3 Murid SDIT Hidayatullah Ikuti Pembinaan MTQ Tingkat DIY


www.sdithidayatullah.net | Senin, (15/10/2018) Kafilah MTQ SDIT Hidayatullah mengikuti pembinaan untuk menuju lomba tingkat propinsi. Ada 3 murid yang mengikuti pembinaan ini, di antaranya:

1. Musabaqah Tilawah Qur'an (MTQ) diwakili oleh Ananda Salma Mujahidah Arrosyidah
2. Musabaqah Hifdzil Qur' an (MHQ) diwakili oleh Ananda Haikal Rabbany dan Hanifah Ihda Al Husnayain

Kegiatan pembinaan dilaksanakan selama 6 hari, terhitung mulai hari Senin-Rabu, Jum'at, Senin dan Selasa, 15-17, 19, 22-23 Oktober 2018, bertempat di Masjid Agung Dr. Wahidin Sleman.

Pelaksanaan lombanya sendiri akan diadakan pada hari Sabtu, 03 November 2018, di SMK N 1 Bantul.

MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an ) ini rutin diadakan setiap setahun sekali yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY.

MTQ pelajar merupakan wahana kompetisi dalam mengaktualisasikan dan menumbuhkembangkan minat bakat peserta didik dari jenjang SD sampai SMA/SMK.

Ada 8 (delapan)  jenis yang dilombakan:
1. Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)
2. Lomba Pidato PAI (LPP )
3. Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ )
4. Lomba Cerdas Cermat PAI (LCP)
5. Lomba Kaligrafi Islam (LKI)
6. Lomba Seni Nasyid (LSN)
7. Lomba Debat PAI (LDP)
8. Lomba Kreasi Busana (LKB)

Semangat untuk kafilah MTQ SDIT Hidayatullah, barakallah fikum.  Semoga diberikan hasil yang terbaik.

yuliasfita

Galeri Foto Kegiatan 









Motivasi Pagi: Syukur dan Ilmu


www.sdithidayatullah.net | Senin (15/10/2018) bertempat di halaman sekolah, seperti biasanya SDIT Hidayatullah Sleman melakukan Upacara Bendera. Murid-murid beserta Ustadz Ustadzah melaksanakan dengan khidmat upacara hari ini dalam suasana pagi hari yang cerah.

Dalam sesi amanat yang disampaikan oleh Ustadz Jajang S.Pd. I, beliau memberikan banyak nasihat dan motivasi. Beliau menyampaikan bahwa kita harus bersyukur
atas segala nikmat yang Allah berikan, baik yang kita minta atau yang tidak kita minta.

Ada 3 cara bersyukur kita kepada hal yaitu dilakukan dengan:
1. Diucapkan alhamdulillah
2. Diyakini itu dari Allah
3. Melakukan kebaikan dan beribadah sebaik-baiknya sebagai tanda bersyukur

Sebagai contoh anak-anak telah diberikan kenikmatan berupa kesempatan untuk belajar dengan nyaman dengan segala fasilitasnya, karena banyak di luar sana yang belum berkesempatan untuk belajar. Maka kita harus bersyukur dengan mengucapkan hamdalah, meyakini itu dari Allah dan belajar dengan sebaik-baiknya sebagai wujud ibadah kita dan tanda kita bersyukur kepada Allah.

Menurut Ustadz Jajang, ada 3 ciri orang beribadah:
1. Ibadahnya seperti budak. Orang ini beribadah karena takut. Takut dimarahi, takut kepada guru atau orang tua, dll.
2. Ibadahnya seorang pedagang. Ibadahnya orang ini karena  mengharapkan imbalan/ timbal balik dari ibadahnya. Misal mengharapkan hadiah, dll.
3. Ibadahnya orang yang bersyukur karena Allah. Dan inilah yang terbaik.

Mengutip sebuah hadits Ustadz Jajang menyampaikan, "Barang siapa yang menginginkan dunia maka carilah dengan ilmu, jika ingin mendapatkan akhirat maka dengan  gapailah ilmu, jika ingin mendapatkan keduanya maka dengan gapailah ilmu."

