SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1439 H

🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Keluarga besar SDIT Hidayatullah Yogyakarta mengucapkan

TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM

Semoga Allah berkenan menerima segala amal ibadah kita selama sebulan penuh berpuasa dan beramal shalih. Dan semoga kita semua dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya dalam keadaan sehat wal afiat. Allaahumma Aamiin.

Yaumul 'Id Al mubarak
Jum'at, 1 Syawwal 1439 H.

www.sdithidayatullah.net

🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌🕌

Temu Kangen, Kuatkan Ukhuwah | Bukber dan Reuni Alumni Putri SDIT Hidayatullah






www.sdithidayatullah.net | (Sabtu, 9/6/2018) Sekolah bekerjasama dengan Annisa Hidayatullah telah sukses mengadakan acara Bukber dan Reuni Alumni Putri SDIT Hidayatullah yang bertempat di lantai 3 Gedung SDIT, kemarin sore. Bertemakan "Temu Kangen, Kuatkan Ukhuwah" kegiatan bukber ini diikuti oleh Alumni dari berbagai lulusan. Mulai dari tahun 2004 sampai lulusan tahun ini, 2018.

Rangkaian acara bukber dimulai dengan penampilan murajaah dan tilawah al Qur'an oleh adik-adik kelas (terdiri dari 6 orang; dari kelas 6 Qonita dan Farahah, sedangkan dari kelas 5 Najma, Nisa, Khadijah, Gendhis, Hasna dan Hanifah). Setelah itu dilanjutkan pemutaran video pendek album kenangan para alumni selama bersekolah di SDIT Hidayatullah. Pada sesi penayangan ini, banyak dari alumni yang tertawa dan merasa lucu melihat foto-foto zaman SD mereka.

Dalam kesempatan kali ini juga Ustadzah Aini Shofia Kartika menyampaikan sebuah materi tentang pentingnya menjaga ikatan ukhuwah antara sesama muslim. Setelah itu dilanjutkan pengenalan singkat tentang organisasi Annisa yang berada dibawah Muslimah Hidayatullah (Mushida). Penyampaian materi diakhiri dengan pengukuhan pengurus Annisa dari kalangan Alumni SDIT untuk periode pertama. Terpilihlah Khajidah, alumni 2007 sebagai ketua.

Sembari menanti waktu berbuka, para alumni dan para guru dan segenap panitia saling beramah tamah, kembali mengakrabkan diri setelah tak bertemu sekian lama. Alhamdulillah, suasana terasa sangat meriah dan hangat. Sebelum kembali ke kediaman masing-masing, tak lupa shalat berjamaah maghrib terlebih dahulu di sekolah.






Yuuuk.. Ikutan Bukber Alumni Putri SDIT Hidayatullah

www.sdithidayatullah.com | Teman-teman, hari Sabtu tanggal 9 Juni besok ada acara reuni dan bukber Alumni di SDIT Hidayatullah lho.. Sudah daftar, belum? Kalau belum, yukk.. buruan, malam ini masih ditunggu. Acara ini khusus untuk alumni putri ya.. ;)

Informasi selengkapnya, check it out;

Bismillaahirrohmaanirrohiim

๐Ÿ’ UNDANGAN BUKBER SELURUH ALUMNI PUTRI SDIT HIDAYATULLAH YOGYAKARTA ๐Ÿ’

Hari/Tanggal: Sabtu, 9 Juni 2018
Te,mpat: Gedung SDIT Hidayatullah, lantai 3
⏰ 16.00-selesai

"Temu kangen, kuatkan ukhuwwah"

๐Ÿ“ฅ Infaq kegiatan: 10 ribu rupiah.

Hadir yuuk..
Kapan lagi bisa ngumpul bareng kan yaa kalau bukan sekarang? ๐Ÿ˜‰

Ket: Konfirmasi kehadiran ditunggu paling lambat Hari Jum'at pagi, tanggal 8 Juni 2018.

