Qurbanku, Tanda Cintaku Kepada Allah





www.sdithidayatullah.net || Rabu, (14 Agustus 2019 / 13 dzulhijjah 1440 H) Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar wa lillaahil hamd. Rasa syukur selalu terlimpahkan kehadirat Allah ta’ala yang pada hari ini telah memberikan kesempatan dan kepercayaan terhadap SDIT Hidayatullah Sleman, Yogyakarta untuk menyelenggarakan qurban di Sekolah. Kegiatan ini bukanlah yang pertama dilakukan di Sekolah, namun memang sedah menjadi rutinitas setiap tahun untuk mengadakan penyembelihan hewan qurban di sekolah. Antusiasme para murid juga sangat tinggi. Kurang lebih sebanyak 300 murid SDIT Hidayatullah ikut membantu dan meramaikan kegiatan qurban ini muai dari kelas 4 sampai kelas 6.
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berqurbanlah." (QS. Al-Kautsar: 1-2)



Sebanyak 3 sapi serta 15 kambing dari 35 shahibul qurban telah selesai disembelih sebagai bentuk ketaatan dalam melaksanakan perintah Allah. Penyembelihan hewan qurban dilakukan di halaman sekolah oleh para ustadz yang bertugas. Shahibul qurban pada kesempatan kali ini terdiri dari murid SDIT Hidayatullah, ustadz/ah SDIT Hidayatullah, wali murid maupun dari warga sekitar komplek Hidayatullah. Kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 07.30 sampai 11.45 WIB dan dilanjutkan dengan sholat dan makan siang.


Saya memilih qurban di sekolah karena saya mendapatkan hasil jerih payah dari ummat dan saya kembalikan ke ummat, jadi harapannya nanti bisa bermanfaat untuk warga hidayatullah khususnya dan masyarakat sekitar sini umumnya”, pungkas Aulin, salah satu shahibul qurban sekaligus pengajar di SDIT Hidayatullah yang ikut menyerahkan hewan qurbannya ke sekolah. 

Ananda Zaid Daffa Najid salah satu murid SDIT Hidayatullah juga ikut berqurban di sekolah, ananda sangat semangat sekali ketika membawa hewan qurbannya sendiri.



Ini pakai uang saya sendiri, karena saya habis sunat, jadi dapat uang kemudian saya pakai untuk qurban kambing”, tutur ananda yang biasa disapa Daffa ini saat ditemui tim humas SDIT. Yang menjadi tamparan keras bahwa anak sekecil itu tidak tergoda membeli barang-barang pribadi, namun uangnya dibelikan kambing untuk qurban agar memperoleh pahala jelas ananda setelahnya. 


Tim humas juga menemui salah satu shahibul qurban yang sekaligus warga sekitar Hidayatullah yaitu bapak Hersona Bangun. Beliau rutin melaksanakan qurban di SDIT Hidayatullah alasannya karena tempatnya yang dekat dan panitianya yang amanah. “Semoga panitia senantiasa amanah dan merata dalam menyampaikan hak-hak hewan qurban dengan porsi yang sesuai. Sedangkan harapan untuk anak-anak yaitu, mereka bisa mendapatkan pelajaran tentang bagaimana pengorbanan yang dilakukan oleh nabi Ibrahim dahulu saat mengorbankan anak satau-satunya yaitu ismail sehingga dapat mengambil hikmah ketaatan beliau kepada Allah, serta melatih anak-anak untuk merasakan nikmatnya berbagi dan menimbulkan rasa kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar” tutur bapak tiga anak tersebut saat ditemui tim Humas SDIT.


Setelah seluruh proses penyembelihan dan penyaluran daging qurban, dilanjutkan dengan shalat dhuhur serta menyantap daging olahan qurban yang tersedia. Daging qurban disalurkan kepada warga sekitar, murid SDIT Hidayatullah kelas 4, 5 dan 6 serta para shahibul qurban. Kelas 4, 5 dan 6 menyantap daging olahan pada hari ini, sedangkan kelas 1, 2 dan 3 akan menyantapnya pada besok siang ketika makan siang di sekolah. 

