» » » Bidadari Kecil Itu Bernama Izza, Menjadi Karya Terbaik Lomba Menulis DPP Hidayatullah

Bidadari Kecil Itu Bernama Izza, Menjadi Karya Terbaik Lomba Menulis DPP Hidayatullah

Penulis By on Friday, November 23, 2018 | No comments



www.sdithidayatullah.net | Jumat (17 Rabiul Awwal 1440H/23 Nopember 2018) Bertempat di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan Kaltim, kegiatan Silaturahim Para Dai Nasional Hidayatullah digelar.

Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Drs. H. Jusuf Kalla ini, sebelumnya, digelar agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP Hidayatullah yang diikuti oleh segenap ketua DPD Hidayatullah di seluruh Indonesia.

Salah satu agenda menarik di acara Silatnas Hidayatullah Balikpapan Tahun 2018 ini adalah Sarasehan Pendidikan Hidayatullah yang digelar disela-sela kegiatan akbar silatnas.

Banyak problematika pendidikan yang disampaikan saat bincang ringan pendidikan. Mulai dari centralisasi keuangan hingga masalah imunisasi.

Diakhir acara bincang Pendidikan ini ada sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu oleh para praktisi pendidikan di Hidayatullah, yaitu pengumuman peserta lomba menulis dengan tema "Sekolahku Perjuanganku".

Ada 20 orang yang meraih nilai terbaik, ada 90an naskah yang masuk ke panitia. Puluhan juta rupiah disediakan dalam ajang lomba menulis ini.

Peserta terbaik dalam lomba menulis ini jatuh ke tangan Roidatun Nahdhah, salah seorang Guru di SDIT Hidayatullah Yogyakarta.

Mengambil kisah nyata dari salah seorang murid sekolah ini, Bidadari Kecil Itu Bernama Izza, ternyata bisa membuat juri menempatkan karya Ida, panggilan akrab Beliau, menjadi karya terbaik.

"Saya tidak sanggup menyelesaikan baca tulisan ini." Tulis Ustadz Mansur, ketua DPD Hidayatullah Sleman, yang tidak lain adalah ayah dari sesosok bidadari kecil yang dikisahkan dalam tulisan ini.

"Tulisan Sang Juara ini  membuat butir airmataku harus saya usap ketika membacanya." Tulis sesorang dalam sebuah komentar.

"Kok saya nangis ya bacanya Ustadzah,  semoga Ananda mendapat syurga." Tulis Atin, salah seorang Guru SDIT Hidayatullah.


" InsyaAllah karya-karya dari para pemenang akan kami cetak menjadi sebuah buku." Begitu kata Ustadz Amun Rowi, salah satu petinggi pendidikan Hidayatullah.

Lomba menulis ini digelar sebelum acara Silatnas Hidayatullah digelar. Agar para pemenang bisa diumumkan di perhelatan akbar 5 tahunan ini.

Laporan : @emthorif
Foto : Haris
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya