Jambore Wilayah Pandu Hidayatullah Jateng-DIY

www.sdithidayatullah.net | Kamis-Sabtu (25-27 Januari 2018) bertempat di Nglimut, Kendal diselenggarakan kegiatan Jambore Wilayah Pandu Hidayatullah Wilayah Jateng-DIY.

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dan diikuti 604 murid seluruh Sekolah Jaringan Hidayatullah Wilayah Jateng-DIY baik Tingkat SD/MI, MTs/SMP, atau pun SMA/SMK/MA.

Berbagai jenis kompetisi dilombakan dalam Jambore Wilayah ini, mulai dari tahfidz, tahsin, renang, pionering, PBB dan yel-yel,  LCT (lomba cepat tangkas),  memanah, da'i hingga sandi semaphore.

Dari semua kompetisi yang diikuti regional Jogja menjadi juara umum. SD memborong 6 piala, dengan hasil juara 1 tahsin putri, juara 1 tahfidz putri, juara 3 pionering (tandu), juara 1 tahfidz putra, juara 2 tahsin putra dan juara 3 LCT.

Meski lelah selama tiga hari mengikuti kegiatan dan beberapa kali diguyur rintik hujan dalam tenda namun tak menyurutkan semangat mereka. Senyum tetap merekah diwajah mereka.

Hari terakhir di Kendal diisi dengan kegiatan diluar perkemahan, jalan kaki menuju pemandian air panas Nglimut dan ke air terjun.

Pukul 15.00 rombongan Jogja meninggalkan Kendal. Perjalanan kurang lebih 4 jam, kurang lebih pukul 21.00 rombongan sampai di sekolah.

Melihat Foto-foto kegiatan KLIK DI SINI

----- 
Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 

>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  


Laporan @yuliasfita

Menghidupkan Sunah Memanah Bersama Merapi Archery Club

Ustadz Mansur, Ketua DPD Hidayatullah Sleman Memberi Hadiah kepada Pemenang Juara 1

www.sdithidayatullah.net | Ahad (28/01/2018) Bertempat di halaman gedung SDIT Hidayatullah Yogyakarta kegiatan Scoring Day Bersama Merapi Archery Club digelar. Hadir dalam kesempatan itu 79 peserta memanah, mulai dari tingkat pemula, standar barebow untuk kategori anak-anak, serta tingkat dewasa mulai dari standar barebow, dan horsebow juga diikuti oleh kelas ibu-ibu.
Suasana Menghitung Score

Bapak Murjani, selaku ketua Persatuan Panahan Kabupaten Sleman (PERPANI) menyampaikan bahwa, "Hendaknya club-club yang ada di Daerah Sleman ini bergabung dengan PERPANI Sleman, karena bisa jadi atlet-atlet akan lahir dari club-club ini," Kata Beliau dalam sambutannya. "Atlet-atlet ini bisa masuk ke Kejurda, Kejurprop, Kejurnas, bahkan bisa kelas internasional." Kata Bapak Murjani, yang juga menjadi pelatih di Merapi Archery Club.

Dalam sambutannya, Ustadz Syakir Syafii, selaku Mudir Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta ini menyampaikan, "Memanah ini adalah sunnah, maka mari berusaha menegakkan sunah memanah ini." Begitu kata Beliau.
Ustadz Syakir memberikan hadiah kepada salah satu pemenang
Bapak Wahyono, salah peserta yang jauh-jauh datang dari Kota Gresik ini menyampaikan, "Mencari ilmu itu bisa di mana saja dan kapan saja," begitu kata Beliau yang hadir bersama istri ini.
Sebagian anggota MAC berpose bersama usai acara selesai

Acara yang digelar oleh Merapi Archery Club (MAC) ini adalah acara rutin 3 bulanan. MAC adalah club panahan di bawah bimbingan PERPANI Kabupaten Sleman yang bermarkaz di Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta. MAC menerima peserta baru untuk menjadi anggota. 