Dari kegiatan ini, diharapkan mampu melatih anak-anak untuk berbagi dan menumbuhkan rasa empati yang besar terhadap apa yang telah mereka korbankan. Semoga tahun depan kegiatan ini tetap berlangsung dengan aman dan nyaman serta lebih banyak lagi shahiul qurban yang berpartisipasi untuk berqurban di SDIT Hidayatullah. Aamiin

Baarakallahufiikum

Reporter : Atin Prihatiningsih

Foto     : Roidatun Nahdhah, yuliasfita, Atin

Orientasi Pembelajaran Al Quran


www.sdithidayatullah.net | Kamis (15 Dzulkaidah 1440 H/ 18 Juli 2019). Tim Al Quran  SDIT Hidayatullah Sleman mengadakan kegiatan masa orientasi pembelajaran Al Quran.  Kegiatan ini bertujuan untuk memahamkan kepada anak-anak pentingnya belajar Al Quran dan menanamkan adab-adab dalam belajar Al Quran. Murid dari kelas 1 sampai kelas 6 mengikuti kegiatan ini dengan semangat, adapun waktu kegiatan dimulai pada pukul 07.30 wib dan dibagi menjadi tiga sesi sesuai dengan jadwal pelajaran dimasing-masing kelas.  

Ustadz Muhammad Haris, S.P. sebagai pemateri menyampaikan keutamaan belajar Quran dengan mengutip hadits dari Utsman bin ‘Affan ra, dari Nabi SAW beliau bersabda : 

“ Sebaik-baik dari kalian adalah orang yang belajar Al Quran dan mengajarkannya” (HR. Al-Bukhari). 


Selanjutnya beliau menyampaikan pentingnya adab dalam belajar Al Quran dan mengajak semua murid untuk membaca dengan menggunakan gerakan dan mengamalkannya. Berikut adalah adab-adab belajar Quran yang disampaikan oleh Ustadz Haris :

1. Ikhlas karena Allah.
2. Datang tepat waktu.
3. Duduknya yang rapi.
4. Perlengkapan lengkap.
5. Berdoa yang khusyuk.
6. Kalau ustadz-ustadzah berbicara didengarkan.
7. Belajar yang tertib.
8. Hafalkan dan amalkan ilmumu.

Menyimak penyampaian Ustadz dengan serius
Semua murid mendengarkan dan menyimak semua pesan yang disampaikan oleh Ustadz Haris. Kegiatan ini berakhir pada pukul 11.15 dan ditutup dengan doa. Dengan adanya kegiatn ini diharapkan semua murid mampu memahami pentingnya belajar Al Quran dan menerapkan adab-adab dalam belajar Al Quran.

Rep: Syafiqa Qurata A’yun
Foto: Ida, Farah

Kelas Baru, Suasana Baru, Semangat pun Baru



www.sdithidayatullah.net || Rabu (14 Dzulkaidah 1440 H/17 Juli 2019 M), seluruh murid SDIT Hidayatullah sleman dari kelas 1 sampai kelas 6 melaksanakan kegiatan menghias kelas. Kegiatan ini merupakan ajang asah kreativitas murid, beberapa kelas bahkan telah menyiapkan alat dan bahan sehari sebelum kegiatan ini  berlangsung. Totalitas murid SDIT Hidayatullah dalam menghias kelas juga terlihat dari hasil karya mereka yang sangat beragam dan unik. 



Aktivitas menghias kelas ini juga merupakan bagian dari renovasi kelas yang dilakukan oleh para murid yang telah naik kelas dan menempati kelas yang baru. Tujuan dari renovasi ini yaitu untuk membuat suasana kelas menjadi nyaman dan menarik bagi murid yang menempatinya. Beberapa barang yang sudah tak layak pakai juga dibersihkan dan diganti dengan yang baru. 