Dengan format: Nama - Lulusan tahun berapa - InsyaAllah hadir.

Contoh: Rida - Alumni 2007 - InsyaAllah hadir.

Dikirim ke 082123155233 (via sms/japri)

Let's join us, sistaaa.. ๐Ÿ˜‰

BUKBER DAN REUNI ALUMNI PUTRI SDIT HIDAYATULLAH YOGYAKARTA


Pengumuman Guru dan Pegawai SDIT Hidayatullah yang Diterima


PENGUMUMAN

Berdasarkan ujian seleksi guru dan pegawai SDIT Hidayatullah Tahun 2018 yang telah dilaksanakan pada Senin, 4 Juni 2018, maka panitia memutuskan nama-nama di bawah ini: 

1. Annisa Ramadhani Putri, S.Pd.

2. Ovy Kartika Kusuma Putri,  A.Md.
3. Kurniatiningsih
4. Wasi'al Khusnim, S.Pd.
5. Prihatiningsih, S.S.i
6. Charistin Aulin Nur Faridansari
7. Nur Alfi Laeli
8. Andi Musthafa Husain,  S.Pd.
9. Ulfah Hasanah, S.Pd.
10. Agus Budi Setiawan



Dinyatakan DITERIMA sebagai Guru dan Pegawai SDIT Hidayatullah. Kepada nama-nama yang diterima dimohon kehadirannya pada :

Hari/Tanggal : Sabtu, 9 Juni 2018
Waktu              : Pukul 08.00 wib
Tempat            : SDIT Hidayatullah Yogyakarta 

Agenda : 
1. Penandatanganan Rekomitmen Guru dan Pegawai Baru.
2. Penyerahan berkas yang diperlukan (jaminan kontrak).
3. Penjelasan dan Pembagian Tugas Guru dan Pegawai Baru.

Demikian, terimakasih atas segala perhatian.

TTD


Ketua Panitia

Kontak Person : Thorif 087738219070

KARENA KITA IBU YANG HEBAT..!


www.sdithidayatullah.netSuatu hal yang paling penting dalam proses pembangunan umat manusia adalah pendidikan, oleh karenanya dunia pendidikan tidak akan pernah kering dari permasalahan-permasalahan seputar pendidikan. Salah satu permasalahan itu adalah mendidik anak, dimana anak merupakan generasi penerus pertumbuhan dan perkembangan umat manusia, sehingga tujuan manusia menjadi seorang khalifah di bumi tercapai.

Lingkungan keluarga sebagai tempat anak belajar berbicara dan berbuat baik pada orang lain, tempat anak belajar bersabar dan saling menghargari, mengharuskan orang tua untuk menciptakan iklim pendidikan yang kondusif bagi perkembangan kognitif, afektif, maupun psikomotor anak-anaknya. Orang tua sebagai pendidik utama dan pertama dituntut membina dan mengembangkan aspek akhlak, aspek akal, aspek sosial, aspek jasmani maupun aspek psikis anak dengan tujuan tercapainya kesempurnaan selaku hamba Allah dan segenap dimensinya, baik vertikal pada Rabbnya maupun horizontal yaitu sebagai makhluk sosial yang senantiasa berinteraksi dengan manusia lainnya, yang kesemuanya teraktualisasikan dengan landasan al-Qur'an dan as-Sunnah.

BAGAIMANA SEORANG IBU MEMENEJ KELUARGA?

Irawati Istadi, seorang penulis aktif yang telah menghasilkan sekitar 17 buku yang berkaitan dengan dunia parenting, seperti Dwilogi Mendidik Anak dengan Cinta, Bunda Manager Keluarga, Istimewakan Setiap Anak, Ayo Marah, dan masih banyak lagi,- dalam sebuah kesempatan menegaskan pentingnya manajemen keluarga baik bagi seorang ibu yang bekerja di luar rumah maupun yang tidak bekerja di luar rumah. Ia pun berbagi pengalamannya bagaimana menyusun kerangka manajemen keluarga yang baik.

