Dauroh Murobbi Pandu Hidayatullah Hari ke-3

www.sdithidayatullah.net|Kamis (28/12/17) Hari ini adalah hari terakhir Dauroh Murobbi Pandu Hidayatullah di kompleks yayasan Al-Kahfi Surakarta. 

Kegiatan masih sama dimulai pukul 05.00. Melanjutkan materi yang kemarin tentang tarbiyah tsaqafah, setelah shohihul 'aqidah, mutakholliqun bil Qur'an, mujiddun fil ibadah, selanjutnya adalah da'in illallah dan multazimun bil jama'ah. Namun kedua materi ini disampaikan oleh pemateri yang berbeda, yaitu ustadz Muhammad Syakir. Disela-sela kedua materi tersebut beliau menyampaikan satu materi khusus untuk pandu putri yaitu materi kemuslimahan. Isi dari materi tersebut diantaranya: jatidiri muslimah, fiqh kemuslimahan, muslimah dan problematika kontemporer.

Selanjutnya adalah materi sandi yang disampaikan oleh ustadz Syarif Daryono. Ada 3 jenis sandi yang diajarkan yaitu sandi morse, sandi kotak dan semaphore.


Setelah materi sandi selesai peserta akhwat bergantian dengan peserta ikhwan mencoba rappeling (turun tebing) yang dibimbing oleh ustadz Hamim. Beberapa peserta berani untuk mencoba namun lebih banyak yang tak mencoba.

 Disela-sela istirahat para peserta diminta untuk membuat dragbar atau tandu darurat.
Acara berikutnya adalah evaluasi kemudian penutupan dan foto bersama.






Laporan @yuliasfita

Dauroh Murobbi Pandu Hidayatullah Hari ke-2

www.sdithidayatullah.net|Rabu (27/12/17) Di hari kedua Dauroh Murobbi kegiatan dimulai pukul
05.00 pagi.

Semua peserta sudah harus berkumpul diruangan untuk segera mengikuti kegiatan. Materi selanjutnya, yakni materi 4 di sampaikan oleh ustadz Syarif Daryono, sang panglima pandu nasional.

Materi 4: Konsep Kaderisasi Pandu
Awal munculnya konsep kaderisasi pandu adalah:
a. Lambat/mandegnya perkaderan di Hidayatullah
b. Belum ada konsep tertulis yang ideal
c. Masalah dan tantangan yang kompleks

Materi pembinaan Pandu Hidayatullah :
1. Tarbiyah tsaqafah (keilmuan)
2. Tarbiyah ruhiyah (ruh)
3. Tarbiyah jasadiyah (fisik)
4. Tarbiyah ijtima'iyah (sosial kemasyarakatan)
5. Tarbiyah qiyadiyah (organisasi dan kepemimpinan)

Makna simbol Pandu :
1. Kotak persegi melambangkan ka'bah, simbol persatuan umat Islam
2. Bulan sabit melambangkan ciri khas ke-Islaman, yang akan menjadi bulan purnama yang selalu menerangi, dan warna merah menunjukkan keberanian
3. Logo Hidayatullah menunjukkan bagian dari Hidayatullah
4. Tulisan Pandu Hidayatullah menunjukkan nama organisasi
5. Tulisan laa 'izzata ila bil islam menunjukkan tidak ada kemuliaan kecuali dengan Islam

Selanjutnya materi ke 5 masih disampaikan oleh ustadz Syarif Daryono.
Materi 5: Yel-Yel Pandu Hidayatullah dan Nasyid
Prinsip yel-yel Pandu Hidayatullah :
a. Mengobarkan semangat dan sedikit riang
b. Tidak meniru gerakan dan lagu
c. Tidak meniru gerakan dan lagu terlarang/ jahiliyah
d. Siap dikoreksi jika ada yang menyimpang

Selama sesi materi tentang yel-yel dan nasyid para peserta diajak untuk yel-yel menggunakan yel-yel Pandu dan menyanyikan nasyid-nasyid yang mengobarkan semangat.
Setelah itu para peserta latihan PBB (Peraturan Baris-Berbaris) selama kurang lebih satu jam.


Setelah materi 5 selesai para peserta diminta untuk istirahat dan selanjutnya materi 6.




Materi 6 disampaikan oleh ustadz Ahmad Hamim.
Materi 6: P3K
Ustadz Hamim menyampaikan: "Seorang penolong atau responder harus memiliki APD (alat perlindungan diri) sebelum melakukan pertolongan, seperti: sarung tangan lateks, masker penolong, baju pelindung, kacamata pelindung, helm dan masker. Jika ada anak dan ayah dalam sebuah pesawat dan terjadi keadaan darurat dan masker oksigen di keluarkan maka siapa dulu yang menggunakan masker oksigen tersebut?"  tanya beliau kepada para peserta. "Yang menggunakan terlebih dahulu adalah ayahnya, baru kemudian anaknya, kenapa ayah dulu bukan malah anaknya?  Karna untuk menjadi seorang penolong dirinya harus sehat dulu, jadi kalau ayah mau menolong anaknya tersebut dia harus sehat dulu." lanjut beliau.


"Sebelum melakukan pertolongan pada korban dilakukan penilaian terlebih dahulu pertolongan seperti apa yang dibutuhkan korban, jadi tidak bisa asal. Jika terjadi kecelakaan dan menemukan 3 kondisi seperti orang yang berteriak minta tolong, sekarat/ kritis dan orang yang dipastikan sudah tidak bergerak lagi maka yang pertama harus kita tolong adalah yang kondisi sekarat/kritis.Kita tidak boleh mencabut benda apa pun yang menancap di tubuh.

Luka dibalut untuk meminimalisir darah yang keluar. Kalau tidak ada kain kasa gunakan yang ada, misal baju untuk menahan darah keluar semakin banyak.

Bidai itu supaya luka patah tulang tidak bergeser. Bidai bisa dibuat dari benda yang lurus dan keras kemudian dibalut dengan kertas untuk keamanan bidai tidak melukai kulit. Alat bidai harus lebih panjang dari yang dibidai. Tenangkan korban.  Talinya bisa apa saja. Pelan-pelan saat membidai dan tali jangan terlalu kencang. Saat dievakuasi tulang yg patah harus tetap lurus.
Luka bakar ada 3 derajat
Derajat 1. Hanya bagian kulit sri
Derajat 2. Seperti kena knalpot
Derajat 3. Seperti ayam bakar / sangat parah

Pertolongan pertama adalah dengan diberi air atau es juga bisa jika tidak terlalu parah. Kalau lukanya terbuka bisa kain dibasahi kemudian dibalut kan. Korban bisa diberi air minum tp air putih hangat tidak boleh air es atau jenis air minum yg lain." beliau menjelaskan tentang pertolongan pada korban.

Kemudian para peserta diminta praktek langsung bagaimana menangani beberapa jenis luka yang terjadi pada korban, mulai dari luka bakar, luka sobek, tertusuk tongkat, hingga patah tulang.


Selain itu beliau juga mempraktekkan cara memadamkan api pada kebocoran gas.

"Ada tiga cara memadamkan api." beliau menjelaskan.
"Tiga cara tersebut adalah:
1. Ditekan bagian yang bocor atau yang mengeluarkan api
2. Ditiup bagian yang keluar apinya
3. Dibawa ketempat terbuka dan dicopot regulatornya

Setelah materi ke 6 selanjutnya para peserta istirahat dan bersih diri kemudian pukul 19.30 melanjutkan materi 7. Materi 7 disampaikan kembali oleh ustadz Syarif Daryono.
Materi 7: Manajemen Halaqah dan Simpati
Beliau menyampaikan:"Salah satu tujuan halaqah adalah menjadikan santri memiliki kepribadian muslim. Dan kedudukannya sebagai wadah pembinaan santri Hidayatullah. Fungsi halaqah ada tiga, yaitu: muakhkhoh (mempersaudarakan), tarbiyah (penanaman nilai-nilai ke-Islaman) dan tandzim (pengorganisasian)."

Selanjutnya tentang tali temali dan simpul. Para peserta dikenalkan tali yang biasa digunakan yakni tali kernmantel.
Berikutnya materi 7
diakhiri  dengan membuat berbagai jenis simpul.