Ustadz Jajang menutup sesi amanat dengan memberikan pesan bahwa "Belajar yang kita lakukan harus kita ikat dengan  niat karena Allah agar kita mendapatkan dunia dan akhirat."

Rep: Ayun Afifah

Membangun Karakter Murid dengan MABIT


www.sdithidayatullah.net | Jum'at (12/10/2018) Alhamdulillah kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) Murid Kelas 5 SDIT Hidayatullah Yogyakarta yang rutin diadakan setiap sekali dalam semester berjalan dengan lancar. 

MABIT kali ini berbeda dari tahun sebelumnya yang biasanya setiap kali mabit ada 1 angkatan kelas putra atau putri, tapi kali ini ada 2 angkatan sekaligus yang mabit. Kelas 5 dan 6 putri, kelas 5BC dan 6BC. Jadi total ada 4 kelas.

Kegiatan masing-masing kelas tentu saja berbeda. Kelas 5 berada di gedung selatan sekolah ini, dengan berbagai macam kegiatan, seperti kegiatan setelah ba'da isya kajian tentang birrul walidain yang diisi oleh Ustadzah Aini Kartika, S.T, M.SI, kemudian bangun dini hari untuk melaksanakan shalat tahajud dan  dilanjutkan dengan shalat subuh berjamaah. 

Kegiatan Mabit diakhiri dengan makan popcorn bersama yang sebelumnya melakukan aktivitas yang tidak pernah ditinggalkan yaitu jalan-jalan pagi. 

Sedangkan kelas 6A dan Kelas 6D motivasi kemudian bakar jagung bersama.

Kegiatan mabit ini selain membina iman dan taqwa para murid juga mengajarkan jiwa kemandirian, jiwa kepemimpinan, semangat beribadah, dan tentu jiwa keberanian bagi setiap murid.

Laporan & Foto : Yuliasfita
Instagram/Twitter @yuliasfita

I Love Gardening; Asyiknya Berkebun Di SDIT Hidayatullah


www.sdithidayatullah.net || (Selasa, 9/10/2018) Para pembaca yang budiman, mungkin Anda masih mengingat sebuah hadits yang masyhur dari Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-, beliau bersabda,

إِذَا مَاتَ اْلإِنْسَانُ‏ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ‏ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ‏ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ‏ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ‏ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalannya, kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah (yang mengalir pahalanya), ilmu yang dimanfaatkan, dan anak shaleh yang mendo’akan kebaikan baginya.” [HR. Muslim dalam Kitab Al-Washiyyah (4199)]

Perhatikan, satu di antara perkara yang tak akan terputus amalannya bagi seorang manusia, walaupun ia telah meninggal dunia adalah sedekah jariyah, sedekah yang terus mengalir pahalanya bagi seseorang.

Para ahli ilmu menyatakan bahwa sedekah jariyah memiliki banyak macam dan jalannya, seperti membuat sumur umum, membangun masjid, membuat jalan atau jembatan, menanam tumbuhan baik berupa pohon, biji-bijian atau tanaman pangan, dan lainnya.

Jadi, menghijaukan lingkungan dengan tanaman yang kita tanam merupakan sedekah dan amal jariyah bagi kita –walau telah meninggal- selama tanaman itu tumbuh atau berketurunan.


Hal ini lah yang melatarbelakangi diadakannya kegiatan "I LOVE GARDENING" di SDIT Hidayatullah pada hari ini, Selasa, 9 Oktober 2018. Selain tentunya bertujuan melatih anak didik dalam bercocok tanam yang baik dan benar; dimulai dari memilih tanah yang baik, mengaduk tanah dengan pupuk, memasukkan bahan yang sudah tercampur ke dalam polybag hingga menanam bibitnya. Semua proses dilakukan berdasarkan arahan Bapak Slamet Hadiyono, selaku narsumber dan pengarah kegiatan hari ini.