“Materi manajemen keluarga ini mulai saya pelajari saat saya punya anak ke-3. Semula prakteknya memang sulit, banyak mindset berpikir yang harus diluruskan dan banyak pembiasaan yang harus diubah. Namun alhamdulillah, manfaatnya sangat terasa membantu pengelolaan keluarga lebih rapi dn profesional, hingga memiliki 6 anak, alhamdulillah saya bisa jadi lebih produktif daripada sebelum-sebelumnya.”

Lebih lanjut Irawati menambahkan, “Saya belajar lebih profesional mengatur keluarga dengan menetapkan tujuan, target, dan rencana-rencana jangka panjang, menengah dan pendek. Untuk lebih mudah merapikan manajemennya, saya bagi seluruh urusan rumah tangga bunda yang biasanya overload ke dalam 8 departemen. Hal ini agar lebih mudah kita merencanakan kegiatannya, tahapan-tahapannya, anggaran, juga kontrol dan evaluasinya.”

Adapun 8 departemen yang harus diduduki oleh seorang ibu sekaligus istri adalah sebagai berikut:

1.  Dept. Personalia
Adalah tugas kita untuk memahami, mengenal dan akhirnya meletakkan masing-masing personal anggota keluarga di posisi masing-masing sesuai karakternya. Mengenal dan memahami serta menyesuaikn diri dengan sifat-sifat dan karakter suami saja, kadang butuh waktu bertahun-tahun. Apalagi mengenal masing-masing anak sesuai pertumbuhn usianya, belum lagi kakek nenek yang tinggal bersama, plus tante, paman atau ART kalau ada.

Jika kita menguasai personalia dengan baik, keluarga terhindar dari konflik dan jadi lebih kompak.

2.  Dept. Pendidikan.
Inilah tugas bunda untuk mengenal talenta anak sedini mungkin, lalu membuat road map ke depan berikut tahapan-tahapannya sesuai minat anak tersebut, sehingga kesuksesannya kelak sudah bisa dirancang sedini mungkin.

3.  Dept. Spiritual
Yaitu tugas bunda untuk menciptakan rumah sebagai basis pendidikan SQ terbaik bagi anak, melalui keteladanan, pembiasaan ibadah dan akhlaqul karimah, dan penanaman nilai-nilai aqidah dalam hidup keseharian.

4.  Dept Keuangan

Adalah keterampilan bunda mengelola keuangan dengan qanaah sehingga bisa mencukupkan kebutuhan dengan apa yang diterima dari suami. Selain itu, jika dibutuhkan pun memiliki keterampilan entrepreneurship yang bisa membantu ekonomi keluarga.

5.  Dept. SDM
Yaitu tugas bunda untuk mengembangkan potensi masing-masing anggota keluarga sebagai aktualisasi diri, khususnya SDM bunda sendiri yang sering terkalahkan oleh kewajibn-kewajiban yang overload. Menyediakn me time setiap hari adalah solusi bagus untuk masalah ini.

6.  Dept. Property
Adalah pengaturan sarana dan prasarana dalam rumah pun perlu dibuatkan rencana manajemen perawatan, perbaikan juga pembelian, supaya rapi. Kalau tidak, kadang perkara engsel pintu rusak saja sampai berbulan-bulan tak kunjung beres gara-gara kelupaan.

7.  Dept. Urusan Domestik
Urusan masak, beberes, cuci gosok masuk di sini. Ini tugas berat yang monoton dan menghabiskn banyak waktu bunda. Agar tidak stress menjalaninya, bunda perlu kreatifitas dan butuh ilmu untuk mengefektifkan pekerjaan sehingga pekerjaan ini bisa hemat waktu dan tenaga, supaya bisa disimpan tenaga bunda untuk dept. lain yg lebih penting.

