Presentasi Media Pembelajaran Karya Guru SDIT Hidayatullah Yogyakarta

Presentasi Media Pembelajaran Kompor Tenaga Surya
www.sdithidayatullah.net | Sabtu (28/10/2017). Media Pembelajaran bagi sebuah sekolah adalah hal yang penting bagi proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Media Pembelajaran akan memudahkan guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didiknya.

Guru-guru SDIT Hidayatullah Yogyakarta, beberapa pekan yang lalu, tepatnya pada tanggal 30 September 2017 telah membuat media pembelajaran secara mandiri, dengan kegiatan Worshop Membuat Media Belajar. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru ini menghasilkan produk-produk media pembelajaran bagi peserta didik. Seperti sandal bakyak, kompor tenaga surya, poster-poster, media belajar matematika,dan lain sebagainya.
Baca : Workshop Membuat Media Belajar
Setelah beberapa pekan media pembelajaran yang dibuat oleh guru-guru SDIT Hidayatullah Yogyakarta selesai dibuat, kini saatnya para guru mempresentasikan bagaimana cara kerja dari alat peraga yang telah mereka buat.

"Ke depannya semoga para guru membuat media pembelajaran yang dibutuhkan oleh anak-anak kelas SD." Begitu harapan salah satu guru SDIT Hidayatullah Yogyakarta, Bapak Suyatno setelah selesai memperagakan hasil karya Beliau, yaitu alat peraga matermatika.
Bapak Suyatno dan Bapak Toto Presentasi Media Pembelajaran Matematika

Rep. @emthorif

Outbound for Kids Kelas Bawah SDIT Hidayatullah Yogyakarta



www.sdithidayatullah.net | Kamis (26/10/2017). Bertempat di Shaba Outbound, Karanggeneng Purwobinangun Pakem Sleman, Kegiatan Outbound for Kids Kelas Bawah SDIT Hidayatullah Yogyakarta dilaksanakan.

"Ada sekitar 290 an murid kelas 1, 2, dan 3 yang mengikuti kegiatan ini," ujar Ustadz Sunarno, selaku ketua panitia. "Kegiatan tahun ini di lokasi Shaba Outbound, dikarenakan lokasi yang dekat dengan sekolah sehingga transportasi orangtua/wali murid dalam antar dan jemput menjadi mudah." Lanjut Beliau.

Outbound for Kids Murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta adalah kegiatan tahunan, yang dibagi menjadi 2 gelombang, yaitu untuk kelas bawah dan kelas atas. Adapun untuk lokasi outbound bisa berpindah-pindah, sesuai dengan kebutuhan. Tujuan dari kegiatan ini untuk merefresh murid dan guru setelah beberapa bulan belajar di dalam kelas, sehingga perlu pengkondisian belajar di luar kelas.

Diakhir acara, selepas melaksanakan shalat dhuhur secara berjamaah, trainer outbound dari Shaba menyampaikan pesan-pesan, "Saya bangga kepada kalian semua karena telah berani mencoba. Karena sesuatu yang tidak pernah dicoba maka tidak akan pernah bisa."  Begitu pesan Kakak trainer di hadapan ratusan murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta. 

"Saya atas nama Shaba Outbound juga menyampaikan terimakasih kepada SDIT Hidayatullah Yogyakarta yang telah mempercayakan kepada kami mengelola outbound tahun ini, semoga di tahun-tahun mendatang terus bisa untuk bekerjasama." Lanjut Beliau.

Foto-foto kegiatan bisa lihat di facebook SDIT Hidayatullah Yogyakarta

Laporan @emthorif
Foto Subhan Birori

Latihan Akbar Merapi Archery Club Yogyakarta

 
Juara Kategori Barebow

www.sdithidayatullah.net | Ahad (22/10/2017) Bertempat di halaman gedung lantai 3 SDIT Hidayatullah Yogyakarta, Latihan Akbar kelompok memanah Merapi Archery Club Yogyakarta, yang bermarkas di Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta menyelenggarakan Latihan Akbar.

Diikuti oleh 22 anggota, latihan akbar ini menampilkan 2 kategori perlombaan, yaitu kategori Barebow dan kategori Horsebow.

Dalam sambutannya, Ustadz Drs. Ec. Budhi Gunawan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, harapannya kegiatan semacam ini memberi semangat dan motivasi kepada adik-adik yang masih belajar di sekolah Hidayatullah. Kata Beliau ketika memberi sambutan dan membuka secara resmi kegiatan latihan akbar ini.