Kegiatan penghijauan ini bertempat di halaman sekolah, bagian kemuridan telah menyiapkan semua bahan yang dibutuhkan untuk bercocok tanam disana. Setiap  kelas dibagi menjadi 5 kelompok, dan setiap kelompok bertugas mengisi 1 polybag dengan 1 bibit yang sudah diberikan. Semua anak terlihat antusias mempraktekkan ilmu yang telah mereka dapatkan dari Bapak Slamet. Para guru pun masing-masing diberi 1 polybag untuk ikut membersamai murid dalam setiap prosesnya. Nantinya polybag yang telah terisi diberi label berisi data nama pohon yang ditanam dan nama murid/guru yang menanamnya, kemudian semua polybag disusun dengan rapi dalam ruang jaring yang telah dibangun, di sebelah timur sekolah.


Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan dengan lancar, puluhan polybag berisi beragam bibit sayuran berupa terong, sawi, cabe, tomat dan lain sebagainya telah berjejer di atas kerangka bambu. Semoga kita tak lupa untuk selalu merawat dan menjaganya ya, anak-anakku. Agar apa yang kita tanam dapat bermanfaat sebagaimana yang diharapkan. Allaahumma aamiin.


SDIT Hidayatullah Yogyakarta Buka Kelas Tahfidz

www.sdithidayatullah.net | Sabtu (06/10/2018) Bertempat di Gedung Lantai 3 SDIT Hidayatullah Yogyakarta, pertemuan Orang Tua/Wali Murid Kelas 1 sekolah ini diselenggarakan. Hadir puluhan Orang Tua/Wali Murid pada kegiatan ini.

Pertemuan orang tua/wali murid ini diselenggarakan dalam rangka laporan dari guru kelas bahwa program kelas karakter di SDIT Hidayatullah Yogyakarta yang dilaksanakan selama 3 bulan telah diselesaikan.

"Alhamdulillah bahwa karakter-karakter kebaikan yang sudah bisa kami tanamkan kapada anak-anak kita tercinta." Begitu kata Ustadzah Arifatul Fuaida, S.Pd. selaku koordinator Guru Kelas 1 dalam sambutannya.

"Mulai dari bagaimana anak-anak menempatkan barang-barang miliknya, adab-adab di toilet, dan sebagainya." Lanjut Beliau.

"Harapan kami, apa yang telah menjadi karakter anak-anak tetap kita pertahankan, baik di rumah maupun di sekolah." Ujar Ustadzah yang asli dari Kendal Jawa Tengah ini.


Usai pertemuan bersama, seluruh orang tua/wali murid menuju ke kelas masing-masing untuk menerima laporan tertulis putra/putrinya selama 3 bulan di kelas karakter.

Berakhirnya program kelas karakter selama 3 bulan ini mulai Senin, 8 Oktober 2018 seluruh murid kelas 1 sudah mulai mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sejak pukul 07.00 s.d. pukul 14.30 wib.

Ada hal yang baru di kelas 1 pada tahun ajaran ini, yaitu dibukanya Kelas Tahfidz di SDIT Hidayatullah Yogyakarta. Ada 2 rombongan belajar (Rombel) 1 kelas putra dan 1 kelas putri untuk program kelas tahfidz ini.

"Alhamdulillah, ada 48 murid putra dan putri kelas 1 yang berhasil kami jaring selama 3 bulan ini." Ujar Ustadz Haris, selaku koordinator Al-Quran di sekolah ini dalam sebuah obrolan santai.

Adapun SDIT Hidayatullah Yogyakarta mentargetkan kelas tahfidz ini hafal 10 juz Al-Quran saat mereka lulus.

Laporan : Mahmud Thorif
Foto : Haris

Dukamu, Dukaku; Peduli Palu


www.sdithidayatullah.net | Jum'at (05/10/2018) Alhamdulillah, pagi ini kegiatan galang dana untuk Palu. Halaman sekolah SDIT Hidayatullah penuh dengan semangat dan semarak para murid yang sudah membawa uang bahkan amplop untuk Palu.