Laporan @yuliasfita

Dauroh Murobbi Pandu Hidayatullah Hari ke-1



www.sdithidayatullah.net | Selasa (26/12/ 2017) Rombongan Dauroh Murobbi dari Jogja alhamdulillah sampai di lokasi kegiatan yang akan berlangsung selama kurang lebih tiga hari dua malam di yayasan Al-Kahfi, Surakarta.

Selama 3 hari kedepan para peserta diwajibkan mengikuti jadwal kegiatan yang telah dibuat.


Masing-masing sekolah membawa peralatan yang telah diinstruksikan, diantaranya: tongkat pramuka, tali pramuka, kompas, bendera semaphur, peluit dan seragam pandu. Itu semua dibutuhkan untuk mengikuti materi- materi yang akan disampaikan.

Dihari pertama dauroh, ada 3 materi yang disampaikan oleh Ustadz Faturrahman. Ustadz Faturrahman menyampaikan bahwa: "Misi besar Hidayatullah adalah terbangunnya peradaban islam.  Pandu adalah wadah kaderisasi.  Di dalamnya ada kurikulum kaderisasi. Dan ada aspek yang akan ditransfer untuk anak kita. Aspek yang sangat mendasar dalam pandu adalah aspek ruhiyah,  kemudian ijtimaiyah,  tsaqafah, dan jasadiyah. Ada 5 paket dalam ruhiyah, yaitu shohihul 'aqidah, mutakholliqun bil Qur'an, mujiddun fil 'ibadah, da'in illallah dan multazimun bil jama'ah".

Aspek ruhiyah  ini disampaikan dalam beberapa sesi yang disampaikan Ustadz Faturrahman
Materi 1: Shohihul 'Aqidah (aqidah yang benar)
Indikator:
a. Pemahaman yg benar
b. Kesadaran yang penuh
c. Mengenal Allah
d. Kesiapan menerima syariat
e. keyakinan yang utuh dan mantap
f.  Kesiapan untuk berjihad
g. Sikap mencintai Allah
h. Pengenalan dan pengamalan wala' dan bara',
i.  Militansi dan tidak takut celaan

Materi 2: Mutakholiqun bil Qur'an (berakhlak sesuai Al-Qur'an)
Semua aktifitas yang kita lakukan harus sesuai dengan  Al-Qur'an.
Kompetensi dasarny adalah:
a. Memahami konsep haq dan batik
b. Memiliki visi hidup Qur'ani
c. Menjadikan Rasulullah sebagai uswatun halaqah

Materi 3: Mujiddun fil 'Ibadah (bersungguh-sungguh dalam beribadah)
Dalam segala hal jangan dibayangkan, jalani saja, terus berbuat, bergerak, jangan berhenti, karna setiap gerakan itu ada barokahnya. Dan kenapa harus sngguh-sungguh dalam beribadah? Karna kalau tidak ada kesungguhan yang ada hanya tataran teori.

Laporan @yuliasfita 


Donasi Membuat Kamar Mandi Ibu Karsiti

Ibu Karsiti dan Melihatkan Lokasi Pembuatan Kamar Mandi
www.sdithidayatullah.net | Senin (18/12/2017) Namanya Ibu Karsiti, usia beliau saat ini kurang lebih 60 tahun. Beliau telah ditinggal suaminya karena sakit komplikasi sekitar 5 tahun yang lalu. Saat ini, Beliau tinggal dengan putrinya di sebuah rumah yang tidak layak disebut rumah, sekitar ukuran 4 x 4 meter di atas tanah kas desa. Di sebuah rumah petak tersebut harus difungsikan sebagai tempat tidur dan dapur. Ditambah jika cuaca hujan, maka bocor di sana sini. 
Ibu Karsiti di depan rumah Beliau
Di usianya yang menginjak renta itu, wanita asli dari Gunungkidul ini harus menghidupi keluarganya dengan menjadi pembantu rumah tangga di daerah sekitarnya. Beruntung, majikan beliau sanggup membiayai kuliah putrinya di sebuah Universitas Negeri di Yogyakarta ini.
Salah satu sudut rumah Ibu Karsiti
Yang sangat memprihatinkan dari Ibu Siti, panggilan beliau di kampungnya ini adalah rumah beliau ini belum ada fasilitas kamar mandi untuk kebutuhan pokok mandi, cuci, dan kakus. Beliau menceritakan bahwa untuk kebutuhan ke kamar mandi, beliau harus nunut di mushola kampung tempat tinggalnya, padahal kamar mandi di mushola tersebut tidak ada fasilitas buang air besar/WC.