Setelah melewati permainan yang cukup sengit, akhirnya kategori barebow juara 1 kategori barebow dimenangkan oleh Suyanto, salah satu anggota yang rumahnya di daerah Minggir Sleman. Juara 2 Bapak Teguh, dan juara ke 3 oleh Bapak ALi Shodiqin. Untuk kategori horsebow juara pertama diraih oleh Bapak Didik, juara kedua Mas Yanto, dan juara ketiga oleh Bapak Ilyas. Ada juga juara harapan yang diraih oleh Bapak Rifki, Mas Supri, dan Bapak Fathur.
Juara Kategori Horsebow
"Alhamdulillah masuk rumah jam menunjukkan pukul 14.10. Tidak terasa perjalanan yg nikmat. Banyak pelajaran yg saya dapatkan dari latihan tadi, menguatkan tali silaturahim, jujur ada anggota yg baru ketemu tadi selama gabung di MAC. Kemenangan adalah bonus yang diberikan untuk kita, intinya bukan hasil akhir, tapi bagaimana kita menikmati sebuah proses ini. Terimakasih para senior.
Allahu Akbar."
Begitu tulis Mas Yanto di grup WA.


Sementara itu, Mas Ilyas selaku ketua pelaksana kegiatan ini menyampaikan, "Mohon maaf kepada teman-teman anggota MAC. Alhamdulillah latihan Akbar anggota MAC kemarin berjalan dengan baik, semoga latihan-latihan berikutnya, anggota  yang kemarin belum bisa bergabung dimudahkan oleh Allah untuk bergabung." Tulisnya di grup WA.

Sebagian Anggota MAC berpose bersama

Lalu apa Komandan Merapi Archery Club, Bapak Teguh Kuwato, yang juga wali murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta pada event ini, "Terima kasih kepada segenap panitia latihan Akbar hari ini. Jazakumullah khairan katsiran. Kalian Luaaar biasaaaa pokoe." Tulis Beliau.

Usai kegiatan, diakhiri dengan makan bersama beralasan daun pisang, inilah moment yang sangat mengesankan bagi para anggota MAC.
Makan bersama beralas daun pisang

Rep. @emthorif
Foto : Dokumentasi MAC

Hiking Ceria Murid Kelas 4, 5, dan 6 SDIT Hidayatullah Yogyakarta



www.sdithidayatullah.net | Sabtu-Ahad (21-22/10/2017) Dimulai dari Lapangan Donokerto Turi Sleman dan diakhiri di Perkemahan Lembah Merapi, Sidorejo, Girikerto, Turi, Sleman, menurut catatan google map, lebih kurang 6,5 sampai dengan 7 kilometer, murid-murid kelas 4, 5, dan 6 SDIT Hidayatullah Yogyakarta berjalan kaki menyusuri jalan aspal.

Cuaca alam yang mendukung membuat anak-anak SD ini berjalan dengan cerianya, lelah dan capai memang, namun sungguh pengamalan hiking ini akan menjadi cerita tersendiri dalam kehidupan mereka.

Baca : Perjalanan Hiking Murid SDIT Hidayatullah Menuju Bumi Perkemahan Lembah Merapi Turi
Dibagi menjadi kelompok-kelompok dan setiap kelompok didampingi oleh guru, hiking kali ini dimulai sekitar pukul 14.00 wib dari Lapangan Donokerto Turi. Langsung diberangkatkan oleh Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta, Ustadz Subhan Birori, S.Ag.

Perjalanan yang cukup melelahkan bagi anak-anak ini berakhir menjelang shalat maghrib di Bumi Perkemahan Lembah Merapi Sidorejo Girikerto Turi Sleman. 

Seluruh murid peserta hiking dan guru pendamping istirahat di pendopo yang disediakan oleh pengelola bumi perkemahan. Dinginnya angin yang menusuk tulang belulang tidak menyurutkan anak-anak untuk tetap mengikuti jalannya kegiatan di malam hari.

Sementara siang harinya diisi oleh kegiatan Pandu Hidayatullah, mulai dari tali temali, membuat tandu, hingga olah fisik.