Sebelum penggalangan kegiatan diawali dengan murojaah bersama membaca surat Ad-Dhuha, Al-Zalzalah dan Al-Ikhlas. Dilanjutkan sambutan dari ustadz Muhammad Rifki selaku kepala sekolah dan Bapak Hersona Bangun selaku ketua Komite SDIT Hidayatullah.

Setelah sambutan selesai kotak untuk Palu mulai diedarkan. Para murid dengan semangat dan sumringah memasukkan donasi yang sudah mereka bawa.


Kegiatan peduli Palu ini didukung oleh: Komite Sekolah SDIT Hidayatullah, BMH Yogyakarta (Baitul Maal Hidayatullah), Pos Dai Yogyakarta dan DPW Hidayatullah-JatengBagsel.

Alhamdulillah penggalangan dana peduli gempa & tsunami Palu hari ini terkumpul Rp 28.934.700.

Jazakumullah khairan, terima kasih kepada wali murid dan pihak-pihak yang telah mendukung serta memberikan donasi terbaiknya untuk Palu.

Yuk, berikan donasi terbaik untuk Palu melalui:

Rek BSM: 7005.048.707 an Yayasan Baitul Maal Hidayatullah

Yuliasfita






LOWONGAN GURU DI SDIT HIDAYATULLAH YOGYAKARTA


Bismillahirrahmanirrahiim

SDIT Hidayatullah Yogyakarta membutuhkan :

- 1 orang Guru Al Qur'an [Pendidikan S1 semua jurusan]
- 1 orang Guru mata pelajaran [Pendidikan S1 PGSD/MI]

Syarat :

1. Muslim/Muslimah (khusus guru ABK hanya muslimah)
2. Bisa membaca Al Qur'an dengan baik.
3. Pendidikan sesuai ketentuan di atas
4. Senang dengan dunia anak-anak.
5. Diutamakan mempunyai pengalaman mengajar
6. Untuk Guru Al-Quran diutamakan bersertifikat Metode Ummi (bagi yang sudah memiliki)

Surat lamaran dilampiri dengan:

1. Curriculum Vitae
2. Foto copy ijazah terakhir dan transkrip nilai
3. Foto copy identitas yang masih berlaku [KTP/SIM/PASPORT]
4. Foto copy sertifikat pendukung lainnya.

Lamaran disampaikan langsung/kirim via pos/lainnya ke SDIT Hidayatullah, 
paling lambat Jumat, 12 Oktober 2018.

Alamat Pengiriman :
SDIT Hidayatullah Yogyakarta
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 14,5 , Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY, 55581.

Bagi yang lolos seleksi administrasi akan dihubungi lebih lanjut dan mengikuti tes seleksi 

Catatan :
Jam kerja di SDIT Hidayatullah :
- Senin s.d. Jumat : Pukul 07.00 s.d. 14.45 wib
- Sabtu : Pukul 07.15 s.d. 12.00 wib

🔖  Info Lebih Lanjut Hubungi :

1. Untung Purnomo HP 0878-3823-6137
2. Thorif HP 0877-3821-9070




Family Gathering SDIT Hidayatullah; Bersama Karena Allah


www.sdithidayatullah.net | (Sabtu, 29/09/2018) Guru dan karyawan SDIT Hidayatullah Yogyakarta mengadakan rihlah dengan tujuan wisata pantai Sadranan dan pantai Baron di Gunungkidul.

Rihlah ini tidak hanya diikuti oleh guru dan karyawan saja, namun juga diikuti oleh keluarga, baik istri/suami, anak atau pun anggota keluarga yang lain. Terdata sejumlah 143 orang yang mengikuti kegiatan ini.

Nampak sisi lain yang berbeda dari para pegawai SDIT Hidayatullah. Di sekolah yang penuh dengan tugas dan tanggungjawab sekolah, saat rihlah nampak bahagia dan tanpa beban.

Pun seperti dalam sambutannya, Ustadz Rifki selaku Kepala Sekolah menyampaikan:
"Saat istri bekerja, suami mendukungnya, begitu sebaliknya saat suami bekerja, istri mendukungnya, yang sendiri segera mencari."