Anda berminat menghidupkan sunnah memanah ini? Hubungi 087738219070
Laporan Mahmud Thorif

Ikuti Lomba Mewarnai dan Kak Bimo Berkisah di SDIT Hidayatullah

 Yuuuk … ikuti!
🎨 Lomba Mewarnai untuk Murid TK
🎙 Kak Bimo Berkisah

Catat Harinya :
📆 Selasa, 6 Februari 2018
⏰ Pukul 07.00 - 11.00 wib
🏩 Tempat SDIT Hidayatullah Yogyakarta

📝 Manual Acara:
1.    07.00-07.30 Registrasi
2.    08.00-09.00 Lomba Mewarnai
3.    09.00-10.00 Kak Bimo Berkisah
4.    10.00-11.00 Pentas, Doorprize, dan Pengumuman Juara

📝 Catatan :
Khusus Lomba ini kami persembahkan untuk murid TK di Kecamatan : Ngaglik, Sleman, Turi, Pakem, Ngemplak, Cangkringan

Biaya Pendaftaran
🏧 Rp 5.000/murid

Fasilitas :
Kertas Gambar

InsyaAllah Full Doorprize

Harap Membawa Sendiri
🎨 Alat gambar
🥤Air minum dan snack

Hadiah Utama :
🚴‍ Sepeda Cantik

💸 Kesempatan Emas :
Bagi juara lomba mewarnai dan mendaftar di SDIT Hidayatullah pada Tahun Ajaran 2018/2019, maka akan mendapatkan potongan biaya  :
Juara 1 : Rp 1.500.000,-
Juara 2 : Rp 1.000.000,-
Juara 3 : Rp 500.000,-
(Potongan biaya tidak dapat diuangkan)

📝 Pendaftaran di :
SDIT Hidayatullah, Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 14,5 Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman

📱 Pendaftaran Via WA, Silahkan Ketik :
Nama Anak :
Asal Sekolah :
Umur :

Kirim ke Kontak Person :
📞 Lukman : 083867166567

#Admin

Tryout Ujian Nasional Kelas 6 SDIT Hidayatullah Yogyakarta



www.sdithidayatullah.net | Senin (22/01/2018) Sebanyak 60 murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta mengikuti Tryout Ujian Nasional Tingkat Sekolah Dasar. Latihan Ujian Nasional ini dibagi menjadi beberapa tingkat, mulai dari latihan tingkat sekolah, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, tingkat propinsi, dan terakhir tingkat nasional yaitu Ujian Nasional itu sendiri.

Ada empat mata pelajaran yang ditryout-kan, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, dan Pendidikan Agama. 

Dalam sebuah rapat koordinasi, Ustadz Subhan Birori, S.Ag. selaku Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta menyampaikan, bahwa selama latihan ujian, murid kelas 6 SDIT Hidayatullah pulang  pukul 13.00 wib namun pelajaran tambahan jam ke 0 tetap dilaksanakan. Jam ke 0 ini dimulai pukul 06.00 s.d. 07.00 wib sebelum jam reguler dilaksanakan.

Latihan Ujian ini bertujuan untuk melatih murid dalam mengerjakan soal-soal Ujian Nasional yang insyaAllah akan dilaksanakan di bulan Mei 2018.

----- 
Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 

>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI 


Laporan & Foto : Mahmud Thorif

Guru Al-Qur'an Magang di SDIT Hidayatullah



www.sdithidayatullah.net|Rabu (17/01/2018) Hari ini adalah hari pertama para guru Al-Qur'an magang di SDIT Hidayatullah.

Selama empat hari kedepan mereka akan melihat dan mengamati pembelajaran Al-Qur'an metode Ummi dan kemudian mempraktekkan langsung. Ada 8 orang yang magang, 4 diantaranya adalah guru TK Yaa Bunayya yang masih satu yayasan dengan SDIT Hidayatullah. Sisanya berasal dari luar,  salah satunya ada bu Nana, panggilan dari bu Mariana, istri ustadz Mohammad Fauzil Adhim.

"Bersyukur sekali bisa magang di sini, magang ini sebagai syarat untuk sertifikasi,  di sini mendapat penerimaan yang baik dari guru dan pengarahan dari  koordinator Al-Qur'an juga baik. Magang ini bisa melihat bagaimana pembelajaran Ummi sesuai yang distandarkan oleh Ummi pusat dan bisa melihat secara langsung, semoga besok saat praktek langsung bisa melaksanakan seperti yg dilihat"

Kata beliau saat diwawancarai bagaimana kesan pertama magang di SDIT Hidayatullah.

"Awal tahsin jilid 1 sampai ghorib tidak ada setahun, kemudian tashih, alhamdulillah lulus, bulan Desember pelatihan sertifikasi selama 3 hari, tanggal 22-24 Desember 2017. Selama magang nanti ada 10 kali tatap muka, 5 kali mengamati,  4 kali mengajar, 1 kali evaluasi dan itu selama 4 hari." lanjut beliau.