8.  Dept. Humas
Yaitu peran dan keaktifan yang bunda mainkan di luar rumah, akan memberi dampak positif pada anak, namun tetap ada batasan-batasan syar'i yang harus dipatuhi, sehingga tugas humas ini tidak mengganggu tugas utama yang lain.

NO GADGET FOR KIDS!
Salah satu point yang disampaikan Irawati dalam kajiannya, adalah tentang bahaya gadget terhadap anak. Ia menilai sebaiknya anak tidak diberi fasilitas gadget dan akses internet. Buatlah proyek di rumah se-kreatif mungkin agar anak tak fokus pada gegap gempita gadget di zaman sekarang ini. Orangtua dalam hal ini dituntut untuk kreatif, yakni mengalihkan kebiasaan sang buah hati bermain di depan layar kaca dengan membuat permainan yang disukai anak. Ajak bernyanyi dan main petak umpet, misalnya. Pokoknya, buat anak senang dan nyaman bermain bersama teman-temannya. Jangan lupa pada momen seperti ini anak diasupi dengan permainan edukasi. Menghafal surat-surat pendek, menebak tokoh-tokoh Islam, misalnya. Jadikan rumah sebagai sarana pendidikan anak, tanpa gadget.

Terakhir, jauhkan gadget dari jangkauan anak. Selain menjauhkan anak dari gadget ketika tidur, segala aktivitas, baik orangtua, anak, dan orang di sekitar harus steril dari gadget. Hal ini supaya sang anak, yang semula sudah enjoy dengan bermain bersama orangtua atau teman sebaya, lupa akan gadget itu sendiri.

Mengingat banyaknya efek negatif atau bahaya gadget bagi anak-anak, bahkan orang dewasa sekalipun jika keimanan tidak menyertai penggunaan gadget, maka sudah menjadi keharusan bagi orangtua untuk memproteksi anaknya terhadap ancaman tersebut. Sebagai orangtua yang baik dan peduli terhadap unggul, menjauhkan bahaya gadget dari anak adalah sebuah kewajiban. Bukan begitu?

JELI TERHADAP KELEBIHAN ANAK

Umumnya anak-anak kita suka jika diberi perhatian. Terkadang jika ia tidak mendapatkannya dari orangtua khususnya seorang ibu atau merasa kurang, maka ia akan mencari 1001 jalan untuk mendapatkannya. Pentingnya bagi para orangtua agar tak salah dalam memberikan perhatian, sebab perhatian dengan cara dan porsi yang salah akan membuat anak akan semakin meminta perhatian dengan cara yang salah pula. Jangan sampai kita hanya fokus memperhatikan hal-hal negatif pada diri anak.


Kebanyakan orangtua lebih banyak mengingat negatifnya anak. Sedikit-sedikit dimarahi, sedikit-sedikit ditegur. Ketika orangtua hanya melulu perhatian terhadap kesalahan anak, dan tidak diseimbangkan dengan hal-hal positif dan kelebihan yang dimilikinya, maka orangtua diibaratkan hanya seperti pemadam kebakaran, yang mana kalau tidak ada api maka akan diam saja. Orangtua hanya akan menjadi sibuk dan bergerak hanya saat anak melakukan kesalahan.

Cara yang salah dalam memberikan perhatian hanya akan membuat anak selalu ingat bahwa ia sudah dicap sebagai anak yang selalu negatif, karena yang direspon hanyalah kelakuan negatifnya saja, dan anak akan berpikir; “Orangtuaku hanya mengingatku saat aku salah”, alhasil selanjutnya ia akan senang melakukan kesalahan terus menerus. Mengingatkan dan memperbaiki kesalahan anak itu wajib, tapi orangtua harus mencari dan menemukan hal positif dari anak lebih banyak dari hal-hal negatif ia dapatkan.