Yang langsung disambut dengan tawa para guru dan karyawan.

"Kegiatan ini sebagai ajang mempererat jalinan tali silahturahmi antar keluarga guru, wahana liburan bagi guru dalam menghadapi rutinitas kegiatan di sekolah sehingga tidak jenuh dalam menjalani aktifitas, dan memperkuat ukhuwah,  pertautan hati antar guru,  berkumpul  bersama karena Allah. Berkumpul di dunia semoga kelak juga dikumpulkan oleh Allah di surga-nya." Tambah Beliau.

Alhamdulillah Family Gathering berjalan dengan lancar dan kembali ke sekolah pun dengan lancar.

Rep: yuliasfita

Borong 5 Juara, SDIT Hidayatullah Maju MTQ Tingkat Provinsi

www.sdithidayatullah.net | (Rabu, 26/09/2018) SDIT Hidayatullah mewakili kafilah Kecamatan Ngaglik pada perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten Sleman, Yogyakarta hari ini. Sebanyak 6 murid mengikuti 4 bidang perlombaan, di antaranya:

1. Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) diwakili oleh Ananda Salma Mujahidah Ar Rosyidah
2. Musabaqah Tartil Qur'an (MTtQ) diwakili oleh Ananda Giandra Maulana Ramadhan dan Ananda Najma Habibah Firdausy
3. Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) diwakili oleh Ananda Haikal Rabbany dan Hanifah Ihda Al Husnayain.
4. Melukis Islami diwakili oleh Ananda Aqila Farras Alaudin

Bersiap mengikuti MTQ
Bertempat di SMP N 1 Minggir, perhelatan ini diikuti oleh 17 Kecamatan yang berada di Kabupaten Sleman. Sebagai informasi, bahwasanya murid-murid yang hari ini mewakili SDIT Hidayatullah dalam MTQ tingkat Kabupaten adalah mereka yang memperoleh juara 1 pada tingkat Kecamatan yang dilaksanakan pada tanggal 5 September 2018, di SD Negeri Dayuharjo.

Setelah mengikuti rangkaian perlombaan yang digelar sejak jam 9 pagi hingga jam 1 siang, SDIT Hidayatullah kembali diamanahi Allah untuk mengirimkan wakilnya menuju MTQ se-Provinsi DI Yogyakarta. Alhamdulillah, anak didik berhasil menyabet peringkat 1 untuk bidang MTQ Putri, MHQ Putra, dan MHQ Putri. Adapun cabang MTtQ Putra meraih peringkat 2 dan MTtQ Putri berhasil memperoleh peringkat 3. Dengan pencapaian ini, maka 3 murid yang meraih peringkat 1 akan melanjutkan perjuangan pada tingkat Provinsi.


Atas pencapaian ini, sekolah menghaturkan terima kasih yang sedalamnya kepada semua pihak yang telah berperan penuh dalam mendukung dan membantu terwujudnya harapan bersama ini, baik para orangtua, para guru di sekolah, guru penamping, dan tentunya seluruh peserta Musabaqah SDIT Hidayatullah yang telah berusaha dengan sebaik-baiknya.

Usaha tidak akan menghianati proses, itu kuncinya. Teruslah berusaha dan berjuang, anak-anakku. Sesungguhnya Allah Maha Melihat dan Menilai usaha hamba Nya. Perjuangan tidak berakhir sampai disini, semoga apa yang kalian genggam hari ini; ayat-ayat Al Qur'an yang terucap oleh lisan, tersimpan di dada mampu menjadi penuntun hingga masa tua kelak, hingga yaumul qiyamah. Allahumma aamiin. Dan bagi anak-anakku yang telah mewakili sekolah pada tingkat Kecamatan dan Kabupaten, kalian luar biasa. Kegagalan itu bukanlah ketika tidak meraih juara, namun kegagalan yang sesungguhnya adalah ketika kita tidak mau mencoba. Semangat, Allahu Akbar!