"Saya harus pagi-pagi sekali untuk keperlua cuci dan kakus, Mas, di mushola, kalau untuk buang air besar saya biasanya di sungai di kampung ini." Ujar Beliau kepada salah satu relawan Hidayatullah Sleman.
Baca : Mari Ulurkan Tangan untuk Membantu Ibu Pratiwi Sang Penjaga Anak Yatim
Lebih mengenaskan adalah putri beliau, yang harus menahan kebutuhan buang air nya, "Biasanya anak saya harus menahan dan membuangnya di sekolah." Curhat Beliau kepada Relawan Hidayatullah Sleman.
Ini adalah kondisi kamar putri Ibu Karsiti
"Alhamdulillah, setelah program Bedah Rumah Ibu Pratiwi kita gulirkan, ternyata respon masyarakat sangat antusias. InsyaAllah Hidayatullah Sleman akan mencoba mengangkat dengan membuatkan kamar mandi yang bisa dipakai oleh keluarga kecil ini (Ibu Karsiti, Red.)," ujar Ustadz Mansur, selaku Ketua DPD Hidayatullah Sleman. "
Donasi Program ini bisa menghubungi Ustadz Mansur HP 085227731825
Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0 
>> Formulir : UNDUH DI SINI
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  

Laporan : Mahmud Thorif
Foto : Salim Abdullah

Ustadz Abdullah Munir : Membangun Kesholehan

www.sdithidayatullah.net | Senin (18/12/2017) Rapat Kerja (Raker) Guru dan Pegawai SDIT Hidayatullah Yogyakarta akan berlangsung selama tiga hari, yaitu Senin hingga Rabu, 18 sampai dengan 20 Desember 2017 M atau bertepatan dengan 29 Rabiul Awal sampai dengan 2 Rabiul Akhir 1439 H.

Ustadz Abdullah Munir, S.Ag., selaku Ketua Yayasan As-Sakinah Yogyakarta ketika memberikan sambutannya dalam acara pembukaan raker ini menyampaikan bahwa : “Tujuan dari Rapat Kerja ini adalah perbaikan, tujuan dari perbaikan ini adalah kesholehan.” Begitu kata Ustadz Munir di depan puluhan guru dan pegawai SDIT Hidayatullah Yogyakarta.

“Yang dimaksud kesholehakan adalah kesholehan sistem, kesholehan sekolah, kesholehan guru, dan juga kesholehan murid.” Kata Ustadz Munir.

“Salah satu indikator kesholehan adalah ‘terbukanya dada kita untuk menerima Islam”, kalau dada kita mulai sempit menerima Islam, maka itu indikator kesholehan mulai hilang dari diri kita.” Lanjut Beliau.

Ustadz Abdullah Munir menyampaikan bahwa “Prinsip dari perbaikan ini adalah menjaga tradisi lama yang baik sambil membuka diri jika ada yang lebih baik.”

Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0 
>> Formulir : UNDUH DI SINI
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  


Laporan @mthorif

Penerimaan Raport di SDIT Hidayatullah Yogyakarta



www.sdithidayatullah.net | Sabtu (16/12/2017) Hari ini sebanyak 540 an murid SDIT Hidayatullah menerima raport dari sekolah yang diambil oleh orangtua/wali murid. Hampir di Kabupaten Sleman, serentak diadakan penerimaan raport. Penerimaan raport di sekolah ini dilaksanakan pada pukul 09.00 ssampai dengan pukul 12.00 wib.

Ada dua macam kurikulum yang diterapkan di sekolah ini, yakni kurikulum KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) yang diterapkan untuk kelas 2, 3, 5, dan 6 serta Kurikulum 2013 yang diterapkan untuk kelas 1 dan 4. Tentulah banyak kekurangan dan kelebihan serta pernak-pernik dari masing-masing kurikulum keduanya ini.