Tak hanya memperbaharui kelas, murid juga diminta untuk membuat beberapa karya, seperti gambar, puisi, dll untuk mengisi mading kelas yang kosong. Karya ananda akan dipasang di masing-masing kelas sebagai motivasi agar ananda semakin giat belajar.


Semua siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan rasa bahagia. Disamping menempati kelas baru, ananda juga menghias kelasnya masing-masing dengan penuh kreativitas yang sangat menarik.

Dengan ini diharapkan ananda semakin semangat dalam menuntut ilmu dan masuk ke sekolah dengan hati yang senang dan nyaman.

Barakallahufiikum

Rep dan foto: Atin 

Menebar Kebaikan Dimanapun Agar Dicintai Allah


www.sdithidayatullah.net | Rabu (14 Dzulkaidah 1440 H/17 Juli 2019 M). Ratusan murid SDIT Hidayatullah Sleman Yogyakarta kembali melaksanakan apel motivasi dihalaman sekolah. Hari ini adalah hari terakhir "Masa Pengenalan Sekolah" atau Orientasi baik bagi murid baru maupun yang lama. Perlu diketahui Selama tiga hari ini murid-murid SDIT Hidayatullah mengikuti masa orientasi.

Selama masa orientasi sekolah ada beberapa materi yang diberikan diantaranya: Prosedur atau aturan-aturan umum baik di sekolah maupun dikelas, adab-adab yang harus dijaga baik kepada guru maupun sesama murid, juga tidak lupa murid-murid menuliskan dan menceritakan pengalaman selama liburan, juga pemetaan kelompok kemampuan baca tulis hitung anak-anak melalui Tes Potensi Akademik.

Khidmat mendengarkan tausiyah dari Ustadz Untung Purnomo
Khusus untuk murid baru adek-adek kelas satu dan murid pindahan juga diberikan pengenalan terhadap ruangan-ruangan yang ada disekolah, nama-nama Ustadz dan Ustadzah, juga berkenalan dengan kakak-kakak kelasnya. Dimulai dengan ketika hari pertama mereka murid-murid kelas satu dihari Selasa 16 Juli 2019  telah disambut dengan hangat oleh kakak-kakak kelas nya juga Ustadz-Ustadzah semua.

Pada apel Motivasi Pagi ini, diawali dengan Murajaah surat-surat pendek yang dipandu oleh Ustadz Muchtar Yahya.  Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian nasihat dan motivasi yang disampaikan oleh Ustadz Untung Purnomo.

Ustadz Untung Purnomo dalam motivasinya menyampaikan, bahwa "Hari ini adalah hari terakhir Masa Pengenalan Sekolah (Orientasi Murid Baru dan Lama)." Dalam masa orientasi ini anak-anak dikenalkan letak-letak ruangan di sekolah kita, kata Ustadz Untung. Lebih lanjut Ustadz Untung kemudian  menanyakan kepada murid-murid "Dimana ruangan Ruangan Ustadz? Dimana ruang Kamar Mandi, tempat parkir, kantin, tempat makan, tangga Putera, tangga Puteri, dan lain-lain." 

Anak-anak juga diingatkan kembali oleh Ustadz Untung apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di ruangan-ruangan tersebut. Juga mengingatkan agar senantiasa menjaga perlengkapan-perlengkapan yang ada di sekolah kita, seperti tidak boleh mencoret coret inventaris sekolah. Beliau menambahkan mengapa kita perlu mengenal ruangan dan alat-alat sekolah kita? diantaranya yaitu agar kita berusaha untuk merawatnya.


Sebagai penutup, Ustadz Untung menyampaikan sebuah firman Allah sebagai penguat, bahwa Allah telah berfirman:

"Dan tidaklah kebaikan dibalas oleh Allah dengan kebaikan pula."