Ida Nahdhah

ENTREPRENEURSHIP FOR STUDENTS; Semangat Berwirausaha Sejak Dini


www.sdithidayatullah.net | (Rabu, 05/09/2018) Sejak hari Senin (03/09) siswa-siswi SDIT Hidayatullah terlihat antusias dan sibuk berdiskusi bersama kelompoknya masing-masing yang didampingi oleh seorang ustadz/ah. Mereka berdiskusi tentang bahan makanan dan peralatan dapur apa saja yang harus dibawa, bagaimana cara penyajian hingga penanaman adab berjual beli sesuai syariat. Segala sesuatu dipersiapkan dengan baik dan matang demi menyukseskan kegiatan akbar di sekolah hari ini. 

Ya, tahun ini sekolah kembali mengadakan "Entrepreneurship for Student", ajang melatih jiwa kewirausahaan dan semangat berdagang sejak dini bagi anak-anak didik. 

"Kegiatan kita hari ini adalah bagian dari menapaktilasi jejak kehidupan Baginda kita Nabi Muhammad  Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam, yang mana beliau sejak kecil sudah berlatih wirausaha, ikut berdagang bersama pamannya Abu Thalib ke Negeri Syam." Pungkas Kepala Sekolah pada pembukaan kegiatan Entrepreneurship for Student di halaman sekolah. 

Pembukaan kegiatan Entrepreneurship oleh Kepala Sekolah

Tujuan diadakannya kegiatan dodolan ini diantaranya menanamkan adab jual beli sesuai syariat kepada anak, melatih mereka untuk berdagang dengan jujur, amanah. Bagaimana cara melayani pembeli dengan sabar, menghadapi penjual dengan santun. Hingga belajar mengelola keuangan dan hitung pemasukan dan pengeluaran, untung dan rugi. Lebih jauh daripada itu, ditanamkan pada mereka bahwa berdagang itu adalah salah satu sunnah dari Rasulullah Sang Panutan, dan termasuk sebaik-baik pekerjaan. 

Jagung Manis, Jagung Manis; Monggo dilarisi..

"أطْيَبُ الْكَسْبِ عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ"

“Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur.”* Lanjut Ustadz Rifki dalam sambutannya. 

Kegiatan Entrepreneurship diikuti oleh seluruh murid kelas 1 hingga 6 SDIT. Kelas 3-4 bertugas mengelola masakan dan menjual hasil kerja kelompoknya, adapun kelas 1 dan 2 hanya tinggal membeli saja, didampingi oleh guru kelas masing-masing. Pembeli tidak hanya berasal dari para murid saja, akan tetapi juga diramaikan oleh kakak-kakak dari Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah (MTs-MA Hidayatullah Jogja) atau SMI Hidayatullah beserta beberapa Ustadznya. Bahkan orangtua murid pun turut menjadi bagian dalam semarak kegiatan ini. Mereka rela mengantri bersama anak-anak didik, demi  menikmati segelas Es Campur atau sebungkus Siomay olahan tangan anak-anak mereka. 

Mas-mas Pondok sabar mengantri

Ba'da zuhur, ustadz Romi Padli selaku Kabag Kemuridan SDIT mengumumkan para juara dari masing-masing kategori (Putra dan Putri) yang telah dinilai proses dan cita rasa masakannya oleh para dewan juri. Alhamdulillah, juara ataupun tidak, semua murid merasa puas dan bergembira. Untung didapat, berkah pun diperoleh_insya Allah.. 

"Telur Gulung Terenak Sedunia Akhirat", antrinya mengular.

Ket hadits:
*HR. Ahmad, Al Bazzar, Ath Thobroni dan selainnya, dari Ibnu ‘Umar, Rofi’ bin Khudaij, Abu Burdah bin Niyar dan selainnya.

SDIT Hidayatullah Juara Umum MTQ Kecamatan Ngaglik

www.sdithidayatullah.net | (Rabu, 05/09/2018) Mengikuti beragam ajang perlombaan pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tongkat Sekolah Dasar Kec. Ngaglik yang dilaksanakan hari ini, SDIT Hidayatullah Yogyakarta berhasil meraih juara umum. 

Adapun 8 cabang lomba yang diselenggarakan yakni Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), Musabaqah Tartil Qur'an (MTtQ), Musabaqah Melukis Islami, Cerdas Cermat Agama (CCA), Adzan, Puitisasi dan Saritilawah, dan Pidato/Ceramah Agama.

"Selamat berjuang, anak-anakku. Perkuat ikhtiar dan latihan yang sudah dijalani selama ini dengan doa. Percayalah kepada Allah, maka Allah akan memberikan kepercayaan diri dan kefasihan lisan kepada kalian." Pesan Kepala Sekolah, Ustadz Muhammad Rifki Saputra, S.Pd.I saat melepas kafilah MTQ menuju tempat diselenggarakannya MTQ kali ini, SD Negeri Dayuharjo.

Alhamdulillah, dari 276 peserta musabaqah utusan dari 38 Sekolah, SDIT Hidayatullah mengutus 16 peserta yang dipilih dari siswa/i kelas 5 dan berhasil memperoleh juara umum dengan meraih 8 piala dari 8 cabang yang dilombakan. Adapun yang meraih juara I akan maju mewakili kecamatan Ngaglik di tingkat Kabupaten. Perolehan juara MTQ di antaranya: 

MTQ Putra:
Juara II: Ananda Abbad Haniya 

MTQ Putri:
Juara I: Ananda Salma Mujahidah 

MTtQ Putra:
Juara I: Ananda Giandra Maulana Ramadhan 

MTtQ Putri:
Juara I: Ananda Najma Habibah Firdausy 

MHQ Putra:
Juara I: Ananda Haikal Rabbany 

MHQ Putri:
Juara I: Ananda Hanifah Ihda Al Husnayain 

Puitisasi:
Juara III: Ananda Muhammad Haidar Al Hakim 

Melukis Islami:
Juara I: Ananda Aqila Farras Alaudin 


Atas keberhasilan ini pihak sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru dan orangtua yang telah mendukung dan mempersiapkan ananda semua dalam mengikuti kegiatan musabaqah. Semoga capaian yang ada menjadi pelecut untuk menciptakan prestasi-prestasi yang lainnya. Adapun yang belum mempersembahkan piala bukan berarti kalah, akan tetapi kesempatan untuk senantiasa memperdalam kemampuan dan pengetahuan. Tentu itu menjadi suatu pertanda bahwa Allah suka melihat hamba Nya terus berjuang, pantang surut walau selangkah, tak henti berusaha meningkatkan kualitas  diri dari segala aspek. Kalian semua juara nak, baarokallaahu fiikum!

Peserta Putra

Peserta Putri





Kimia Farma Mengajar di SDIT Hidayatullah Yogyakarta


www.sdithidayatullah.net | Senin (27/08/2018) bertempat di gedung lantai 3 SDIT Hidayatullah Yogyakarta kegiatan Kimia Farma Mengajar di SDIT Hidayatullah Yogyakarta digelar.

Program Kimia Farma Mengajar untuk mengenalkan pola hidup bersih dan sehat ini adalah rangkaian acara HUT 47 Tahun P.T. Kimia Farma (Persero) Tbk. "Kerja Nyata Sehatkan Bangsa". Program ini diadakan sebagai bentuk tanggung jawab P.T. Kimia Farma yang merupakan perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan Indonesia Sehat dan juga selaras dengan tema ulang tahun Kimia Farma yang ke 47 tahun, yaitu "Kerja Nyata Sehatkan Bangsa".

Hadir dari Tim Kimia Farma Bapak Drs. Sarjo Haryono, Apt. selaku koordinator acara, Rianto Adi Putro, S.Farm., Apt. selaku fasilitator, Haris Indra Prabowo, S.Farm., Apt. selaku pengajar, da, Nia Kusumawati selaku dokumentasi dalam kegiatan ini. Program ini diadakan serentak di 47 sekolah-sekolah di seluruh Indonesia yang dilakukan oleh apoteker Kimia Farma.

Dalam kegiatan ini P.T. Kimia Farma juga memberikan bantuan pendidikan kepada SDIT Hidayatullah Yogyakarta sebesar Rp 5.000.000,- dan bantuan pojok buku sebesar Rp 3.000.000,- yang diserahkan secara simbolis kepada Kepala Sekolah dan Murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta.

Sebanyak 79 murid kelas 6 SDIT Hidayatullah Yogyakarta yang mengikuti program ini begitu antusias mengikuti dan mendapat materi pembelajaran dari kakak-kakak apoteker Kimia Farma ini.

Laporan Thorif

Qurban di SDIT Hidayatullah


www.sdithidayatullah.net | (Jum'at/24/08/2018) Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar wa lillaahil hamd. Selalu ada hikmah di setiap perintah yang Allah Subhanahu Wata’ala serukan kepada kita umatnya, meskipun jika dipandang berat menjalaninya. Hakekatnya berqurban adalah wajib bagi yang mampu. Ini berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam:

“Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda : Siapa yang memperoleh kelapangan untuk berkurban, dan dia tidak mau berkurban, maka janganlah hadir dilapangan kami (untuk shalat Ied).” [HR Ahmad, Daru qutni, Baihaqi dan al Hakim]

Sungguh ibadah qurban adalah salah satu pintu terbaik dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana halnya ibadah shalat. Ia juga menjadi media taqwa seorang hamba. Sebagaimana firman Allah surat Al-Maidah ayat 27, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa”.
Berqurban juga menjadi bukti ketaqwaan seorang hamba.
Allah Subhanahu wata’ala telah berfirman:

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِن يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS:Al Hajj:37)



Penjelasan di atas hanyalah sebagian dari keutamaan berqurban yang sungguh sangat luas. Oleh karena keutamaannya yang banyak, pada hari raya idul adha dapat kita saksikan umat Islam berlomba-lomba dalam kebaikan dan meraih pahala dan berkah yang ditunaikan lewat berqurban. Demikian halnya yang dilakukan SDIT  SDIT Hidayatullah Yogyakarta bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang juga melaksanakan Qurban di sekolah pada hari ini, yakni jum'at 24 Agustus 2018 bertepatan dengan tanggal 12 Dzul Hijjah atau hari kedua tasyrik. 
"Melalui momentum hari raya qurban ini khususnya kegiatan 'Qurban di Sekolah', diharapkan anak didik dapat belajar tentang ketaatan, beribadah yakni berqurban dengan ikhlas semata-mata mengharapkan keridhaan Allah Ta'ala, menumbuhkan kepedulian sosial yang tinggi kepada sesama, dan mengajak mereka untuk sama-sama merasakan proses berqurban itu sendiri, mulai dari memegang hewan qurban yang akan disembelih, merajang, memotong daging, hingga membagikannya kepada yang membutuhkan." Pungkas Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta, Ustadz Muhammad Rifki Saputra, Rabu (24/8).

Seperti halnya kegiatan Qurban di Sekolah pada tahun-tahun lalu, kali ini pun yang ikut melaksanakan qurban adalah murid-murid kelas 4 hingga 6. Mereka hadir di sekolah jam 07.00, langsung berbaris di halaman sekolah dan mengikuti pengarahan yang disampaikan oleh Ustadz Romi Padli selaku Kabag Kemuridan SDIT Hidayatullah. Semua murid terlihat antusias dan aktif membantu selama proses qurban berlangsung. Setelah daging qurban dibagikan, segenap guru dan murid segera menyantap makan siang yang diolah sejak pagi. Alhamdulillah..
Tidak lupa sekolah menyampaikan terima kasih sebesarnya kepada para shahibul qurban yang telah mempercayakan hewan qurbannya untuk disembelih dan dibagikan oleh pihak sekolah. Semoga menerima amal ibadah kita semua dan membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin.