercapainya kesempurnaan selaku hamba Allah dan segenap dimensinya, baik vertikal pada Rabbnya maupun horizontal yaitu sebagai makhluk sosial yang senantiasa berinteraksi dengan manusia lainnya, yang kesemuanya teraktualisasikan dengan landasan al-Qur'an dan as-Sunnah.

BAGAIMANA SEORANG IBU MEMENEJ KELUARGA?

Irawati Istadi, seorang penulis aktif yang telah menghasilkan sekitar 17 buku yang berkaitan dengan dunia parenting, seperti Dwilogi Mendidik Anak dengan Cinta, Bunda Manager Keluarga, Istimewakan Setiap Anak, Ayo Marah, dan masih banyak lagi,- dalam sebuah kesempatan menegaskan pentingnya manajemen keluarga baik bagi seorang ibu yang bekerja di luar rumah maupun yang tidak bekerja di luar rumah. Ia pun berbagi pengalamannya bagaimana menyusun kerangka manajemen keluarga yang baik.

“Materi manajemen keluarga ini mulai saya pelajari saat saya punya anak ke-3. Semula prakteknya memang sulit, banyak mindset berpikir yang harus diluruskan dan banyak pembiasaan yang harus diubah. Namun alhamdulillah, manfaatnya sangat terasa membantu pengelolaan keluarga lebih rapi dn profesional, hingga memiliki 6 anak, alhamdulillah saya bisa jadi lebih produktif daripada sebelum-sebelumnya.”

Lebih lanjut Irawati menambahkan, “Saya belajar lebih profesional mengatur keluarga dengan menetapkan tujuan, target, dan rencana-rencana jangka panjang, menengah dan pendek. Untuk lebih mudah merapikan manajemennya, saya bagi seluruh urusan rumah tangga bunda yang biasanya overload ke dalam 8 departemen. Hal ini agar lebih mudah kita merencanakan kegiatannya, tahapan-tahapannya, anggaran, juga kontrol dan evaluasinya.”

Adapun 8 departemen yang harus diduduki oleh seorang ibu sekaligus istri adalah sebagai berikut:

1.  Dept. Personalia
Adalah tugas kita untuk memahami, mengenal dan akhirnya meletakkan masing-masing personal anggota keluarga di posisi masing-masing sesuai karakternya. Mengenal dan memahami serta menyesuaikn diri dengan sifat-sifat dan karakter suami saja, kadang butuh waktu bertahun-tahun. Apalagi mengenal masing-masing anak sesuai pertumbuhn usianya, belum lagi kakek nenek yang tinggal bersama, plus tante, paman atau ART kalau ada.

Jika kita menguasai personalia dengan baik, keluarga terhindar dari konflik dan jadi lebih kompak.

2.  Dept. Pendidikan.
Inilah tugas bunda untuk mengenal talenta anak sedini mungkin, lalu membuat road map ke depan berikut tahapan-tahapannya sesuai minat anak tersebut, sehingga kesuksesannya kelak sudah bisa dirancang sedini mungkin.

3.  Dept. Spiritual
Yaitu tugas bunda untuk menciptakan rumah sebagai basis pendidikan SQ terbaik bagi anak, melalui keteladanan, pembiasaan ibadah dan akhlaqul karimah, dan penanaman nilai-nilai aqidah dalam hidup keseharian.

4.  Dept Keuangan

Adalah keterampilan bunda mengelola keuangan dengan qanaah sehingga bisa mencukupkan kebutuhan dengan apa yang diterima dari suami. Selain itu, jika dibutuhkan pun memiliki keterampilan entrepreneurship yang bisa membantu ekonomi keluarga.

5.  Dept. SDM
Yaitu tugas bunda untuk mengembangkan potensi masing-masing anggota keluarga sebagai aktualisasi diri, khususnya SDM bunda sendiri yang sering terkalahkan oleh kewajibn-kewajiban yang overload. Menyediakn me time setiap hari adalah solusi bagus untuk masalah ini.

6.  Dept. Property
Adalah pengaturan sarana dan prasarana dalam rumah pun perlu dibuatkan rencana manajemen perawatan, perbaikan juga pembelian, supaya rapi. Kalau tidak, kadang perkara engsel pintu rusak saja sampai berbulan-bulan tak kunjung beres gara-gara kelupaan.

7.  Dept. Urusan Domestik
Urusan masak, beberes, cuci gosok masuk di sini. Ini tugas berat yang monoton dan menghabiskn banyak waktu bunda. Agar tidak stress menjalaninya, bunda perlu kreatifitas dan butuh ilmu untuk mengefektifkan pekerjaan sehingga pekerjaan ini bisa hemat waktu dan tenaga, supaya bisa disimpan tenaga bunda untuk dept. lain yg lebih penting.

8.  Dept. Humas
Yaitu peran dan keaktifan yang bunda mainkan di luar rumah, akan memberi dampak positif pada anak, namun tetap ada batasan-batasan syar'i yang harus dipatuhi, sehingga tugas humas ini tidak mengganggu tugas utama yang lain.

NO GADGET FOR KIDS!
Salah satu point yang disampaikan Irawati dalam kajiannya, adalah tentang bahaya gadget terhadap anak. Ia menilai sebaiknya anak tidak diberi fasilitas gadget dan akses internet. Buatlah proyek di rumah se-kreatif mungkin agar anak tak fokus pada gegap gempita gadget di zaman sekarang ini. Orangtua dalam hal ini dituntut untuk kreatif, yakni mengalihkan kebiasaan sang buah hati bermain di depan layar kaca dengan membuat permainan yang disukai anak. Ajak bernyanyi dan main petak umpet, misalnya. Pokoknya, buat anak senang dan nyaman bermain bersama teman-temannya. Jangan lupa pada momen seperti ini anak diasupi dengan permainan edukasi. Menghafal surat-surat pendek, menebak tokoh-tokoh Islam, misalnya. Jadikan rumah sebagai sarana pendidikan anak, tanpa gadget.

Terakhir, jauhkan gadget dari jangkauan anak. Selain menjauhkan anak dari gadget ketika tidur, segala aktivitas, baik orangtua, anak, dan orang di sekitar harus steril dari gadget. Hal ini supaya sang anak, yang semula sudah enjoy dengan bermain bersama orangtua atau teman sebaya, lupa akan gadget itu sendiri.

Mengingat banyaknya efek negatif atau bahaya gadget bagi anak-anak, bahkan orang dewasa sekalipun jika keimanan tidak menyertai penggunaan gadget, maka sudah menjadi keharusan bagi orangtua untuk memproteksi anaknya terhadap ancaman tersebut. Sebagai orangtua yang baik dan peduli terhadap unggul, menjauhkan bahaya gadget dari anak adalah sebuah kewajiban. Bukan begitu?

JELI TERHADAP KELEBIHAN ANAK

Umumnya anak-anak kita suka jika diberi perhatian. Terkadang jika ia tidak mendapatkannya dari orangtua khususnya seorang ibu atau merasa kurang, maka ia akan mencari 1001 jalan untuk mendapatkannya. Pentingnya bagi para orangtua agar tak salah dalam memberikan perhatian, sebab perhatian dengan cara dan porsi yang salah akan membuat anak akan semakin meminta perhatian dengan cara yang salah pula. Jangan sampai kita hanya fokus memperhatikan hal-hal negatif pada diri anak.


Kebanyakan orangtua lebih banyak mengingat negatifnya anak. Sedikit-sedikit dimarahi, sedikit-sedikit ditegur. Ketika orangtua hanya melulu perhatian terhadap kesalahan anak, dan tidak diseimbangkan dengan hal-hal positif dan kelebihan yang dimilikinya, maka orangtua diibaratkan hanya seperti pemadam kebakaran, yang mana kalau tidak ada api maka akan diam saja. Orangtua hanya akan menjadi sibuk dan bergerak hanya saat anak melakukan kesalahan.

Cara yang salah dalam memberikan perhatian hanya akan membuat anak selalu ingat bahwa ia sudah dicap sebagai anak yang selalu negatif, karena yang direspon hanyalah kelakuan negatifnya saja, dan anak akan berpikir; “Orangtuaku hanya mengingatku saat aku salah”, alhasil selanjutnya ia akan senang melakukan kesalahan terus menerus. Mengingatkan dan memperbaiki kesalahan anak itu wajib, tapi orangtua harus mencari dan menemukan hal positif dari anak lebih banyak dari hal-hal negatif ia dapatkan.

Cari hal positif anak sebanyak-banyaknya, berikanlah perhatian terhadap kelebihan anak, lalu berikan penghargaan. Meski untuk hal-hal sederhana, seperti suka tersenyum, membelai adik, menyusun mainan, mengucap basmalah sebelum minum, dan yang lain sebagainya, maka selanjutnya anak akan suka berbuat baik agar dapat perhatian kita, dan tentunya dipahamkan akan ganjaran pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala atas sekecil apapun kebaikan yang mereka lakukan.

Jangan berhenti mengaktualisasikan dan mengembangkan diri, karena kita ibu yang hebat!

(Materi Manajemen keluarga disampaikan oleh Irawati Istadi dalam sebuah kesempatan mengisi kajian parenting yang diikuti oleh seluruh anggota Mushida se-DIY Jateng Bagsel, Sabtu/21/05/2016 lalu)

Reporter: Rida Nahdhah

Pos Dai Yogyakarta Gelar NGAOS Istimewa dan Takjil On The Street


www.sdithidayatullah.net | Kamis (31/05/2018) Beragam kebaikan terus mewarnai Ramadhan 1439 H. Tidak terkecuali dengan Pos Dai Yogyakarta. Bekerjasama dengan Laznas BMH dan Garda Jogja, Pos Dai Yogyakarta menggelar NGAOS Istimewa dan Takjil On The Street pada Kamis, 31 Mei 2018.


“Alhamdulillah, sore ini bisa berbagi kebaikan dengan masyarakat di jalanan. Tema NGAOS diambil karena memang sebagai wujud dakwah yang lebih terbuka, bahwa berbagi kebaikan di bulan penuh kemuliaan ini dengan siapapun dan dimanapun,” terang Ketua Pos Dai Yogyakarta, Ustadz Manshur.
Sebanyak 250 paket disalurkan kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas di seputaran Titik Nol Yogyakarta di Jl. Malioboro Pusat Kota Yogyakarta.
Kegiatan belajar dan mengajar Al-Qur’an pun dilakukan di lokasi. Hal ini sontak menarik perhatian masyarakat. Ada yang masih belajar Iqra’, ada yang konsultasi perihal keagamaan dan beragam layanan interaktif lainnya, di gelar di Ngaos Istimewa Takjil on The Street ini.
Respon masyarakat sangat positif, terbukti mereka dengan antusias menghampiri dan menerima takjil yang disediakan. Semakin sore, pengunjung semakin ramai, semakin semarak suasana.
“Harapan kami, masyarakat dapat semakin akrab, saling berbagi dan tidak merasa enggan atau sungkan berbagi kebaikan secara terbuka. Ramadhan adalah saat terbaik kita mengembangkan dakwah secara terbuka, mengajak sesama Muslim untuk saling berbagi kebaikan,” tutup Manshur.*/Aimam
Sumber : www.posdai.or.id

-----
Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI