DIBUKA..! LOWONGAN GURU DI SDIT HIDAYATULLAH YOGYAKARTA


Bismillahirrahmanirrahiim

SDIT Hidayatullah Yogyakarta membutuhkan :

- 2 orang Guru Al Qur'an [Pendidikan S1 semua jurusan]
- 1 orang Guru mata pelajaran [Pendidikan S1 PGSD/MI]
- 1 orang Guru Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) [Wanita, Pendidikan S1 PGLB]

Syarat :

1. Muslim/Muslimah (khusus guru ABK hanya muslimah)
2. Bisa membaca Al Qur'an dengan baik.
3. Pendidikan sesuai ketentuan di atas
4. Senang dengan dunia anak-anak.
5. Diutamakan mempunyai pengalaman mengajar
6. Untuk Guru Al-Quran diutamakan bersertifikat Metode Ummi (bagi yang sudah memiliki)

Surat lamaran dilampiri dengan:

1. Curriculum Vitae
2. Foto copy ijazah terakhir dan transkrip nilai
3. Foto copy identitas yang masih berlaku [KTP/SIM/PASPORT]
4. Foto copy sertifikat pendukung lainnya.

Lamaran disampaikan langsung/kirim via pos/lainnya ke SDIT Hidayatullah, paling lambat Jumat, 20 September 2018.

Alamat :
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 14,5 , Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY, 55581.

Bagi yang lolos seleksi administrasi akan dihubungi lebih lanjut dan mengikuti tes seleksi pada : 
Senin, 24 September 2018, pukul 13.00 wib - selesai.

Catatan :
Jam kerja di SDIT Hidayatullah :
- Senin s.d. Jumat : Pukul 07.00 s.d. 14.45 wib
- Sabtu : Pukul 07.15 s.d. 12.00 wib

🔖  Info Lebih Lanjut Hubungi :

1. Untung Purnomo HP 0878-3823-6137
2. Thorif HP 0877-3821-9070




ENTREPRENEURSHIP FOR STUDENTS; Semangat Berwirausaha Sejak Dini


www.sdithidayatullah.net | (Rabu, 05/09/2018) Sejak hari Senin (03/09) siswa-siswi SDIT Hidayatullah terlihat antusias dan sibuk berdiskusi bersama kelompoknya masing-masing yang didampingi oleh seorang ustadz/ah. Mereka berdiskusi tentang bahan makanan dan peralatan dapur apa saja yang harus dibawa, bagaimana cara penyajian hingga penanaman adab berjual beli sesuai syariat. Segala sesuatu dipersiapkan dengan baik dan matang demi menyukseskan kegiatan akbar di sekolah hari ini. 

Ya, tahun ini sekolah kembali mengadakan "Entrepreneurship for Student", ajang melatih jiwa kewirausahaan dan semangat berdagang sejak dini bagi anak-anak didik. 

"Kegiatan kita hari ini adalah bagian dari menapaktilasi jejak kehidupan Baginda kita Nabi Muhammad  Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam, yang mana beliau sejak kecil sudah berlatih wirausaha, ikut berdagang bersama pamannya Abu Thalib ke Negeri Syam." Pungkas Kepala Sekolah pada pembukaan kegiatan Entrepreneurship for Student di halaman sekolah. 

Pembukaan kegiatan Entrepreneurship oleh Kepala Sekolah

Tujuan diadakannya kegiatan dodolan ini diantaranya menanamkan adab jual beli sesuai syariat kepada anak, melatih mereka untuk berdagang dengan jujur, amanah. Bagaimana cara melayani pembeli dengan sabar, menghadapi penjual dengan santun. Hingga belajar mengelola keuangan dan hitung pemasukan dan pengeluaran, untung dan rugi. Lebih jauh daripada itu, ditanamkan pada mereka bahwa berdagang itu adalah salah satu sunnah dari Rasulullah Sang Panutan, dan termasuk sebaik-baik pekerjaan. 

Jagung Manis, Jagung Manis; Monggo dilarisi..

"أطْيَبُ الْكَسْبِ عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ"

“Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur.”* Lanjut Ustadz Rifki dalam sambutannya. 

Kegiatan Entrepreneurship diikuti oleh seluruh murid kelas 1 hingga 6 SDIT. Kelas 3-4 bertugas mengelola masakan dan menjual hasil kerja kelompoknya, adapun kelas 1 dan 2 hanya tinggal membeli saja, didampingi oleh guru kelas masing-masing. Pembeli tidak hanya berasal dari para murid saja, akan tetapi juga diramaikan oleh kakak-kakak dari Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah (MTs-MA Hidayatullah Jogja) atau SMI Hidayatullah beserta beberapa Ustadznya. Bahkan orangtua murid pun turut menjadi bagian dalam semarak kegiatan ini. Mereka rela mengantri bersama anak-anak didik, demi  menikmati segelas Es Campur atau sebungkus Siomay olahan tangan anak-anak mereka. 

Mas-mas Pondok sabar mengantri

Ba'da zuhur, ustadz Romi Padli selaku Kabag Kemuridan SDIT mengumumkan para juara dari masing-masing kategori (Putra dan Putri) yang telah dinilai proses dan cita rasa masakannya oleh para dewan juri. Alhamdulillah, juara ataupun tidak, semua murid merasa puas dan bergembira. Untung didapat, berkah pun diperoleh_insya Allah.. 

"Telur Gulung Terenak Sedunia Akhirat", antrinya mengular.

Ket hadits:
*HR. Ahmad, Al Bazzar, Ath Thobroni dan selainnya, dari Ibnu ‘Umar, Rofi’ bin Khudaij, Abu Burdah bin Niyar dan selainnya.

SDIT Hidayatullah Juara Umum MTQ Kecamatan Ngaglik

www.sdithidayatullah.net | (Rabu, 05/09/2018) Mengikuti beragam ajang perlombaan pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tongkat Sekolah Dasar Kec. Ngaglik yang dilaksanakan hari ini, SDIT Hidayatullah Yogyakarta berhasil meraih juara umum. 

Adapun 8 cabang lomba yang diselenggarakan yakni Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), Musabaqah Tartil Qur'an (MTtQ), Musabaqah Melukis Islami, Cerdas Cermat Agama (CCA), Adzan, Puitisasi dan Saritilawah, dan Pidato/Ceramah Agama.

"Selamat berjuang, anak-anakku. Perkuat ikhtiar dan latihan yang sudah dijalani selama ini dengan doa. Percayalah kepada Allah, maka Allah akan memberikan kepercayaan diri dan kefasihan lisan kepada kalian." Pesan Kepala Sekolah, Ustadz Muhammad Rifki Saputra, S.Pd.I saat melepas kafilah MTQ menuju tempat diselenggarakannya MTQ kali ini, SD Negeri Dayuharjo.

Alhamdulillah, dari 276 peserta musabaqah utusan dari 38 Sekolah, SDIT Hidayatullah mengutus 16 peserta yang dipilih dari siswa/i kelas 5 dan berhasil memperoleh juara umum dengan meraih 8 piala dari 8 cabang yang dilombakan. Adapun yang meraih juara I akan maju mewakili kecamatan Ngaglik di tingkat Kabupaten. Perolehan juara MTQ di antaranya: 

MTQ Putra:
Juara II: Ananda Abbad Haniya 

MTQ Putri:
Juara I: Ananda Salma Mujahidah 

MTtQ Putra:
Juara I: Ananda Giandra Maulana Ramadhan 

MTtQ Putri:
Juara I: Ananda Najma Habibah Firdausy 

MHQ Putra:
Juara I: Ananda Haikal Rabbany 

MHQ Putri:
Juara I: Ananda Hanifah Ihda Al Husnayain 

Puitisasi:
Juara III: Ananda Muhammad Haidar Al Hakim 

Melukis Islami:
Juara I: Ananda Aqila Farras Alaudin 


Atas keberhasilan ini pihak sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru dan orangtua yang telah mendukung dan mempersiapkan ananda semua dalam mengikuti kegiatan musabaqah. Semoga capaian yang ada menjadi pelecut untuk menciptakan prestasi-prestasi yang lainnya. Adapun yang belum mempersembahkan piala bukan berarti kalah, akan tetapi kesempatan untuk senantiasa memperdalam kemampuan dan pengetahuan. Tentu itu menjadi suatu pertanda bahwa Allah suka melihat hamba Nya terus berjuang, pantang surut walau selangkah, tak henti berusaha meningkatkan kualitas  diri dari segala aspek. Kalian semua juara nak, baarokallaahu fiikum!

Peserta Putra

Peserta Putri





Kimia Farma Mengajar di SDIT Hidayatullah Yogyakarta


www.sdithidayatullah.net | Senin (27/08/2018) bertempat di gedung lantai 3 SDIT Hidayatullah Yogyakarta kegiatan Kimia Farma Mengajar di SDIT Hidayatullah Yogyakarta digelar.

Program Kimia Farma Mengajar untuk mengenalkan pola hidup bersih dan sehat ini adalah rangkaian acara HUT 47 Tahun P.T. Kimia Farma (Persero) Tbk. "Kerja Nyata Sehatkan Bangsa". Program ini diadakan sebagai bentuk tanggung jawab P.T. Kimia Farma yang merupakan perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan Indonesia Sehat dan juga selaras dengan tema ulang tahun Kimia Farma yang ke 47 tahun, yaitu "Kerja Nyata Sehatkan Bangsa".

Hadir dari Tim Kimia Farma Bapak Drs. Sarjo Haryono, Apt. selaku koordinator acara, Rianto Adi Putro, S.Farm., Apt. selaku fasilitator, Haris Indra Prabowo, S.Farm., Apt. selaku pengajar, da, Nia Kusumawati selaku dokumentasi dalam kegiatan ini. Program ini diadakan serentak di 47 sekolah-sekolah di seluruh Indonesia yang dilakukan oleh apoteker Kimia Farma.

Dalam kegiatan ini P.T. Kimia Farma juga memberikan bantuan pendidikan kepada SDIT Hidayatullah Yogyakarta sebesar Rp 5.000.000,- dan bantuan pojok buku sebesar Rp 3.000.000,- yang diserahkan secara simbolis kepada Kepala Sekolah dan Murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta.

Sebanyak 79 murid kelas 6 SDIT Hidayatullah Yogyakarta yang mengikuti program ini begitu antusias mengikuti dan mendapat materi pembelajaran dari kakak-kakak apoteker Kimia Farma ini.

Laporan Thorif

Qurban di SDIT Hidayatullah


www.sdithidayatullah.net | (Jum'at/24/08/2018) Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar wa lillaahil hamd. Selalu ada hikmah di setiap perintah yang Allah Subhanahu Wata’ala serukan kepada kita umatnya, meskipun jika dipandang berat menjalaninya. Hakekatnya berqurban adalah wajib bagi yang mampu. Ini berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam:

“Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda : Siapa yang memperoleh kelapangan untuk berkurban, dan dia tidak mau berkurban, maka janganlah hadir dilapangan kami (untuk shalat Ied).” [HR Ahmad, Daru qutni, Baihaqi dan al Hakim]

Sungguh ibadah qurban adalah salah satu pintu terbaik dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana halnya ibadah shalat. Ia juga menjadi media taqwa seorang hamba. Sebagaimana firman Allah surat Al-Maidah ayat 27, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa”.
Berqurban juga menjadi bukti ketaqwaan seorang hamba.
Allah Subhanahu wata’ala telah berfirman:

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِن يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS:Al Hajj:37)



Penjelasan di atas hanyalah sebagian dari keutamaan berqurban yang sungguh sangat luas. Oleh karena keutamaannya yang banyak, pada hari raya idul adha dapat kita saksikan umat Islam berlomba-lomba dalam kebaikan dan meraih pahala dan berkah yang ditunaikan lewat berqurban. Demikian halnya yang dilakukan SDIT  SDIT Hidayatullah Yogyakarta bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang juga melaksanakan Qurban di sekolah pada hari ini, yakni jum'at 24 Agustus 2018 bertepatan dengan tanggal 12 Dzul Hijjah atau hari kedua tasyrik. 
"Melalui momentum hari raya qurban ini khususnya kegiatan 'Qurban di Sekolah', diharapkan anak didik dapat belajar tentang ketaatan, beribadah yakni berqurban dengan ikhlas semata-mata mengharapkan keridhaan Allah Ta'ala, menumbuhkan kepedulian sosial yang tinggi kepada sesama, dan mengajak mereka untuk sama-sama merasakan proses berqurban itu sendiri, mulai dari memegang hewan qurban yang akan disembelih, merajang, memotong daging, hingga membagikannya kepada yang membutuhkan." Pungkas Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta, Ustadz Muhammad Rifki Saputra, Rabu (24/8).

Seperti halnya kegiatan Qurban di Sekolah pada tahun-tahun lalu, kali ini pun yang ikut melaksanakan qurban adalah murid-murid kelas 4 hingga 6. Mereka hadir di sekolah jam 07.00, langsung berbaris di halaman sekolah dan mengikuti pengarahan yang disampaikan oleh Ustadz Romi Padli selaku Kabag Kemuridan SDIT Hidayatullah. Semua murid terlihat antusias dan aktif membantu selama proses qurban berlangsung. Setelah daging qurban dibagikan, segenap guru dan murid segera menyantap makan siang yang diolah sejak pagi. Alhamdulillah..
Tidak lupa sekolah menyampaikan terima kasih sebesarnya kepada para shahibul qurban yang telah mempercayakan hewan qurbannya untuk disembelih dan dibagikan oleh pihak sekolah. Semoga menerima amal ibadah kita semua dan membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin.

MA Hidayatullah Yogyakarta Jadi Peserta Upacara Terbaik


www.sdithidayatullah.net | Jumat (17/08/2018) BARISAN SANTRI Madrasah Aliyah Hidayatullah Yogyakarta menjadi peserta terbaik dalam Upacara 17 Agustus 2018 yang tadi pagi berlangsung di Lapangan Ngetiran Sardonoharjo Ngaglik Sleman, mengungguli perwakilan sekolah-sekolah lain yang turut hadir dalam upacara tersebut. 


Ustadz Syakir selaku mudir Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta, menyampaikan, "Untuk sekadar berupacara dengan tertib disiplin dan rapi, bukan sesuatu yang sulit, insyaAllah tidak perlu persiapan khusus. Karena mereka sudah terlatih melakukannya pada saat apel harian mereka."

Hadiah penghargaan diberikan secara langsung di penghujung acara.


Laporan TMT
Foto Dokumentasi MTs-MA Hidayatullah

Pertemuan Wali Murid Perdana



www.sdithidayatullah.net | Sabtu (11/08/2018) Pertemuan wali murid perdana semester genap tahun ajaran 2018/2019 alhamdulillah berjalan lancar. Pertemuan ini dilaksanakan di gedung lantai 3 dan dihadiri ratusan wali murid.

Ustadz Romi selaku yang mewali ustadz Rifki,  kepala sekolah SDIT Hidayatullah , yang berhalangan hadir menyampaikan dalam sambutannya orangtua tentu mengharapkan anak-anaknya menjadi shaleh dan shalehah, menjadi hamba Allah yang Qur'ani, berakhlak mulia dan kelak menjadi insan yang mampu mensinergikan antara ilmu pengetahuan dengan agama. Tentu ini tidak mudah,  maka bila ada kerjasama yang erat antara kami pihak sekolah dengan orangtua peserta didik amanah ini akan terasa Indah dan mempunyai nilai ibadah di sisi Allah SWT.

Selanjutnya. Ada 2 pemaparan yang disampaikan.  Sesi kemuridan dan sesi kurikulum.

Ada beberapa informasi yang disampaikan kemuridan, diantaranya :
1. Menjadi sebuah keharusan setiap tahunnya kita melakukan terobosan² agar menjadi lebih baik lagi. Maka sekolah mengajak kepada para orangtua mendukung program sukses yang di buat oleh sekolah.

2. Kelas 1 belum ada pembentukan forsitu kelas hingga berakhirnya program kelas karakter selama 3 bulan.

3. Sekolah mengajak kepada semua orang tua untuk mensukseskan kegiatan forsitu di masing kelas.


"Pertemuan forsitu jika tidak bisa sebulan sekali, paling tidak tiga bulan sekali"

Pesan ustadz Romi mengingatkan waktu untuk pertemuan forsitu.

Dari kurikulum,  ustadzah Hikmah selaku bagian kurikulum menyampaikan beberapa program harian kelas yang sebelumnya belum ada.  Salah satunya ada tutor teman sebaya.

"Di kelas akan ada teman yang mengajari temannya, dengan begitu InsyaAllah akan meningkatkan nilai akademik anak-anak. " kata beliau

Pertemuan wali murid seperti biasa diakhiri dengan forsitu bersama wali kelas masing-masing.

Puskesmas Ngaglik II Imunisasi Campak di SDIT Hidayatullah Yogyakarta


www.sdithidayatullah.net | Rabu (15/08/2018) Murid Kelas 1 SDIT Hidayatullah Yogyakarta hari ini diberi imunisasi campak. Pelaksanaan kegiatan imunisasi ini dilaksanakan oleh Tim Dokter dari Puskesmas Ngaglik II Sleman Yogyakarta.

Bulan Agustus ini adalah bulan Imunisasi anak sekolah yang serentak dilaksanakan oleh Puskesmas-puskesmas di Kabupaten Sleman. 

Imunisasi yang diberikan untuk murid kelas 1 di sekolah ini adalah imunisasi campak. Harapannya dengan diberikan imunisasi ini, anak-anak bisa kebal dari penyakit campak.

Semoga anak-anak kita selalu diberi kesehatan dari segala macam penyakit.

Foto : Kristiwi
Laporan : Thorif

Sepenuh Cinta Untuk Lombok


www.sdithidayatullah.net | Rabu (08/08/2018) Alhamdulillah, pagi ini penggalangan dana di SDIT Hidayatullah Yogyakarta untuk saudara-saudara di Lombok, NTB berjalan lancar. Raut wajah cerah dan tak sabar ditampakkan oleh para murid semenjak kaki-kaki kecil mereka menapak halaman sekolah. Ya, anak-anak terlihat tak sabar untuk segera menyerahkan bantuan terbaik mereka yang telah dititipkan oleh orangtua dari rumah. Berulang kali jemari mereka meraba kantong seragam, sekadar untuk mengecek bahwa apa yang akan mereka infakkan tetap aman tersimpan disana, tidak terlupa ataupun terjatuh. Sungguh pemandangan yang sangat mengharukan.

Kegiatan penggalangan dana "Peduli Gempa Lombok" yang diadakan di halaman SDIT ini didukung penuh oleh Yayasan As-Sakinah Hidayatullah Yogyakarta, Komite Sekolah, dan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kota Yogyakarta.

Sebelum penggalangan dimulai, acara dibuka dengan murajaah hafalan bersama siswa-siswi yang dipandu oleh guru pendamping, dilanjutkan sambutan dan arahan yang  disampaikan oleh kepala sekolah SDIT Hidayatullah, Ustadz Muhammad Rifki Saputra serta  spirit berbagi untuk sesama oleh Ketua Komite SDIT, Bapak Hersona Bangun yang belum lama ini kembali dari terjun langsung membantu para korban gempa bumi di Lombok.


Para siswa-siswi sangat antusias dengan adanya acara ini. Ustadz dan Ustadzah pun ikut memberikan infak terbaiknya. Hingga akhirnya penggalangan dana yang dilaksanakan pagi tadi berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp. 22.847.600,-. Semoga bisa bertambah lagi. 

"Insya Allah masih ada lagi siswa yang akan menyisihkan sebagian uang jajannya untuk saudara kita di Lombok. " Tukas Ustadz Rifki.

Terima kasih kepada segenap wali murid, Yayasan, Komite Sekolah, BMH Yogyakarta dan semua pihak yang telah bersama menyukseskan kegiatan ini. Terima kasih semuanya. Terima kasih atas donasi terbaiknya dari Jogja untuk Lombok.

Yuk salurkan donasi terbaik kita:

🏧Peduli Bencana Gempa NTB

1. Muamalat: 531.003.4230
2. BPD DIY Syariah :801.211.003.501
3. BSM : 700.504.8707
Rekening An. Baitul Maal Hidayatullah

Telp. 0858 771 771 62
SMS/Wa. 0857 9993 9991

Kunjungi foto-foto selengkapnya di:
https://www.facebook.com/sdithidayatullahjogja/

Sumber: Fanspage BMH Yogyakarta 

Seruan Penggalangan Dana Peduli Gempa Lombok

 www.sdithidayatullah.net | Senin (06/08/2018) Dalam susana upacara bendera hari Senin ini, Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta menyerukan kepada seluruh guru dan murid untuk peduli kepada sauda-saudara kita para korban bencana di Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Dalam kesempatan tersebut, selaku pembina upacara, Ustadz Muhammad Rifki Saputra mengajak seluruh guru di sekolah tersebut untuk memberikan keteladanan tentang kedisiplinan kepada seluruh peserta didiknya. 

Ustadz Rifki juga mengajak kepada seluruh peserta upacara untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah gempa bumi 7 SR di Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

"InsyaAllaah, SDIT Hidayatullah Yogyakarta bekerjasama dengan Baitul Mall Hidayatullah Yogyakarta, akan menggalang dana untuk kemanusiaan ini." Begitu ajakan Ustadz Rifki di hadapan ratusan murid dan puluhan guru SDIT Hidayatullah yang terletak 20 km dari Gunung Merapi ini.

Bapak Hersona Bangun, selaku Ketua Komite Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta juga akan menggerakan seluruh pengurus komite sekolah dan orang tua/wali murid di sekolah ini dalam penggalangan dana ini.

"Bapak ibu yang dimuliakan Allah sehubungan hal berita gempa bumi di NTB, maka diinfokan ke grup Forsitu (Forum Silaturahim Orangtua/Wali Murid) akan dilaksanakan penggalangan dana di sekolah. Semoga Allah SWT memberikan perlindungannya kepada saudara-saudara kita di Lombok. Aamiin." Begitu tulis Ketua Komite Sekolah, Bapak Hersona di sebuah Grup WA.

Donasi Peduli Gempa Lombok hubungi Thorif 087738219070 
 Mari membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah!

Laporan dan Foto : Thorif

2 Murid SDIT Hidayatullah Mengikuti Kejurkab Karate Kabupaten Sleman 2018


www.sdithidayatullah.net | Sabtu (28/07/2018) Bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Klebengan Sleman, 2 murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta, mewakili Perguruan Karate Kala Hitam, mengikuti kegiatan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Karate Sleman 2018. Ratusan murid dari berbagai perguruan karate hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ananda Raka dan Ananda Hanif, 2 murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta ini bersemangat mengikuti kegiatan ini.

"Kalah atau menang, bagi saya tidak menjadi masalah, Ustadz. Saya ingin memberikan pengalaman kepada anak saya dalam pertandingan ini," Begitu Kata Bapak Dedi Said, selaku orangtua dari Ananda Raka.

"Harapan saya sekolah dan orang tua mendukung setiap kegiatan atau event keluar seperti ini." Begitu harapan Beliau kepada sekolah.

"Anak-anak berani tampil di gelanggang itu sudah kebahagiaan tersendiri bagi kami." Kata Kakeknya Ananda Hanif yang ikut memberi dukungan cucu tersayangnya mengikuti kejuaraan ini.

"Mereka maju ke gelanggang tersebut ada tekanan jiwa tersendiri, sehingga dari situlah mereka belajar." Kata Beliau dengan tersenyum.

Dalam kesempatan tersebut, Ananda Raka dan Hanif harus mengakui keunggulan lawan-lawannya di babak penyisihan.

"Tetap semangat dan pantang menyerah ya, Nak." Begitu pesan official kepada anak-anak hebat dari SDIT Hidayatullah Yogyakarta.

Laporan dan Foto : Thorif

Bapak Hersona Bangun Terpilih Menjadi Ketua Komite Sekolah Periode 2018-2021


www.sdithidayatullah.net | Rabu (18/07/2018) Secara musyawarah mufakat, Pengurus Komite Sekolah Periode 2015-2018 dan sebagian besar Pengurus Forsitu Kelas SDIT Hidayatullah memilih Bapak Hersona Bangun sebagai ketua Komite Sekolah SDIT Hidayatullah Periode 2018-2021, Bapak Widodo Saputro sebagai sekretaris, dan Bapak Agus Susanto sebagai bendahara.

Setelah terpilih pengurus inti dilanjutkan dengan memilih 15 anggota komite sekolah untuk melengkapi kepengurusan periode ini. Hasil dari musyawarah yang dipimpin langsung oleh ketua terpilih, Bapak Hersona ini memilih nama-nama sebagai berikut untuk menempati kepengurusan komite sekolah dengan 6 bidang di bawahnya, yaitu yaitu : 

Ketua : Bapak Hersona Bangun
Sekretaris : Bapak Widodo Saputro
Bendaraha : Bapak Agus Susanto

Bidang Usaha dan Dana : Teguh Kuwato, Ratna
Bidang Sarana dan Prasarana : Triyono dan Ayu
Bidang Akademik dan Litbang : Ibu Nurmi dan Ibu Indah
Bidang Kemuridan : Ibu Anti dan Ibu Retno
Bidang Humas dan Informasi : Bapak Makruf Arifin dan Ibu Neni
Bidang Sosial : Ibu Heni dan Ibu Yuyun

Proses pembentukkan kepengurusan komite sekolah ini dilaksanakan karena kepengurusan lama yang diketuai oleh Bapak Drs. Suparno telah berakhir periodenya, yaitu periode 2015-2018. Periode kepengurusan komite sekolah ini adalah 3 tahun dan bisa dipilih kembali. 

Bapak Drs. Suparno mengakui bahwa kepengurusan komite sekolah selama ini memang vakum, sehingga program-program banyak yang tidak bisa diselesaikan. Harapan Beliau dikepengurusan periode yang akan datang bisa lebih baik.

Selamat berjuang Bapak-bapak dan Ibu-ibu pengurus baru Komite Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta periode 2018-2021.

Foto : Teguh Abu Hanif
Laporan : Thorif

Berkah dalam Makan Berjamaah

Copyright foto: babel.antaranews.com
www.sdithidayatullah.net || Ada berkah dalam makan berjamaah. Walau makannya sedikit, namun jika dengan berjamaah, dua atau tiga orang, itu pun bisa mengenyangkan. 

Lalu apa saja keberkahan dari makan berjamaah?

Ternyata makan bersama-sama selain memberikan rasa gembira saat makan, ternyata juga mempunyai keberkahan di dalamnya. Hal ini menegaskan bahwa dalam melakukan suatu hal baik, hendaknya kita lakukan secara berjamaah agar Allah turunkan keberkahan pada kita.

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau menyatakan bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

طَعَامُ الاِثْنَيْنِ كَافِى الثَّلاَثَةِ ، وَطَعَامُ الثَّلاَثَةِ كَافِى الأَرْبَعَةِ

“Makan satu orang itu cukup untuk dua orang. Makanan dua orang itu cukup untuk empat orang. Makanan empat orang itu cukup untuk delapan orang,” (HR. Bukhari no. 5392 dan Muslim no. 2058).).

Hadits lainnya menunjukan, “Makanlah bersama-sama dan sebutlah nama Allah sebelumnya tentu makanan tersebut akan diberkahi,” (HR. Abu Dawud).

Beberapa faedah dari hadits di atas:

1- Islam mendorong umatnya untuk hidup qonaah dan sederhana. Yang dimaksud qonaah adalah selalu merasa cukup dengan nikmat yang Allah beri.

2- Angka yang disebut dalam hadits tidaklah menunjukkan batasan yang penting adalah saling berbagi demi mendapat berkah.

3- Disunnahkan makan sambil berjama’ah, jangan makan seorang diri.