Setelah penerimaan raport, murid-murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta akan menjalani libur akhir semester gasal tahun ini, yaitu mulai tanggal 18 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018. 

"InsyaAllah murid akan kembali masuk di semester genap tahun 2017/2018 pada 2 Januari tahun 2018," kata Ustadz Subhan Birori, S.Ag. dalam sebuah rapat koordinasi. "Selama 3 hari awal masuk akan dilaksanakan masa orientasi semester genap." Lanjut Beliau. 

Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah :
>> Narahubung : Mahmud Thorif 087738219070
>> Grup WhatsApp : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0 
>> Formulir : UNDUH DI SINI
>> Biaya Masuk : UNDUH DI SINI  

Camping Ceria SDIT Hidayatullah Yogyakarta


www.sdithidayatullah.net | Sabtu (9/12/2017) Bertempat di Bumi Perkemahan Garongan, Turi Camping SDIT Hidayatullah Yogyakarta ini diselenggarakan. Acara 2 tahunan ini mengambil tema 'Ceria, Berakhlak, Mandiri, dan Berpotensi'. Saat datang di Jumat siang, seluruh peserta mendirikan tenda dengan didampingi oleh para guru pembimbing. Cuaca sempat sedikit hujan ketika tenda telah didirikan, tapi tidak menyurutkan semangat mereka untuk bertahan di tenda-tenda mereka.

Dalam acara pembukaan camping, pada Jumat malam (7/12/2017) yang lalu, Ustadz Subhan Birori, S.Ag. menyampaikan pesan-pesan kepada anak-anak, bahwa kita hidup di alam, maka wajib untuk menjaga alam ini dengan sebaik-baiknya, akhlak kita kepada alam harus diamalkan. 

Ustadz Haris, dalam sebuah tausiyah ba'da shalat Maghrib menyampaikan, bahwa ada 3 adab yang ditekankan kepada anak-anak selama mengikuti kegiatan camping ini, yaitu adab kepada Allah Ta'ala, dengan bersungguh-sungguh menjalankan ibadah dengan benar, memenuhi panggilan adzan untuk shalat berjamaah. Adab kepada guru dan temannya, bagaimana menghormati dan mentaati guru serta menjaga persaudaraan dengan teman-temannya, baik dalam satu kelompok atau beda kelompok. dan ketiga adalah adab kepada alam, baik kepada tumbuh-tumbuhan dengan menjaganya, serta jangan sembarangan membuang sampah.

Bermacam kegiatan murid selama camping ini telah dilaksanakan, misalnya tadi malam kelompok putra melakukan perjalanan malam, di mana setiap kelompok berjalan dengan hanya berbekal 3 buah lilin dan 3 batang korek api selama perjalanan. Sedangkan kelompok putri mendapatkan materi klasikal dengan tema khusus yang survival dilanjutkan dengan melihat film.

Pada pagi harinya, diawali shalat tahajud, shalat subuh, dan senam, kelompok putra berjalan menyusuri sungai sedangkan kelompok putri berkegiatan outbound dengan para trainer dari pengelola bumi perkemahan.

Bermacam kegiatan masih akan dilakukan oleh peserta camping ini, karena waktu pelaksanaan camping akan diakhir pada Ahad sore (10/12/2017) .

Tentulah pengalaman belajar inilah yang menjadi nilai tersendiri bagi anak-anak sekolah dasar ini. Bagaimana mereka melayani teman-temannya, bagaimana mereka bekerja dalam sebuah kelompok, dan masih banyak lagi. Semoga kelak, dengan pengalaman belajar mereka, bisa menjadi bekal memimpin negeri ini.

Info murid baru SDIT Hidayatullah KLIK DI SINI atau bisa bergabung dengean Grup WhatsApp Info SDIT Hidayatullah dengan klik tautan ini : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0 atau bisa hubungi HP 087738219070

Laporan Mahmud Thorif
Foto Ayun Afifah

Mari Ulurkan Tangan untuk Membantu Ibu Pratiwi Sang Penjaga Anak Yatim


 
Ketua Muslimat Hidayatullah Sleman Menyampaikan Donas dari Masyarakat kepada Ibu Pratiwi

www.sdithidayatullah.net | Selasa (5/12/2017) Kesan pertama saat kami  berkesempatan bersilaturrahim kerumah ibu Pratiwi, beliau seorang ibu yang tabah, sabar dan tegar dalam menghadapi pahitnya kehidupan.