Semangat untuk para guru Al-Qur'an magang, semoga Allah mudahkan, Barakallah fikum

Laporan @yuliasfita

Bertakwalah Dimana Saja, dan Teruslah Berbuat Kebaikan..!



www.sdithidayatullah.net || (Senin/15/1/2018). Segala puji bagi Allah Sang Penggenggam segala sesuatu, pagi ini Upacara Bendera di SDIT Hidayatullah berlangsung dengan lancar dan khidmat, dinaungi bias redup cahaya matahari yang tertahan oleh awan, syahdu.

Bertugas sebagai Pembina Upacara pagi ini, Ustadz Arief Firmansyah dalam tausiyahnya menyampaikan sebuah hadits dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallaahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,

اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ..*

"Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik."


Lebih lanjut Ustadz Arief menjelaskan kandungan hadist di atas kepada seluruh Peserta Upacara;

1. Takwa kepada Allah merupakan kewajiban setiap muslim dan ia merupakan syarat diterimanya amal shaleh.
2. Marilah bersegera melakukan ketaatan setelah kita melakukan keburukan, iringi segera dengan perbuatan baik, karena kebaikan akan dapat menghapus keburukan.
3. Bersungguh-sungguh menghias diri dengan akhlak mulia.
4. Menjaga pergaulan yang baik merupakan kunci kesuksesan, kebahagiaan dan ketenangan di dunia dan akhirat. Hal tersebut dapat menghilangkan dampak negatif pergaulan.


Ustadz Arief juga mengiringi penjelasannya dengan beberapa kisah salafus shalih terkait ketakwaan mereka kepada Allah, juga kebaikan akhlak mereka. Anak didik terlihat antusias dan semangat menyimak kisah-kisah tersebut, sebab disampaikan dengan bahasa yang lugas dan komunikatif.
Semoga kita semua bisa mengambil ilmu dan ibrah dari apa yang sudah disampaikan oleh Ustadz Arief. Allaahumma aamiin.

*Penjelasan hadits: Diriwayatkan oleh Imam Ahmad/21354, Imam At-Tirmidzi/1987, dan Ia berkata: ‘Hadits ini Hasan Shahih’.

Laporan & Foto: Ida Nahdhah

Kajian Parenting: "Peran Orangtua Dalam Mendukung Program Sekolah Untuk Meningkatkan Prestasi Anak"


www.sdithidayatullah.net | Sabtu (14/01/2018) SDIT Hidayatullah Yogyakarta kembali mengadakan kajian parenting : "Peran Orangtua Dalam Mendukung Program Sekolah Untuk Meningkatkan Prestasi Anak" bersama Ustadz Fatan Fantastik sebagai pembicara dan diikuti ratusan wali murid.

Dalam sambutannya Ustadz Subhan Birori, menyampaikan bahwa jika forsitu tenang-tenang saja maka tidak bisa selamanya seperti itu, harus ada komunikasi atau halaqah seperti yang dulu pernah disampaikan

Beliau menyampaikan bahwa kedepan untuk kelas 6 ujian akan kembali seperti dulu, sistem UASBN. Ustadz Subhan juga menekankan kepada para orangtua agar anak-anak terus dimotivasi agar tetap semangat untuk belajar

"Tidak cukup hanya dengan dimotivasi tapi juga diniatkan dan memberikan teladan". Kata beliau

Beliau juga menekankan kepada para wali untuk tetap waspada mengawasi anak-anak.

"Jangan memberikan keleluasaan kepada anak untuk memegang HP". Lanjut beliau

Rangkaian acara selanjutnya adalah materi yang akan disampaikan oleh ustadz Fatan Fantastik.

"Mendidik itu sangat penting, dan itu bukan hanya tugas guru, tapi juga orangtua. Dialog bapak kepada anak di dalam Al-Qur'an lebih bnyak, ini menunjukkan bahwa ayah memiliki peranan yg sangat penting". Kata beliau mengawali materi.

Beliau juga menyampaikan konsep Nabi dalam mendidik anak, diantaranya:
1. Tanggung jawab mendidik
2. Meluruskan tujuan menikah
3. Memberikan nafkah halal
4. Kesalehan orangtua
5. Mendoakan anak
6. Konsep fitrah bahwa anak itu sejatinya semua baik

Beliau juga menjelaskan konsep yang selama ini kita kenal bahwa anak muda adalah masa badai dan stress, sehingga ketika anak muda mengalami kegalauan biarkan saja adalah tidak tepat.