Semoga kita bisa menjadi orang-orang yang senantiasa menebar kebaikan di manapun kita berada, agar Allah mencintai kita. Allahumma Aamiin.

Wallahu a'lam bis showab.

Rep: Ayun Afifah
Foto: Ida

"Selamat Datang Adikku Sayang"


www.sdithidayatullah.net | Selasa (13 Dzulkaidah 1440 H/16 Juli 2019 M). Hari kedua masuk sekolah ada yang berbeda di halaman SDIT Hidayatullah. Banyak wali murid yang berada di halaman dan banyak pula wajah-wajah baru. Ya, hari ini ada hari penerimaan siswa baru kelas 1 SDIT Hidayatullah. 


Diawali dengan motivasi oleh Ustadz Zainal Arifin kegiatan penyambutan siswa baru alhamdulillah berjalan lancar. 

Beliau menyampaikan ada 2 (dua)  perkara yang bisa memuliakan manusia, entah dia beriman atau tidak beriman. 

"Yang pertama, Allah akan memuliakan manusia itu dengan keimanannya, kemudian yang kedua, Allah akan memuliakan manusia yang berilmu." terang beliau.



Selanjutnya ada penyambutan siswa baru. Sebanyak 126 siswa. 66 diantaranya putri dan 60 sisanya siswa putra mereka diiringi oleh kakak-kakak kelas 6 berbaris untuk siap bersalaman dengan kakak-kakak kelas. Pun kakak-kakak kelas dengan ramah dan wajah sumringah menyambut uluran tangan dari para adik kelas. 

Adik-adik kelas 1 berbaris dengan rapi
Pun ada juga 10 siswa pindahan di kelas reguler dan 3 siswa di kelas amanah. Total wajah baru di SDIT Hidayatullah ada 139 siswa. Alhamdulillah. Barakallahu fikum.

Lap: yuliasfita
Foto: Ida, Fita

Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2019-2020


www.sdithidayatullah.net | Senin (12 Dzulkaidah 1440 H/15 Juli 2019 M). Ratusan murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta memadati halaman sekolah untuk mengikuti kegiatan Apel Motivasi Bersama. Raut wajah mereka terlihat sumringah dan cerah ceria, saling menyapa satu sama lain. Ya, hari ini adalah hari pertama masuk sekolah untuk kelas 2 hingga 6 setelah libur akhir semester tahun ajaran 2018-2019. Adapun bagi murid baru kelas 1, akan mulai masuk sekolah pada Selasa, 16 Juli 2019.

Apel motivasi diawali dengan murojaah hafalan bersama yang dipandu oleh Ustadz Makruf, dilanjutkan penyampaian tausiyah oleh kepala SDIT Hidayatullah, Ustadz Muhammad Rifki Saputra, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, Ustadz Rifki menekankan soal adab kepada guru. Ia juga mengajak segenap murid untuk menyebutkan 5 Profil SDIT Hidayatullah dan 5 Pantangan Murid yang termaktub di dalam materi pelajaran Pandu Hidayatullah.

Tausiyah oleh Ustadz Muhammad Rifki Saputra
"Ada yang ingat 5 Profil kita..??" pancing Ustadz Rifki yang disambut oleh para murid dengan semangat.

"1, Shohihul Aqidah. 2, Mutakholliqun bil Qur'an. 3, Mujiddun fil Ibadah. 4, Daa'in ilallaah. 5, Multazimun bil Jama'ah." Riuh mereka menjawab.

Setelah tausiyah oleh Ustadz Rifki, diadakan simulasi penyambutan murid baru kelas 1 yang baru akan bergabung esok hari. Murid serius menyimak dan memperhatikan arahan dari Ustadz Muhammad Haris, S,P., selaku Waka Kemuridan SDIT Hidayatullah. Kegiatan Apel Motivasi ditutup dengan bersalaman kepada seluruh guru dan murid. Murid putri berjejer rapi menuju barisan guru putri, adapun murid putra menuju para guru putra.

Di awal tahun pelajaran ini, murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta akan mengikuti kegiatan Orientasi Murid selama 3 hari, yaitu Senin-Rabu, (15-17 Juli 2019). Selama Orientasi berlangsung, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) murid dimulai pukul 07.00-13.00 WIB.

Bersalaman dengan para guru

Suasana bersalaman murid dan guru putri
Beragam materi dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada masa Orientasi Murid semester genap ini, mulai dari bersih-bersih kelas, membuat cerita pengalaman selama liburan, mengecek perlengkapan alat tulis dan seragam setiap murid, Test Potensi Akademik, penyampaian kembali SOP sekolah, penguatan SOP kelas, desain & struktur kelas, dan penyampaian karakter-karakter lainnya.

Tawa bahagia bertemu teman
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan kembali normal setelah masa Orientasi selesai, yaitu masuk pukul 07.15 s.d. 14.30 WIB dimulai pada Kamis, 18 Juli 2019. Khusus hari Senin dan Jumat kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB.

Untuk Foto-foto selengkapnya silakan kunjungi link berikut: 
https://www.facebook.com/pg/sdithidayatullahjogja/photos/?

Rep: Ida Nahdhah


Orientasi Orang Tua/Wali Murid SDIT Hidayatullah


www.sdithidayatullah.net | Sabtu (29/06/2019). Bertempat di gedung Serba Guna Hidayatullah Yogyakarta kegiatan Orientasi Orang Tua/Wali Murid Tahun Ajaran 2019/2020 telah dilaksanakan. Hadir dalam kegiatan tersebut, orang tua/wali murid baru kelas satu dan murid kelas pindahan di sekolah ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi orientasi kepada orang tua/wali murid baru SDIT Hidayatullah Tahun Ajaran 2019/2020 dalam hal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilaksanakan di sekolah ini. Mulai dari berangkat sekolah, kegiatan di sekolah, hingga pulang sekolah, bahkan kegiatan di rumah. Semua ini demi terjalinnya kerjasama yang baik antara sekolah (guru) dan rumah (orang tua). Usai kegiatan orientasi ini dibagikan seragam bagi murid baru.

Dalam kegiatan ini ada juga kegiatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, yaitu sosialisasi tentang imunisasi di sekolah. Hadir dalam sosialisasi ini Bapak Nanung Danardono.

Laporan Thorif
Foto Haris

Murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta Maju MTQ Tingkat Nasional


www.sdithidayatullah.net | Gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta hari ini Selasa (18/6) terlaksana di Kulon Progo tepatnya di SMKN 2 Pengasih.

Utusan 5 Kabupaten/kota mengikuti perlombaan MTQ Tahun 2019.  31 Kafilah Kabupaten Sleman dikirim mengikuti ajang ini. Kafilah utusan Sleman adalah hasil juara 1 MTQ Pelajar tingkat Kabupaten Sleman yang telah dibina oleh tim gabungan dari Dinas Pendidikan dan Kemenag Sleman.

Para Kafilah disambut Bupati Kulonprogo diwakili Asisten Administrasi dan Pemerintahan Sekda Kulonprogo Jumanto SH., 

"MTQ sebagai Media syiar serta untuk mengisi pendidikan karakter dan mental peserta didik dengan tuntunan qur’ani," jelasnya saat memberikan sambutan.

Sementara itu Gubernur DIY yang diwakili Sekda DIY Ir. Gatot Saptadi mengucapkan Selamat kepada kafilah, dengan MTQ Pelajar harapannya bisa terwujud generasi yang unggul cerdas dan berahlaq karimah. Sekda menambahkan, "MTQ hadir sebagai sarana mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin, dibaca dipahami dan diamalkan agar tumbuh sebagai pedoman hidup," imbuhnya.


Pada kesempatan yang sama Kepala Kemenag Sleman H. Sa’ban Nuroni menyampaikan harapan agar Kafilah kafilah utusan Kabupaten Sleman bisa menyelesaikan perlombaan ini dengan sebaik baiknya, sehingga akan menghasilkan hasil terbaik dan bisa meraih juara umum.

Dalam laporanya Kepala Dinas Pendidikan DIY R. Kadarmanto Baskoro Aji menyampaikan Kegiatan ini Merupakan kelanjutan MTQ di tingkat Kabupaten, yang juara 1 nya mewakili pada tingkat propinsi ini, selanjutnya juara MTQ akan dikirim ke pentas PAI tingkat nasional.

Gelaran tahunan ini merupakan kerjasama Dikpora DIY dan kanwil kemenag DIY, Diikuti pelajar SD, SMP dan SMK/A. 8 mata lomba yang dibagi 22 jenis kejuaraan diperebutkan pada ajang ini, diikuti 155 peserta utusan 4 Kabupaten 1 Kota Se DI Yogyakarta.

Pada gelaran kali ini, SDIT Hidayatullah mengutus 3 murid dalam 2 cabang musabaqah, yaitu;

MTQ Putri : Salma Mujahidah Arrosyidah
MHQ Putra : Haikal Rabbani
MHQ Putri : Hanifah Ihda Al Husnayain

Kafilah SDIT Hidayatullah dilepas dan diantar langsung menuju tempat lomba oleh Kepala Sekolah Muhammad Rifki Saputra, S.Pd.I. Dan berkat doa, dukungan dan bimbingan dari orangtua dan para guru, alhamdulillah ananda Salma Mujahidah Arrosyidah berhasil meraih peringkat 1 pada cabang MTQ Putri dan dinyatakan lolos untuk maju ke tingkat Nasional. Adapun ananda Haikal Rabbani meraih peringkat ketiga MHQ Putra. Tabarakallah.


Hasil Keseluruhan MTQ DIY Sleman :

1. LKKMS SD Ambarukmo juara 1
2. MTQ SD Pa Juara 2
3. MTQ SD Pi Juara 1.
4. MTQ SMP Pa Juara 2
5. MTQ SMP Pi Juara 3
6. Pidato  SD Pa Juara 3
7. Pidato SD Pi Juara 3
8. Pidato SMP Pa Juara 1
9. MHQ SD Pa Juara 3
10. MHQ SMP Pa Juara 3
11. MHQ SMP Pi Juara 2
12. LCP SMP Juara 3
13. Debat PAI SMA SMK Juara 3
14. Kaligrafi SMP Juara 2
15. Kreasi Busana SMA SMK Juara 2
16. Nasyid SMA SMK Juara 2.

Rep: Ida Nahdhah, Website Kemenag Sleman
Foto: Ikki' Rifki


Selamat Menjalani Liburan Penuh Manfaat, Nak..!



www.sdithidayatullah.net | "The Real Education"

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Alhamdulillaahi Rabbil 'Aalamiin, Allah masih memberi kita kesehatan dan kesempatan untuk menunaikan ibadah puasa Ramadhan hingga hari ke-20 ini. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba Allah yang berhasil meraih predikat taqwa hingga penghujung Ramadhan dan meraih kemuliaan malam lailatul qadar. Allaahumma aamiin.

Dengan ini kami memberitahukan bahwa terhitung mulai hari Senin, 27 Mei 2019 murid SDIT Hidayatullah mendapatkan hak libur hingga hari Jumat, 21 Juni 2019. Dimohon Orang Tua/Wali Murid untuk mengarahkan dan mengingatkan putra/putrinya dalam hal ibadah, belajar, dan kegiatan lainnya saat kegiatan di rumah masing-masing. Semoga Allah memberkahi segala aktifitas kita.

Selamat berlibur, nak. Sampai bertemu kembali, insya Allah.





Pengumuman Hasil Seleksi Guru Hidayatullah 2019


Bismillahirrahmaanirrahiim

Berdasarkan hasil seleksi dan rapat Panitia Penerimaan Guru Baru Hidayatullah Tahun 2019, maka kami umumkan Guru Hidayatullah Tahun 2019 yang DITERIMA sebagai berikut :

1. AMBAR TRIYANI, S.E.(Bendahara)
2. MOH. NURUL HUDA, S.Pd.I. (Guru Mata Pelajaran)

3. NURHUDA KRISNA HANDAYANI, S.Pd. (Guru Kelas)
4. SRI UTAMI, SP (Guru Mata Pelajaran)

5. THERI WIJAYANTI (Guru Al-Quran)

Guru DITERIMA pada periode sebelumnya (Januari 2019) :

1. SRI UMAYYAH, S.Si.

Kepada nama-nama yang tersebut di atas untuk hadir di SDIT Hidayatullah Yogyakarta pada :

Hari/Tanggal : Senin, 20 Mei 2019
Waktu : Pukul 08.00 s.d. 12.00 wib

Agenda : Pemberkasan (membawa akad kontrak, materai Rp 6.000,- dan berkas lainnya yang disepakati)

Kontak Person : Thorif 0877-3821-9070


Demikian, bagi yang belum diterima kami sampaikan mohon maaf dan terimakasih.

Sleman, 13 Ramadhan 1440 H/18 Mei 2019 M


An.

Panitia Guru Baru Hidayatullah 2019

#Admin

Pelepasan Murid Kelas VI serta Khataman & Imtihan Al Quran Metode UMMI Angkatan III, SDIT Hidayatullah




www.sdithidayatullah.net || Ahad, 30 Sya'ban 1440 H / 5 Mei 2019, SDIT Hidayatullah Sleman Yogyakarta melaksanakan kegiatan Pelepasan Kelas 6 dan Khataman Imtihan Metode Ummi yang dilaksanakan di Prima SR Hotel & Convention.

Sebanyak 78 murid putra dan putri kelas 6 sekolah tersebut dilepas oleh sekolah dan diserahkan kepada orang tua/wali murid karena telah lulus sekolah.



Suasana haru mewarnai pelepasan kelas 6 ini. Ketika anak-anak melakukan sungkem ke kedua orangtua mereka dan para orang tua/wali murid memberi hadiah kepada anak-anaknya.



Usai acara pelepasan kelas 6, acara dilanjutkan dengan Khataman dan Imtihan Metode Ummi. Sebanyak 114 murid sekolah ini melakukan khataman dan imtihan ini.

Acara ini dihadiri oleh 700 san orang tua/ wali murid SDIT Hidayatullah mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 dan tamu undangan.



Pelaksanaan Khataman di lakukan melalui imtihan (uji publik) kemampuan anak-anak dalam menghafal dan memahami Al Quran. Sejauh mana mereka menguasainya. Imtihan berlangsung selama 1 jam 20 menit yang dipandu langsung oleh ustadz Fakhrur Razhi, M.Pd.I serta ustadz Akbar Sandro Yudho Diharso, S.Sos.I., M.S.I trainer UMMI Foundation Surabaya.  Sebanyak 8 anak di uji publik secara acak dan langsung. Semua murid rata-rata mampu menjawab dengan nilai 100.




Suasana haru kembali menyelimuti seisi ruangan Khataman saat khotimin khotimat melakukan salam ta'dhim kepada orang tua dan ustadz/ah.

Kemudian dilanjutkan dengan pesan dan kesan yang disampaikan oleh ketua yayasan As Sakinah Yogyakarta, ustadz Abdullah Munir, S.Ag. "Kita sebagai orangtua harus mampu melanjutkan membersamai anak dalam menjaga hafalan dan melanjutkan hafalan mereka dirumah, maka tugas kita sebagai orangtua adalah terus belajar agar mampu melanjutkan ilmu yang diberikan oleh ustadz/ah di Sekolah" , Tegas beliau.

Penyerahan Syahadah UMMI di berikan langsung oleh kepala Sekolah SDIT Hidayatullah, ustadz Rifki Saputra, S.Pd.I kepada seluruh khotimin khotimat sejumlah 114 anak.





Rangkaian terakhir dari kegiatan ini yaitu penyerahan Piala kepada Murid dengan nilai Munaqosyah terbaik. Penilaian terbagi menjadi 3 kategori, yaitu:

A. Kategori Tartil Al quran :
1. M. Daffa Alfathan Arsiyadi, kelas 5A
2. Nafisa Sofwa Salsabila, kelas 5B
3. Aqila Aprilia Najla, kelas 5B

B. Kategori Tahfidz Juz 30:
1. M. Daffa Alfathan Arsiyadi, kelas 5A
2. Rhania Naura Athaya, kelas 4B
3. Aqila Farras Alaudin, kelas 5D

C. Kategori Tahfidz Juz 29:
1. Salma Mujahidah Arrosyidah, kelas 5B
2. Muna, kelas 6B
3. Syafira Nahilah, kelas 5B


Laporan : Atin Prihatiningsih


Outbond Kelas Atas (4,5 dan 6) SDIT Hidayatullah



www.sdithidayatullah.net | (Selasa, 30/04/2019) Anak-anak kelas atas (4,5,6) SDIT Hidayatullah mengikuti kegiatan outbond yang bertempat di Shaba Outbond.

Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 07.30. Dibuka dengan sambutan singkat oleh Ustad Romi selaku Kemuridan.

"Muslim yang kuat lebih dicintai oleh Allah daripada muslim yang lemah", kata beliau.



Sambutan tersebut kemudian disusul dengan permainan singkat oleh kakak-kakak pemandu dari Shaba outbond.

Ice breaking 

Outbond kali ini merupakan outbond terakhir bagi kelas 6. Sama seperti Mabit wada' yang dilakukan sebelumnya.

Di akhir outbond para murid menyusuri sungai dan bermain di kolam renang.
Susur sungai

Para murid nampak bahagia dan ceria.
Kegiatan outbond ditutup dengan makan dan shalat dzuhur.




Laporan: Farah

Mabit Wada' Kelas 6



www.sdithidayatullah.com | Jum'at (26/04/2019) Kelas 6 Putri mengadakan mabit wada'. Mabit wada' adalah mabit perpisahan, mabit untuk terakhir kalinya bagi kelas 6.

4 hari sebelumnya kelas 6 sudah memgikuti UASBN (Ujian Akhir Berstandar Nasional), yaitu di hari Senin- Kamis (22-25 April 2019). Setelah 4 hari berjuang dengan soal-soal, di hari selanjutnya refreshing dengan mabit. Hari Jum'at-Sabtu untuk kelas 6 putri dan Sabtu-Ahad untuk kelas 6 putra.

Motivasi oleh ustadz Thorif

Kegiatan mabit diwarnai dengan keseruan. Malam hari setelah makan malam kelas putri melakukan bakar jagung dan sosis bersama di halaman sekolah. Setelah itu motivasi bersama ustadz Thorif.
Perjalanan menuju lapangan Donoharjo

Kemudian dini hari pukul 01.30 wib bangun untuk shalat malam dan dilanjutkan perjalanan menuju masjid di tengah kampung di daerah Kayunan.
Setelah subuh berjamaah dilanjutkan dengan melakukan kegiatan di lapangan Donoharjo.

Ustadz Thorif, selaku salah satu pengisi dan panitia mabit mengatakan "Tujuan mengajak anak-anak jalan dini hari kemudian dilanjutkan subuh di masjid kampung kemudian bermain di lapangan Donoharjo adalah:
1. agar anak2 mengenal lingkungan di sekitar sekolah.
2. Agar anak-anak merasakan suasana lain.

Harapannya pula mabit terakhir ini semakin mengeratkan ukhuwah dan menambah semangat ibadah mereka .

Laporan: Fita