Ibu Pratiwi tinggal di Gowok depan  Amplas Jogja bersama ke 4 (empat) anaknya di rumah bambu (gedhek) yg masyaAllah kondisinya begitu memprihatinkan (hampir roboh) dan kalau hujan air biasa masuk ke rumah.

Semenjak suaminya tercinta meninggal beberapa tahun  lalu, seorang ibu Pratiwi berjuang banting tulang sebagai buruh cuci di sekitar rumahnya demi menghidupi ke 4 buah hatinya.

Minggu lalu salah satu putranya sakit demam berdarah dan harus opname, Alhamdulillah sekarang sudah sembuh dan boleh pulang, akan tetapi sekarang Ibu Pratiwi lah yang saat ini terbaring sakit sehingga tidak bisa lagi bekerja sebagai buruh cuci sekedar untuk mencari sesuap nasi untuk buah hatinya.

Sebenarnya Beliau sudah lama merasakan nyeri yang sangat setelah diperiksa dokter dan discan  hasilnya Beliau sakit kanker di bagian tubuhnya.

Hanya kepada Allah tempat Beliau memohon, semoga Allah memberikan pertolongan melalui hati dan tangan mulia Panjenengan semua untuk turut meringankan beban Ibu Pratiwi dan menyantuni ke 4 anak yatimnya.

Bukankah Rasulullah SAW akan bersama orang yang menyantuni anak yatim di surgaNya? Semoga kita bagian darinya.



Alhamdulillah...
Pada hari Ahad, 03 Des 2017 kami, MZ BMH (Mitra Zakat Baitul Maal Hidayatullah Kantor Balong) bersama Mushida (Muslimat Hidayatullah) Kabupaten Sleman telah menyerahkan donasi dari Bapak/Ibu sejumlah Rp 8.729.000,- kepada Ibu Pratiwi.


Sebagian dana infak itu dimanfaatkan Ibu Pratiwi untuk membayar sewa tanah kas desa tempat beliau tinggal, melunasi hutang saat putranya sakit, memperbaiki tiga sepeda anaknya yg biasa untuk sekolah, dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Adapun sisanya akan digunakan untuk mewujudkan mimpi mengganti tiang dan dinding rumah bambunya yg semakin rapuh, mengganti atap rumahnya yang bocor dari banyak sisi saat hujan turun.

Namun untuk mewujudkan mimpinya ini masih dibutuhkan dana tambahan sebesar Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah).

Mari kita bantu mewujudkan mimpi ibu Pratiwi sang penjaga anak yatim ini. Mari bersama kita entaskan beliau dari kesusahan yang sedang mendera hidupnya. 

Semoga Allah memilih tangan tangan mulya kita untuk menjadi penolong hamba-hamba-Nya yang sangat membutuhkan. Aamiin

#Donasi hubungi
Mansur (085227731825)
#MZ BMH Balong
#Yayasan AsSakinah Jogja


Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah 087738219070, atau bisa klik tautan ini untuk bergabung dengan Grup WhatsApp Info SDIT Hidayatullah : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0

Grup WA Informasi Murid Baru SDIT Hidayatullah

www.sdithidayatullah.net | Senin (4/12/2017) SDIT Hidayatullah Yogyakarta menyebarkan informasi penerimaan murid baru melalui berbagai media sosial, salah satu yang bisa diakses adalah WhatsApp Grup atau yang lebih sering disingkat WAG.

Bagi Anda yang ingin bergabung dengan WAG Info SDIT Hidayatullah silahkan bisa klik tautan berikut ini : https://chat.whatsapp.com/6SvcUfWIvRuJsIdiBsHbU0 InsyaAllah Anda akan terhubung langsung dengan grup informasi sekolah ini.

Informasi lebih lanjut hubungi 087738219070