"Abg (anak baru gendeng), Alay (anak layang -layang)". Kelakar beliau.

Beliau menyampaikan bahwa ketika orangtua dan guru fokus pada kekurangan anak maka hanya akan mengurusi kekurangan anak. Ada hal yang lebih efektif daripada sibuk mengurusi kekurangan dan kenakalan anak, yaitu proaktif memenuhi kebutuhan anak. Bukan hanya untuk berprestasi pendek yaitu lulus SD, SMP atau pun SMA, tapi lebih daripada itu anak memiliki kualitas yang menjadikannya berbeda dan unggul, kita tidak bisa menghindari perkembangan zaman, tapi yang lebih penting adalah kita menyiapkan anak-anak kita untuk menghadap zamannya, bahkan mempengaruhi zamannya untuk kejayaan Islam.

"Kalau usia SD saran saya tidak, usia SMP saya memilih tidak, usia SMA, di pondok kami usia SMA juga tidak diberi HP, lalu kapan memberikannya? Saat lulus SMA namun dengan syarat". Jelas beliau saat pembahasan tentang teknologi yang semakin maju.


Beliau juga menekankan ketika anak diberikan HP orangtua harus bijak mengawasi dalam menggunakan. Dan menyampaikan sebuah penelitian bahwa jika orangtua, guru dan sekolah bekerja sama untuk melakukan tindakan proaktif maka akan melahirkan anak yang baik.

Selanjutnya beliau membahas lebih lanjut tentang pendekatan proaktif.
"Nurturing Relationship, ada yang tau artinya?" Tanya beliau, yaitu "ngemong", fokus memberikan pengasuhan dan perhatian kepada anak.

Anak harus memiliki satu figur lekat, saat merasa tidak aman dia mendekat kepada figur lekat ini. Jangan membanding-bandingkan anak dengan saudara kandungnya yang lain atau dengan anak tetangga. Karna ketika kita fokus kepada anak, kita akan menemukan kelebihan pada anak.

Figur lekat sangat besar pengaruhnya, ciuman, pelukan dan belaian kepada anak dari seorang ibu juga memiliki pengaruh yang besar. Sebuah penelitian mengatakan ketika anak sering mendapat ciuman dari ibunya maka ia:
1. Cenderung konsen belajar
2. Cenderung tenang
3. Cenderung prestasinya naik

Rasulullah juga suka mencium anak dan memperhatikan hak anak, dan terkadang orangtua melupakan hak anak. Apa itu hak anak? Yaitu janji kita kepada anak.

"Kapan waktu yang tepat memberikan pengokohan kepada anak bapak-ibu sekalian?" Tanya beliau.

Menurut Rasulullah ada beberapa waktu yang tepat untuk memberikan pengokohan kepada anak.
1. Saat sela-sela makan
2. Saat perjalanan
3. Saat sakit

Beliau kembali menegaskan tentang figur lekat, bahwa jika figur lekat tidak didapat dari orangtua atau keluarga, maka didapat dari sekolah. Dan yang seharusnya pertama menjadi figur lekat adalah ibunya, kemudian yang kedua ayahnya.

"Anak suatu saat akan menjadi almamater SDIT, tapi tidak akan pernah menjadi almamater anak kita, maka jangan pernah lepas komunikasi dengan sekolah". Pesan beliau.

Beliau menambahkan bahwa ada tiga pilar penting dalam pendidikan :
1. Rumah
2. Masjid
3. Sekolah

Setelah acara kajian parenting selesai, para wali murid langsung pulang karna tidak ada agenda pertemuan dengan wali kelas seperti biasanya.


Laporan @yuliasfita

Pelatihan Singkat "Teknik Menulis, Jurnalistik, Desain dan Fotografi"


www.sdithidayatullah.net| Selasa-Kamis (2-4 Januari 2018)  diadakan pelatihan singkat bagi para guru di SDIT Hidayatullah.

Pelatihan singkat ini dilaksanakan pada waktu setelah MOS (Masa Orientasi Siswa) diadakan, yakni pukul 13.00-14.00. Bertempat di ruang Al-Qur'an acara ini dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan wawasan tentang dunia jurnalistik dan teknik fotografi.

Hari pertama, materi tentang manajemen media dan teknik jurnalistik yang diisi oleh ustadz Mahmud Thorif, salah satu pegawai SDIT Hidayatullah.

Beliau menyampaikan ada beberapa aspek penting dalam pembuatan suatu majalah, diantaranya: penanggung jawab, tema, tersedianya artikel, deadline, desain, distribusi (ke pelanggan), dan keuangan.

"Dan yang paling penting adalah bagian keuangan, karna ini yang menentukan jalan atau tidaknya program". Kata beliau dengan sedikit tersenyum.

Bagian keuangan memang memegang peranan penting, sehingga harus benar-benar dipikirkan dengan matang.

Beliau juga berpesan kalau ingin bisa lancar menulis ya harus banyak membaca, mencoba menulis di media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter atau pun blog pribadi.

"Coba juga mengirim ke media massa". Saran beliau.

Hari kedua, seharusnya di isi oleh ibu Riyanti,  tentang teknik menulis menggugah dan menyentuh hati. Namun sayang beliau belum bisa hadir.

Hari ketiga, materi tentang teknik desain dan fotografi. Diisi oleh bapak Budi Yuwono M,Sn. Banyak ilmu baru yang beliau sampaikan, hingga tak terasa sudah dua jam berlalu.

Beliau menyampaikan dasar-dasar layout majalah, elemen teks dan elemen visul.

"Dalam fotografi ada dua, yaitu lanscape dan portrait. Kalau ingin mengambil gambar demo maka lebih tepat menggunakan portrait, kalau bencana atau kemiskinan maka lanscape lebih pas". Kata beliau menjelaskan tentang teknik fotografi

Laporan dan Foto @yuliasfita

Tips Hidup Sehat ala Rasulullah


www.sdithidayatullah.net | (Jum'at, 12/01/2018) Ratusan siswi SDIT Hidayatullah melaksanakan shalat Dhuha berjamaah di Masjid Markazul Islam Yayasan As Sakinah, Pondok Pesantren Hidayatullah, pagi tadi.

Sebelum shalat Dhuha dilaksanakan, terlebih dahulu diawali dengan Murojaah atau mengulang hafalan Surat Ad-Dhuha, Asy-Syams dan Al Kahfi 1-10 yang dipandu oleh Ustadzah Ida. Para siswi terlihat tenang dan khusyuk selama sesi muraja'ah berlangsung.
Setelah shalat, berzikir dan berdoa, kegiatan selanjutnya adalah Tausiyah yang disampaikan oleh Ustadzah Ima, selaku Guru Kelas 3C.

"Anak-anakku, siapa yang mau tahu tips hidup sehat ala Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam..?" Tanya Ustadzah Ima mengawali tausiyah singkatnya. Para siswi antusias mengacungkan jari telunjuknya.

Ustadzah Ima menyampaikan bahwasanya ada beberapa Tips Hidup Sehat ala Rasulullah, diantaranya:

1. Selalu bangun di awal subuh.
2. Senantiasa menjaga kebersihan, diantaranya menjaga kebersihan pakaian dan badan.
3. Tidak makan dan tidur yang berlebihan.
4. Gemar berjalan kaki.
5. Tidak suka marah.
6. Optimis dan tidak putus asa. Kalau gagal, jangan cepat menyerah.
7. Tidak iri hati.
8. Pemaaf.


Lebih lanjut Ustadzah Ima menekankan pentingnya menjaga kesehatan bagi seorang Muslim dan Muslimah, karena kita butuh tubuh yang sehat dan kuat untuk senantiasa beribadah kepada Allah dan berbuat kebaikan kepada sesama manusia.

Sesi penutup diramaikan oleh pengumuman pemenang lomba membuat poster dan menggambar yang diadakan pada hari terakhir MOS, kamis pekan lalu. Baarakallaahu fiikum, selamat kepada para pemenang. Bagi yang belum masuk namanya, teruslah berkarya dan pantang surut semangat; kalian terbaik!

Laporan & Foto: Ida Nahdhah

Pelatihan Menghafal Al-Qur'an Metode Al-Qasimi di Pesantren Hidayatullah Yogyakarta



www.sdithidayatullah.net | Selasa (09/01/2018) Bertempat di Masjid Markazul Islam Hidayatullah Yogyakarta, Pelatihan Metode Menghafal Al-Qur'an Metode Al-Qasimi ini diselenggarakan. Ratusan Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta hadir pada kesempatan ini.

"Tujuan dari acara ini adalah agar para santri bisa memperbaiki metode dalam menghafal Al-Quran." Begitu kata Ustadz Nurrahman, Al-Hafidz, S.Pd.I. Ketua Penyelenggara Kegiatan dalam sebuah wawancara kami. 

"Harapan kami, para santri bisa menghafal dengan efektif dan efesien dalam hal waktu dan metode ketika menghafal." Kata Ustadz M. Syakir Syafi'i, selaku Mudir Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta dalam sambutannya.

Hadir sebagai pembicara adalah penemu dari metode ini sendiri, yaitu Ustadz Al-Qosimi. Metode Menghafal Al-Quran Al-Qosimi ini berpusat di Sukoharjo, Jawa Tengah. Acara ini juga dihadiri oleh Guru TKIT Yaa Bunayya dan SDIT Hidayatullah Yogyakarta. Karena salah satu mimpi Yayasan As-Sakinah Yogyakarta mulai dari jenjang TK, SD, MTs, dan MA ada Kelas Tahfidz.

----- 
Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 

>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI 

Laporan dan Foto : Mahmud Thorif

Sehari Bersama Al-Qur'an


www.sdithidayatullah.net | Kamis (04/01/2018) Sehari bersama Al-Qur'an menjadi penutup kegiatan MOS SDIT Hidayatullah Sleman.

Pada kesempatan kali ini, kegiatan terakhir MOS diisi dengan dua kegiatan yang mengasyikan, yaitu membuat poster bertemakan Islam dan motivasi Al-Qur'an.

Semua kelas dibagi menjadi beberapa kelompok dalam pembuatan poster. Tema yang bisa dipilih oleh anak-anak antara lain: Pemuda Ashabul Kahfi, saling menyayangi saudara seiman, keindahan syurga, save Palestine, hormat kepada orangtua, dan menjadi muslim yang cinta kebersihan.

Selesai membuat poster anak-anak shalat dhuha di kelas masing-masing kemudian menuju masjd untuk motivasi Al-Qur'an.

"Selama liburan harus diniatkan karna Allah semata" begitu ustadz Haris, selaku koordinator Al-Qur'an dan juga sebagai pengisi motivasi mengawali acara.

Banyak pesan yang disampaikan dan video motivasi yang diputarkan. Selain memotivasi, ustadz Haris juga mengajak anak-anak untuk merefleksi materi yang sudah didapat selama mengikuti MOS.

"Hari pertama, kita belajar tentang adab, kalau kita lewat di depan orang yang lebih tua kita harus menjaga sopan santun, begitu pun ketika bertemu ustadz atau ustadzah, kemudian kemarin hari kedua kita sudah belajar PBB (Peraturan Baris-Berbaris), baris-berbaris untuk menjadi disiplin, anak yang shalih dan shalihah harus disiplin." kata beliau
Baca : Ilmu Itu di Hati, Bukan di Kertas 

Video motivasi terakhir adalah tentang kerjasama. Kerjasama yang membuat sesuatu terlihat tidak mungkin menjadi mungkin.

"Kita boleh berusaha, berkreasi dalam hal yang positif, tapi kita tidak boleh sombong, nanti rusak niat kita." pesan beliau diakhir acara.

Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :  
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070  
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI

Laporan & Foto : @yuliasfita

Ustadz Zainal Arifin : "Ilmu itu di hati, bukan di kertas"


www.sdithidayatullah.net |  Kamis (04/01/2018) Dalam orasi motivasinya, Ustadz Zainal Arifin, S.Pd,I. mengajak kepada seluruh guru dan murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta untuk selalu bersyukur. 

"Allah memberikan kita pendengaran, penglihatan, dan hati, tetapi sedikit sekali kita bersyukur." Begitu Ustadz Zainal, selaku guru kelas 6A ini mengutip sebuah ayat memberi peringatan kepada seluruh peserta apel motivasi.