Cari hal positif anak sebanyak-banyaknya, berikanlah perhatian terhadap kelebihan anak, lalu berikan penghargaan. Meski untuk hal-hal sederhana, seperti suka tersenyum, membelai adik, menyusun mainan, mengucap basmalah sebelum minum, dan yang lain sebagainya, maka selanjutnya anak akan suka berbuat baik agar dapat perhatian kita, dan tentunya dipahamkan akan ganjaran pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala atas sekecil apapun kebaikan yang mereka lakukan.

Jangan berhenti mengaktualisasikan dan mengembangkan diri, karena kita ibu yang hebat!

(Materi Manajemen keluarga disampaikan oleh Irawati Istadi dalam sebuah kesempatan mengisi kajian parenting yang diikuti oleh seluruh anggota Mushida se-DIY Jateng Bagsel, Sabtu/21/05/2016 lalu)

Reporter: Rida Nahdhah

Pos Dai Yogyakarta Gelar NGAOS Istimewa dan Takjil On The Street


www.sdithidayatullah.net | Kamis (31/05/2018) Beragam kebaikan terus mewarnai Ramadhan 1439 H. Tidak terkecuali dengan Pos Dai Yogyakarta. Bekerjasama dengan Laznas BMH dan Garda Jogja, Pos Dai Yogyakarta menggelar NGAOS Istimewa dan Takjil On The Street pada Kamis, 31 Mei 2018.


“Alhamdulillah, sore ini bisa berbagi kebaikan dengan masyarakat di jalanan. Tema NGAOS diambil karena memang sebagai wujud dakwah yang lebih terbuka, bahwa berbagi kebaikan di bulan penuh kemuliaan ini dengan siapapun dan dimanapun,” terang Ketua Pos Dai Yogyakarta, Ustadz Manshur.
Sebanyak 250 paket disalurkan kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas di seputaran Titik Nol Yogyakarta di Jl. Malioboro Pusat Kota Yogyakarta.
Kegiatan belajar dan mengajar Al-Qur’an pun dilakukan di lokasi. Hal ini sontak menarik perhatian masyarakat. Ada yang masih belajar Iqra’, ada yang konsultasi perihal keagamaan dan beragam layanan interaktif lainnya, di gelar di Ngaos Istimewa Takjil on The Street ini.
Respon masyarakat sangat positif, terbukti mereka dengan antusias menghampiri dan menerima takjil yang disediakan. Semakin sore, pengunjung semakin ramai, semakin semarak suasana.
“Harapan kami, masyarakat dapat semakin akrab, saling berbagi dan tidak merasa enggan atau sungkan berbagi kebaikan secara terbuka. Ramadhan adalah saat terbaik kita mengembangkan dakwah secara terbuka, mengajak sesama Muslim untuk saling berbagi kebaikan,” tutup Manshur.*/Aimam
Sumber : www.posdai.or.id

-----
Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  

Ramadhan Terbaikku, Bersama Al Qur'an


www.sdithidayatullah.net | (Senin, 28 Mei 2018) Seperti bulan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, kali ini SDIT Hidayatullah kembali menyelenggarakan Pesantren Ramadhan. Kegiatan berlangsung selama 2 hari, Senin-Selasa, 28-29 Mei, dimulai pukul 17.15 pagi hingga 13.00.  Pesantren Ramadhan mengusung tema "Ramadhan Terbaikku, Bersama Al Qur'an" ini diikuti oleh seluruh  peserta didik kelas 1-5. Adapun kelas 6 sudah tidak ikut serta kecuali beberapa alumni yang tempat tinggalnya dekat dengan Sekolah.


Selama dua hari, anak didik dibimbing bagaimana cara menghafal Al Qur'an yang mudah dan menyenangkan. Simulasi menghafal dan prakteknya disampaikan langsung oleh Ustadz Muhammad Haris, selaku Koordinator Al Qur'an dan juga Waka Kemuridan SDIT Hidayatullah. Setelah melakukan simulasi menghafal, anak didik kemudian langsung menyetorkannya kepada para ustadz dan ustadzah yang sudah siap menerima setoran di kelas masing-masing. Hafalan surat al Kahfi bagi kelas atas (4-5), dan surat at Takwir untuk kelas bawah (1-3).