Ingin melihat Foto dan Video kegiatan hiking ini bisa klik di link di bawah ini :

Foto Hiking > SDIT Hidayatullah Yogyakarta

Video Hiking > KLIK DI SINI

Rep. @emthorif
Foto : Muharja, Grup WA Orangtua/Wali Murid 
Video : Rida Nahdhah

Perjalanan Hiking Murid SDIT Hidayatullah Menuju Bumi Perkemahan Lembah Merapi Turi


Foto Hiking ke Goa Kiskendo, Kulonprogo Tahun 2016

www.sdithidayatullah.net | Jumat (20/10/2017) Murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta yang mengikuti kegiatan pengembangan diri karate dan Pandu Hidayatullah Kelas 4, 5, dan 6 akan mengikuti kegiatan HIKING CERIA dengan rute Lapangan Turi menuju Bumi Perkemahan Lembah Merapi, dengan jarang lebih kurang 6 - 7 km pada Sabtu 21 Oktober 2017.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan hiking kali ini dilaksanakan pada siang hari, kalau tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan malam hari. Hal ini mengingat karena cuaca yang sering hujan. Begitu kata Ustadz Untung Purnomo, S.Pd. selaku ketua panitia hiking ini.

Baca : Hiking dan Susur Goa Murid SDIT Hidayatullah 
"Kegiatan hiking ini bersifat tidak wajib, artinya sekolah tidak mewajibkan murid-muridnya untuk mengikutinya, jadi peserta yang ikut hanya yang boleh diijinkan oleh orangtua/wali murid saja." Kata Ustadz Untung, yang juga pelatih pengembangan diri karate ini.

"InsyaAllah ini adalah kegiatan tahunan, jadi setiap tahun kami selenggarakan. Harapannya kegiatan ini untuk melatih mental dan kemandirian setiap murid." Lanjut Ustadz Untung.
Baca : Catatan Perjalanan Hiking dan Susur Goa Kiskendo SDIT Hidayatullah
Dukungan orangtua/wali murid dalam kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh sekolah agar kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Untuk memantau kegiatan ini, orangtua/wali murid bisa memantau digrup WA yang dibuat oleh sekolah.

Rep. @emthorif

Pandu Festival Day, Santri Hidayatullah Yogyakarta


www.sdithidayatullah.net | Sabtu (14/10/2017) Bertempat di halaman gedung lantai 3 SDIT Hidayatullah Yogyakarta, Pandu Festival Day Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta digelar. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh santri, asatidzah, tamu undangan dan sebagian orangtua/wali santri.

Dalam kegiatan ini juga dilantik Pengurus Gerakan Pandu Hidayatullah Yogyakarta Periode 2017/2018 yang dilakukan oleh Ustadz Muhammad Syakir Syafi'i, selaku mudir Pesantren Hidayatullah Yogyakarta dan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah DIY Jawa Tengah Bagian Selatan, yang meliputi Sragen hingga Cilacap.

Pesantren Hidayatullah Yogyakarta juga memberikan penghargaan kepada Pengurus Gerakan Pandu Hidayatullah Yogyakarta Periode tahun 2016/2017.

Hadir sebagai motivator bagi para santri Ustadz Fatan Fantastic, penulis buku dan juga ketua organisasi sosial Sahabat Rohingya yang memberikan motivasi kepada seluruh santri.

Rep. @emthorif

Sekolah Menengah Integral Hidayatullah Yogyakarta Lahirkan Generasi Pewaris Sanad Tajwid

Peserta Daurah Al-Quran Bersanad

www.sdithidayatullah.net– Setelah satu pekan mengadakan Daurah Al-Qur’an bersanad khusus ilmu tajwid, mulai dari tanggal 3-9 Oktober 2017, SMI Hidayatullah Yogyakarta lahirkan generasi pewaris sanad ilmu tajwid matan tuhfatul athfal.

Karena waktu yang cukup singkat, dauroh kali ini hanya menyelesaikan kitab tuhfatul athfal, dengan beberapa santri berhasil meraih sanadnya.

Dari sekian banyak peserta, ada enam santri yang diberikan karunia oleh Allah berupa sanad ilmu tajwid matan tuhfatul athfal. Walaupun persiapan dauroh yang kurang maksimal dan waktu yang cukup singkat, karena kesungguhan dalam mengikuti dauroh, mereka diberikan hadiah terindah berupa sanad, yang menyambungkan mereka ke pengarang kitabnya.

Tidak mudah untuk mendapatkan sanad ini, karena mereka harus melalui beberapa tahapan dalam ujian. Di antaranya adalah setoran matan/nadhom tuhfatul athfal, ujian penguasaan hafalan dengan cara acak, pemahan materi dauroh (diroyah dan riwayah) dan tilawah al-Qur’an.

Setelah itu semua dilalui, terakhir ada munaqasyah (ujian terbuka di depan seluruh peserta).
Adapun ananda-ananda yang berhasil mendapatkan sanad tajwid matan tuhfatul athfal, mereka adalah empat orang santri Madrasah Aliyah dan dua orang santri Madrasah Tsanawiyah.

Yakni Yusuf Wafi kelas XII, Abdullah Bin Khairul Ba’its kelas X, Ilyas Hibatullah kelas XII, Erief Ibadurrahman kelas X, Ahmad Jamaludien Nurfahmi kelas IX, dan Aufa Bahauddin Zahid kelas IX.

Dalam sambutannya, Rifa’i selaku ustadz pemateri dauroh al-Qur’an dan pemberi sanad tajwid menyampaikan bahwa santri-santri yang mendapatkan sanad merupakan lecutan semangat bagi yang belum dapat dan belum siap ujian.

“Mereka yang dapat sanad itu adalah lecutan bagi kita yang belum dapat. Siapkan saja hafalan dan yang lainnya untuk diujikan di dauroh al-Qur’an berikutnya. Insyaallah ini bukan kesempatan terakhir, nanti kita akan adakan dauroh selanjutnya,” paparnya.
Ia juga berpesan kepada para santri yang mendapatkan sanad untuk tidak sombong dan berhenti belajar.

Antum (kalian) yang sudah mendapatkan sanad tajwid, jangan sekali-kali merasa sombong dan berhenti untuk belajar. Justru antum harus lebih giat lagi belajar, karena amanah sanad ini sangat berat, antum harus mengajarkan ilmu antum kepada yang lain supaya antum lebih menguasinya,” tambahnya.

Memang pengurus sekolah berencana mengadakan dauroh al-Qur’an bersanad jilid 2 pada bulan Januari mendatang, guna menuntaskan target standardisasi bacaan al-Qur’an bersanad. Semoga hal ini bisa terwujud.

Selamat kepada Ananda yang berhasil menjadi pewaris sanad tajwid matan tuhfatul athfal. Semoga ilmunya berkah dan bermanfaat. Aamiin.* Kiriman Jundi Iskandar (Jogja)


Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

3 Kunci Keberkahan bagi Para Penuntut Ilmu

www.sdithidayatullah.net | Senin (09/10/2017) Dalam kesempatan Apel Motivasi Pagi menjelang Ujian Tengah Semester (UTS), Ustadz Muhammad Haris, selaku koordinator Tim Al-Quran SDIT Hidayatullah Yogyakarta menyampaikan sebuah nasehat bagi para guru dan murid di sekolah ini.

Ada 3 kunci keberkahan bagi para pelajar, apa saja itu? Inilah kunci-kunci itu :

Pertama : Menghormari Guru; Karena guru adalah orang yang sangat berjasa kepada setiap murid, maka untuk memperoleh keberkahan para murid harus hormat kepada guru-gurunya. Jika murid tidak hormat kepada guru ini, bisa jadi ia murid yang cerdas namun keberkahan pada dirinya yang cerdas itu tidak pernah ada.

Kedua : Menghormati Buku/Kitab; Buku-buku yang kita miliki sejatinya adalah sumber ilmu, maka hormatilah buku-buku yang kita miliki, jangan memperlakukan buku dengan semena-mena. Jaga dia, rawat dia, beri sampul dia agar tetap bersih jangan sampai lecek. Walau buku kita sering digunakan, sering dibaca tapi harus tetap dalam kondisi bersih dan rapi.

Ketiga : Ikhlas karena Allah Ta'ala; Seorang murid/pelajar harus ikhlas karena Allah Subhanahu Wa'ala dalam belajar. Bukan karena paksaan dari orang tua dan guru-guru kalian, bukan karena aturan-aturan. Jika Ikhlas ini sudah muncul dari dalam diri anak-anak sekalian, maka ia bagaikan tenaga yang mendorong sekuat tenaga kepada anak-anak untuk tetap belajar dan belajar.

Catatan : Tausiyah Ustadz Muhammad Haris, diolah oleh admin.
Foto : Saat Upacara Bendera Senin

Workshop Membuat Media Belajar


www.sdithidayatullah.net | Sabtu (30/09/2017) Para guru SDIT Hidayatullah Yogyakarta melaksanakan worshop pembuatan media belajar. Workshop ini sengaja dibuat oleh bagian SDM guna mencukupi kebutuhan media belajar di SDIT Hidayatullah Yogyakarta.

Berbagai media belajar dibuat mulai dari sandal bakyak, poster, media belajar matematika, dan lain sebagainya.

"Media pembelajaran langsung dipakai," begitu komentar Ustadz Sunarno, selaku guru olahraga saat menggunakan media pembelajaran 'sendal bakyak' buatan para guru.

Pembuatan media belajar ini juga dibantu oleh beberapa murid, misalnya media poster-poster pembelajaran.

Rep. @emthorif