Beliau juga menekankan kepada guru dan murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta tentang pentingnya ilmu, "Ilmu itu tempatnya di hati, bukan di kertas. Kalau ilmu sudah di hati, buku hilang tidak bermasalah." Kata Beliau.
Baca : MOS (Masa Orientasi Siswa) Hari Kedua

Dalam orasinya, Beliau menyampaikan bahwa, "Kemarin anak-anak sekalian telah melambungkan cita-cita bersama balon yang terbang ke langit." Kata Beliau. "Ada yang begitu cepat terbangnya ke langit, ada yang lambat, bahkan ada yang tidak terbang." Lanjut Beliau. "Itu sebagai gambaran bahwa cita-cita bisa tercapai atau tidak tergantung dari kemauan diri kita mengupayakannya." Kata Beliau.

Video Murid-murid SDIT Hidayatullah menerbangkan Cita-cita dengan Balon.



Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :  
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070  
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI

Laporan dan Foto : Mahmud Thorif

MOS (Masa Orientasi Siswa) Hari Kedua



www.sdithidayatullah.net | Rabu (03/01/18) adalah hari kedua Masa Orientasi Siswa (MOS) bagi murid SDIT Hidayatullah.

Hari ini banyak kegiatan yang dilakukan di luar ruangan, yaitu PBB (Peraturan Baris-Berbaris) bersama Koramil kecamatan Ngaglik dan menuliskan cita-cita. Untuk PBB Ada 4 orang TNI yang membersamai saat kegiatan.  Anak-anak terlihat sangat antusias ketika mendengarkan apa yang disampaikan dan diajarkan oleh para TNI.

"Salah satu pembentukan karakter bisa dilakukan dengan cara PBB" kata salah satu TNI.

Setelah itu para TNI memberikan contoh bagaimana cara baris-berbaris yang benar. Anak-anak mendengarkan sambil duduk dan beberapa anak maju sebagai contoh.

Kemudian, kegiatan yang kedua adalah menuliskan cita-cita. Anak-anak diminta menuliskan cita-cita mereka didua lembar kertas yang berbeda, satu dikertas kecil yang nanti akan diterbangkan bersama balon dan dilepas bersama-sama, dan dikertas besar  yang nanti akan ditempel di kelas.

Semangat sekali mereka menuliskan cita-cita masing-masing.

"Ya Allah kabulkanlah cita-cita ku dimasa depan" kalimat terakhir sebelum balon dilepaskan yang disampaikan ustadz Rifki selaku pemandu acara.

Dan terbanglah balon cita-cita para murid SDIT Hidayatullah.

Semoga Allah mengabulkan cita-cita kalian, nak.

Lihat video balon di sini

Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0 
>> Formulir : UNDUH DI SINI

>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  

Laporan & Foto : @yuliasfita

Hari Pertama Masuk Sekolah Semester Genap SDIT Hidayatullah Yogyakarta

www.sdithidayatullah.net | Selasa (02/01/2018) Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah bagi murid-murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta di Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018. Terlihat murid-murid berbaris rapi di halaman gedung sekolah ini.

"Barang siapa yang meniti jalan untuk mencari ilmu, maka Allah Ta'ala memudahkan jalan baginya menuju syurga." Begitu motivasi Ustadz Subhan Birori, selaku Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah Yogyakarta kepada seluruh murid.

Ustadz Subhan Birori, juga menekankan seluruh murid untuk disiplin dalam hal ibadah, belajar, dan kegiatan lainnya. Karena disiplin adalah salah ciri orang yang beriman dan bersungguh-sungguh.


Setelah kegiatan Apel Motivasi, seluruh murid dan guru saling berjabat tangan satu sama lain, murid putra dengan guru dan murid putra lainnya dan murid putri dengan guru dan murid putri lainnya.

Di awal tahun pelajaran ini, Murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta akan melaksanakan kegiatan Orientasi Murid selama 3 hari, yaitu Selasa-Kamis, (2-4 Januari 2018). Selama kegiatan Orientasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta dari pukul 07.00 - 13.00 wib. 

Banyak materi yang akan disampaikan pada kegiatan Orientasi Murid semester genap ini, mulai dari kebersihan kelas, membuat cerita selama liburan, mengecek perlengkapan seragam setiap murid, penyampaikan kembali SOP sekolah, struktur kelas, dan penyampaikan karakter-karakter lainnya.

Baca : Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah Tahun 2018/2019
Setelah kegiatan orientasi murid, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan kembali normal, yaitu masuk pukul 07.15 s.d. 14.30 wib pada mulai Jumat, 5 Januari 2018. Khusus hari Senin dan Jumat kegiatan dimulai pukul 07.00 wib

Laporan dan Foto : @emthorif