Selain simulasi dan praktek menghafal, Pesantren Ramadhan juga diisi dengan materi-materi terbaik seputar adab dan akhlak, amalan-amalan di bulan Ramadhan, dan masih banyak lagi. Semoga dengan mengikuti pesantren Ramadhan selama dua hari ini, Allah memudahkan anak didik dalam menghafal al Qur'an, memperindah akhlak mereka, dan menjadikan mereka anak-anak yang berbakti dan taat pada agama. Allaahumma aamiin.

Rep: Rida Nahdhah


-----
Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  

Lowongan 8 Guru Al Qur'an dan 1 Karyawan 5K di SDIT Hidayatullah Yogyakarta

www.sdithidayatullah.net | LOWONGAN GURU AL QUR'AN DAN KARYAWAN BAGIAN 5K.

Bismillahirrahmanirrahiim.
SDIT Hidayatullah Yogyakarta sedang membutuhkan :

- 8 Guru Al Qur'an
- 1 karyawan bagian 5K (Kebersihan, Kerapian, Keindahan, Keamanan, dan Kerindangan)

Syarat :
1. Laki-laki/Perempuan (Guru Al-Quran)
2. Laki-laki (Karyawan bagian 5K)
3. Bisa membaca Al Qur'an dengan Tartil.
4. Senang dengan dunia anak.
5. Khusus Guru Al-Quran, sudah sertifikasi metode UMMI (lebih diutamakan)

Surat lamaran dilampiri dengan:
1. Curriculum Vitae
2. FC Ijazah Terakhir dan Transkrip Nilai
3. FC KTP
4. FC Sertifikat UMMI yang masih berlaku (jika sudah sertifikasi)

Catatan : 
Jam kerja di SDIT Hidayatullah :
- Senin s.d. Jumat : Pukul 07.00 s.d. 14.45 wib
- Sabtu : Pukul 07.15 s.d. 12.00 wib

Lamaran bisa disampaikan langsung/kirim via pos/lainnya ke SDIT Hidayatullah (paling lambat 1 Juni 2018).

Alamat : 
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 14,5 , Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY, 55581.

Bagi yang lolos seleksi administrasi akan dihubungi lebih lanjut dan mengikuti tes seleksi pada : 
Senin, 4 Juni 2018, pukul 08.00 wib - selesai.

๐Ÿ“žInfo Lebih Lanjut Hubungi :

1. 0856 3651 465 (Guru Al-Quran)
2. 0877 3821 9070 (Bagian 5K)

---------------------------------------------------
Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI 

Penuh Haru, Pelepasan Murid SDIT Hidayatullah 2018



www.sdithidayatullah.net.l (Sabtu, 12 Mei 2018) SDIT Hidayatullah menggelar acara pelepasan kakak-kakak kelas 6. Acara pelepasan ini diikuti oleh 60 murid, 26 putra dan 34 putri.
Pelepasan ini menjadi tanda bahwa mereka telah menyelesaikan tugas sebagai seorang murid setelah 6 tahun berjuang mengenyam ilmu di SDIT Hidayatullah juga sebagai tanda bahwa tugas para ustad/ah yang mendidik mereka selama ini telah selesai. Sekolah dan para ustad/ah menyerahkan mereka kembali kepada orangtua masing-masing.

Suasana haru menyelimuti saat ustadz Novi Afriadi mengisi khotbah birrul walidain.

"Bagaimana jika yang dipanggil lebih dulu adalah kita, orangtua, kita tidak bisa menyaksikan bagaimana mereka ketika besar nanti. Maka bekalilah anak-anak kita dengan ilmu tauhid yang lurus." pesan beliau

Dan menjadi semakin haru saat salam ta'dzim dengan para ustad/ah. Tak sedikit para ustadzah yang menitikkan air mata saat melepas para murid. Doa dan kecupan sayang tercurah untuk mereka.
Masih dalam suasana haru yang menyelimuti para murid menyanyikan lagu "Terima Kasih Guruku" dan "Selamat Tinggal Shahabatku".

Semoga Allah mengabulkan segala cita-cita kalian, nak. Tetap pegang iman dan tauhid yang lurus. Jangan lupakan Al-Qur'an.

yuliasfita



---------------------------------------------------
Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 
>> Formulir : UNDUH DI SINI 

>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI 

Lebih Dari Seribu Murid Ikuti Tarhib Ramadhan 1439 H dan Pawai "Bebaskan Baitul Maqdis"



www.sdithidayatullah.net | (Jum’at, 11 Mei 2018) Lebih dari seribu peserta didik yang terdiri dari siswa-siswi TKIT Yaa Bunayya, SDIT Hidayatullah dan SMI Hidayatullah Yogyakarta bersemangat mengikuti kegiatan Tarhib Ramadhan 1439 H yang dikemas dalam bentuk pawai “Bebaskan Baitul Maqdis”. Kegiatan ini digagas oleh Sahabat Al Aqsa dan Yayasan As-Sakinah Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta. Adapun rute yang dilalui adalah dimulai dari Pondok Pesantren Hidayatullah ke arah Utara, melewati jalan raya kemudian masuk ke pertigaan Kayunan dan kembali ke Pondok dari arah Selatan.

Kelas 1 pun tak kalah semangat dari kakak-kakak kelasnya
Sepanjang perjalanan para peserta pawai terlihat sangat antusias dan bersemangat. Yel-yel, nasyid-nasyid perjuangan, dan kalimat takbir terdengar bersahut-sahutan dari lisan kecil  mereka. Spanduk, Bendera dan beragam poster tergenggam erat di jemari mereka. Meski rute pawai terbilang cukup jauh untuk ukuran peserta didik TK dan SD, namun sedikit pun tak terdengar keluhan karena lelah dan capai berjalan. Semangat mereka tak surut meski di tengah berlangsungnya kegiatan pawai terdengar gemuruh dari Gunung Merapi, langit kemudian menggelap dan disertai hujan abu. Panitia sigap menangani kondisi lapangan, masker segera dibagi. Peserta TK dan SD lalu dipulangkan setelah sampai di pondok, adapun siswa SMI tetap melanjutkan acara Teatrikal di Masjid.
Saat Erupsi Merapi berlangsung, Panitia segera membagikan masker


Peserta pawai dari TK IT Yaa Bunayya
Ada satu lagi cerita menarik dan mengharukan di tengah berlangsungnya kegiatan pawai. Disaat iring-iringan sedang menyusuri jalan raya yang ramai oleh kendaraan, menepi sebuah mobil BMW yang dikendarai oleh seorang Ibu muda, menahan langkah salah seorang Ustadzah yang bertugas mendampingi murid. Setelah kaca mobil dibuka, Sang Ibu tadi lantas bertanya dengan cepat,

“Ini pawai Pembebasan Al Aqsa ya??”

Setelah di-iyakan oleh sang Ustadzah, tanpa diduga Ibu tersebut langsung menyerahkan segepok lembaran merah ke tangan Ustadzah tersebut, sebelum kembali melaju bersama mobilnya, ia berpesan,

“Titip untuk Al Aqsa, Bu..”

Masya Allah. Betapa Allah mampu menggerakkan hati hamba Nya lewat berbagai macam perantara. Seorang pelintas di jalan Raya yang tidak tahu menahu perihal siapa yang mengadakan pawai, tidak saling kenal, namun kepedulian terhadap Baitul Maqdis yang didalamnya terdapat Masjidil Aqsa lah yang membuatnya tidak ragu menitip donasi dalam jumlah yang besar kepada orang yang bahkan ia tidak tahu namanya, tidak tahu latar belakangnya.
Aksi teatrikal Pembebasan Baitul Maqdis oleh siswa MTs-MA Hidayatullah Jogja
Rangkaian kegiatan pawai kemudian ditutup dengan Teatrikal atau Aksi Panggung tentang Pembebasan Baitul Maqdis oleh siswa MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta, bertempat di Masjid Markazul Islam. Berbagai macam pertunjukan dikemas dengan sangat baik; ada drama, nasyid dan juga puitisasi.

Akhirnya, semoga kita dicatat sebagai bagian dari “al-Thรข`ifah al-Manshรปrah” yang turut memperjuangkan pembebasan Baitul Maqdis, sebagaimana hadits berikut:

ู„ุง ุชَุฒَุงู„ُ ุทَุงุฆِูَุฉٌ ู…ِู†ْ ุฃُู…َّุชِูŠ ุนَู„َู‰ ุงู„ْุญَู‚ِّ ุธَุงู‡ِุฑِูŠู†َ ู„ِุนَุฏُูˆِّู‡ِู…ْ ู‚َุงู‡ِุฑِูŠู†َ ู„ุง ูŠَุถُุฑُّู‡ُู…ْ ู…َู†ْ ุฎَุงู„َูَู‡ُู…ْ ุฅِู„َّุง ู…َุง ุฃَุตَุงุจَู‡ُู…ْ ู…ِู†ْ ู„َุฃْูˆَุงุกَ ุญَุชَّู‰ ูŠَุฃْุชِูŠَู‡ُู…ْ ุฃَู…ْุฑُ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَู‡ُู…ْ ูƒَุฐَู„ِูƒَ ู‚َุงู„ُูˆุง ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุฃَูŠْู†َ ู‡ُู…ْ ู‚َุงู„َ ‏ ‏ุจِุจَูŠْุชِ ุงู„ْู…َู‚ْุฏِุณِ ‏ ‏ูˆَุฃَูƒْู†َุงูِ ‏ ‏ุจَูŠْุชِ ุงู„ْู…َู‚ْุฏِุณِ


“Akan sentiasa ada sekumpulan dari umatku yang terus menegakkan kebenaran dan tegas melawan musuh. Tidak membahayakan perjuangan mereka walau dipinggirkan dan dirintangi kesusahan kecuali ujian (Illahi) sampai datang ketentuan Allah. Mereka akan tetap sedemikian.” Sahabat bertanya: “Di mana mereka itu?” Baginda menjawab “Mereka berada di Baitul Maqdis  dan di kawasan sekitarnya.” (HR. Ahmad).





Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  


Merapi Keluarkan Abu, SDIT Hidayatullah Yogyakarta Pulangkan Murid

www.sdithidayatullah.net | Jumat (11/05/2018) Gunung Merapi yang terletak di Yogyakarta kembali mengeluarkan abu vulkanik. Sekitar pukul 07.30 an suara gemuruh Gunung Merapi terdengar dari sekolah ini. 

Bersamaan dengan itu, TKIT Yaa Bunayya, SDIT Hidayatullah Yogyakarta, dan SMI Hidayatullah Yogyakarta sedang menyelenggarakan kegiatan Tarhib Ramadhan 1439 H dengan tema 'Bebaskan Baitul Maqdis' dengan berjalan di sekitar sekolah.
Baca :  Lebih Dari Seribu Murid Ikuti Tarhib Ramadhan 1439 H dan Pawai "Bebaskan Baitul Maqdis"
Alhamdulillah acara Tarhib Ramadhan ini bisa diselesaikan dengan baik bertepatan dengan turunnya abu vulkanik Gunung Merapi di sekolah ini.

Dikarenakan hari itu untuk pembelajaran tidak kondusif, maka Ustadz Muhammad Rifki Saputra, selaku kepala sekolah, menginteruksikan untuk memulangkan seluruh murid SDIT Hidayatullah pada hari ini. 

Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070 
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0   
>> Formulir : UNDUH DI SINI 
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  


Laporan : Thorif