Mulai Senin Kelas 1 SDIT Hidayatullah Pulang Pukul 14.30


www.sdithidayatullah.net | Jumat (30/09/2016) Mulai Senin (03/09/2016) Murid Kelas 1 SDIT Hidayatullah yang sebelumnya, selama 3 bulan pertama masuk sekolah sampai pukul 13.00 wib, akan pulang sampai pukul 14.30 wib. Hal ini dikarenakan Program Kelas Karakter yang dilaksanakan selama 3 bulan telah selesai.

Diharapkan dengan adanya perubahan waktu pulang ini, Orangtua/Wali Murid Kelas 1 SDIT Hidayatullah untuk menyiapkan segala sesuatunya, baik secara psikis atau fisik serta perlengkapan sekolah lainnya seperti bekal minum, makan siang, buku pelajaran, perlengkapan shalat, dan perlengkapan lain yang dibutuhkan serta ketika menjemput putra/putrinya tidak mengalami keterlambatan.

Atau jika ada halangan ketika terlambat menjemput diharap untuk memberitahu kepada guru kelas masing-masing. Begitu bunyi surat edaran yang disampaikan kepada Orangtua/Wali Murid Kelas 1.

Adapun untuk jadwal mata pelajaran selama sepekan sudah dibuatkan oleh guru kelas masing-masing.

Semoga kita diberi kekuatan oleh Allah Taala untuk mendidik anak-anak kita dengan dan bisa istiqomah.

Rep. EMTE

Mid Semester SDIT Hidayatullah


www.sdithidayatullah.net | Kamis (29/06/2016) Ujian Tengah Semester atau yang sering kita dengar mid semester SDIT Hidayatullah Yogyakarta sudah berlangsung sejak Senin (26/09/2016). Ujian mid semester ini sebagai evaluasi setiap murid karena telah melaksanakan pembelajaran di tengah semester.

Waktu ujian mid semester ini adalah satu pekan, yaitu Senin (26/09/2016) sampai dengan Jumat (30/09/2016) dengan setiap hari 2 mata pelajaran. Walau ada sehari yang untuk kelas 4, 5, dan 6 ada yang tiga mata pelajaran. Selama mid semester, murid pulang pukul 13.00 wib dan kegiatan sore, yaitu pengembangan diri diliburkan.

Semoga Allah memudahkan urusan kita semua

Rep. EMTE

3 Murid SDIT Hidayatullah Maju MTQ Tingkat Kabupaten


www.sdithidayatullah.net | Kamis (22/09/2016) Setelah menjadi Juara Umum MTQ Tingkat Kecamatan Ngaglik, SDIT Hidayatullah mengirimkan beberapa murid terbaiknya pada ajang MTQ Tingkat Kabupaten Sleman.

Baca : SDIT Hidayatullah Juara Umum MTQ SD Tahun 2016
Murid dari SDIT Hidayatullah yang mewakili Kecamatan Ngaglik adalah Ananda Yusuf yang merupakan putra dari Ketua MIUMI DIY, Ustadz Ridwan Hamidi, Lc dalam ajang MHQ (Musabaqah Hifdzil Quran) atau hafalan Alquran, dalam ajang Lomba Puitisasi Sari Tilawah Alquran, ada Ananda Aksya Asyifa Azieda, putri dari salah satu Dosen Universitas Islam Indonesia, Bapak Risdi, dan ajang Musabaqah Tartil Alquran diwakili oleh Ananda Syahidah Mumtazul Ilmi, putri dari Bapak Firman Zainal Abidin, direktur Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Cabang Yogyakarta.

Ananda Yusuf, siap bertanding dalam MTQ Tingkat Kabupaten

"Mohon doa para Asatidzah semua, Mas Yusuf dan kawan-kawan mewakili Kecamatan Ngaglik." Begitu pesan singkat, Bapak Subhan Birori, S.Ag., selaku Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah, melalui aplikasi WA di grup Guru SDIT Hidayatullah.

Ananda Aksya, siap bertanding di MTQ Tingkat Kabupaten

Kegiatan MTQ Pelajar SD, SMP, dan SMA Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2016 ini berlangsung di sebuah SMK di Wilayah Kecamatan Cangkringan, dengan mengambil tema "Dengan Musabaqah Tilawatil Quran Pelajar, Kita Wujudkan Generasi Muda yang Unggul, Cerdas, dan Berakhlakul Karimah"

Rep. EMTE
Foto: Subhan Birori

Bersyukurlah, Allah akan Menambah NikmatNYA




www.sdithidayatullah.net | Senin (19/09/2016) dalam kegiatan upacara Hari Senin, pembina upacara, Ustadz Zainal Arifin, S.Pd.I. yang juga selaku guru kelas 6 memberi sebuah nasehat kepada seluruh guru dan murid SDIT Hidayatullah.  Apa sih nasehat dahsyat Beliau itu? Mari kita simak!

"Allah sangat cinta, sangat senang melihat hambaNYA yang bersyukur. Setiap bangun tidur membaca doa alhamdulillaahilladzi ahyaanaa ba'damaa amaatanaa wailaihinnusuur." Kata Beliau diharapan ratusan murid dan guru.

"Siapa yang sudah mengucapkan terimakasih kepada Ayah dan Ibu di pagi hari?" Begitu tanya Ustadz Zainal kepada seluruh murid. "Apa saja sih jasa Ayah dan Ibu di pagi hari?" Tanya Beliau lagi. "Ayah atau Ibu kita sudah memberi bekal, sudah mengantar ke sekolah." Lanjutnya.

"Kalau kita bersyukur, maka sungguh Allah akan menambah nikmatNYA kepada kita." Nasehat Beliau, dengan suara yang teduh.

Beliau juga berdialog dengan seluruh murid-murid. Adapula pertanyaan-pertanyaan yang membangun motivasi murid untuk bisa mandiri, "Salah satu wujud bersyukur akan nikmat Allah adalah mencuci baju sendiri, menyiapkan sepatu sendiri, mengerjakan pekerjaan rumah." Kata Beliau.

"Jika kita bersyukur, maka Allah tidak akan keberatan memberi nikmat kembali kepada kita semua, Allah akan menambah nikmatNYA kepada kita." Pungkasnya.

Mari kita bersyukur agar Allah Taala menambah nikmatNYA. Jangan pernah mengkufuri nikmatNYA, karena sungguh azab Allah sangat pedih.

Rep. EMTE

Hiking dan Susur Goa Murid SDIT Hidayatullah


www.sdithidayatullah.net | Jumat-Sabtu (16-17/09/2016) sebanyak lebih kurang 160an murid beserta guru SDIT Hidayatullah melakukan kegiatan "Hiking dan Susur Goa Kidang Kencono" yang terletak di dusun Sabrangkidul, Kulonprogo.

Berangkat dari sekolah pukul 15.30 menuju ke Pos 1 di daerah Kulonprogo. Yang membuat tercengang adalah anak-anak usia SD ini harus berjalan dari Pos 1 menuju ke lokasi tujuan yang jaraknya lebih kurang 12-13 Km. Jika diukur dengan waktu 4 atau 5 jam perjalanan, tergantung kecepatan setiap murid.

Lelah, capai, dan kata-kata putus asa keluar dari lisan mungil anak-anak SD ini. Tapi yang keluar dari lisan seorang guru adalah kata-kata yang memotivasi mereka agar tetap semangat. "Jangan mengeluh dengan keadaan, Nak. Hadapilah masalahmu selagi kalian mampu. Mengeluhkan keadaan tidak menyelesaikan masalah." Begitu motivasi salah seorang guru pembimbing di hadapan anak-anak.

Perjalanan ini memang tidak mudah bagi anak-anak, diiringi hujan yang cukup deras sehingga membuat anak-anak basah kuyup menyusuri jalan raya yang sangat menanjak. 

Murid SDIT Hidayatullah istirahat di pinggir jalan

Hiking menyusuri perbukitan menoreh ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi anak-anak. Banyak orangtua yang khawatir akan keadaan putra/putrinya selama dalam kegiatan, beruntung di jaman sekarang ini ada media melalui smartphone sehingga para orangtua/wali murid bisa memantau keadaan putra/putrinya melalui para guru pendamping.



Setelah melalui perjalanan sore hingga malam yang melelahkan, pagi hari hingga siangnya anak-anak melakukan kegiatan tracking dan dan susur Goa Kidang Kencono. Kabut tebal mengiringi kegiatan ini, sehingga indahnya pemandangan alam di sekitar desa tidak bisa terlihat oleh pandangan anak-anak.
Kegiatan tracking dan susur goa diakhiri lebih kurang pukul 13.00 wib.

Kabut tebal menyelimuti Desa Wisata Sabrangkidul


Perjalanan pulang adalah pembelajaran yang mengasyikkan bagi murid-murid, dengan menggunakan kendaraan truck TNI, perjalanan menuruni jalan yang semalam mereka lalui. Banyak cerita anak-anak saat mereka dalam perjalanan pulang, tidak sedikit pula anak-anak yang terlelap karena lelahnya badan.

di dalam Goa Kidang Kencono


Banyak orangtua yang memberi apresiasi dengan suksesnya kegiatan ini, "Alhamdulillah, terimakasih Ustadz Subhan dan segenap panitia hiking. Kegiatan yang sangat bermanfaat. Berdasarkan cerita si anak imutku banyak hal baru yang bermanfaat sebagai pengalaman hidup. Menyikapi alam, bergantinya siang-sore-malam, hujan, jalan di kegelapan, menyusur jalan licin, dan sebagainya. Menyatukan langkah bersama tim, antri mandi, tidur berhimpitan, makan bersama, dan banyak lagi." Begitu tulisan panjang lebar Ibu Gusyanti melalui aplikasi pesan WhatsApp di Grup GO HIKING yang sempat menjadi 'trending topik' selama 2 hari 1 malam.

anak-anak menyusuri goa


Ada sebuah pembelajaran menarik ketika di dalam goa, karena kondisi goa sangat gelap, maka ada anak yang merasa sesak nafas dadanya. Ada seorang pendamping yang menyampaikan kepada anak-anak pada kondisi seperti ini, "Nak, tadi sudah merasakan gelapnya goa dan kita pun merasa sesak di dada. Pun begitu dengan hatimu, Nak. Jika hatimu gelap dada inipun akan berasa sesak." Begitu pesan yang disampaikan oleh salah satu guru pembimbing. 

Lihat Kondisi Goa Kidang Kencono, silahkan bisa klik video di bawah ini :



Ingin melihat album gambar kegiatan Hiking dan Susur Goa bisa like Facebook SDIT Hidayatullah Yogyakarta
Rep. EMTE

24 Shahibul Qurban di SDIT Hidayatullah


www.sdithidayatullah.net | Pada hari Raya Idul Adha Tahun 1437 H ini, SDIT Hidayatullah mengajak kepada seluruh orangtua/wali murid untuk berqurban di sekolah. Adapun rencana penyembelihan hewan qurban di SDIT Hidayatullah akan diselenggarakan pada Kamis, 15 September 2016 bertempat di sekolah.

"Alhamdulillah, tahun ini yang bisa berqurban di sekolah sebanyak 24 shahibul qurban, terbagi menjadi 3 sapi, 9 kambing, dan 1 orang diikutkan untuk berqurban melalui Gugus Sekolah Donoharjo," kata Bapak Untung Purnomo, S.Pd. selaku ketua panitia.

"Ada satu sapi yang diserahkan ke masyarakat di daerah Turgo, kita bekerjasama dengan BMH Cabang Yogyakarta dan Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sleman." Lanjut Untung. 

Semoga ibadah qurban tahun mendapat barakah dari Allah Taala dan tahun depan bisa lebih baik lagi.

Rep. EMTE

SDIT Hidayatullah Juara Umum MTQ SD Tahun 2016


www.sdithidayatullah.net | Kamis, (8/9/2016) atau bertepatan dengan 7 Dzulhijjah 1437 Hijriyah dilaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Sekolah Dasar se Kecamatan Ngaglik. Kali ini SDIT Hidayatullah, yang beralamat di Jl Palagan KM 14,5 Balong Ngaglik Sleman berkesempatan menjadi tuan rumah event tahunan tersebut.


Tema yang diangkat kali ini adalah "Dengan Musabaqah Quran Kita Wujudkan Generasi Muda Yang Unggul, Cerdas dan Berakhlakul Karimah."Kegiatan ini diikuti oleh 358 khafilah dari 35 Sekolah Dasar se Kecamatan Ngaglik Sleman, dengan 6 jenis bidang lomba.

8 Jenis lomba Cabang Musabaqah yang dilombakan tersebut di antaranya:

  1. Musabaqah Tilawatil Quran Pa/Pi
  2. Musabaqah Puitisasi Saritilawah al Quran Pa/Pi
  3. Musabaqah Tartil al Quran Pa/Pi
  4. Musabaqah Hifdzil Quran Pa/Pi
  5. Musabaqah Melukis Islami Pa/Pi
  6. Pidato Keagamaan Pa/Pi
  7. Musabaqah Cerdas Cermat Agama Pa/Pi
  8. Musabaqah Adzan
Yang dinilai oleh Dewan Juri sebanyak 48 guru dari para Guru PAI (KKG PAI) Kecamatan Ngaglik.

Dalam sambutannya Bapak Subhan Birori, S.Ag selaku Ketua Panitia menyampaikan,  "Pada dasarnya kegiatan MTQ Sekolah Dasar adalah sarana silaturahmi ukhuwah islamiyah dalam menumbuhkan semangat motivasi siswa pada kemampuan membaca, mempelajari, dan mengamalkan isi kandungan al Quran dengan baik dan benar." Beliau juga mengutip sebuah ayat al-Quran tentang pentingnya membaca (iqra') yaitu surat al-Alaq yang berarti bacalah! Dilanjutkan Bismirabbikaladzi khalaq yang artinya Dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah menciptakanmu. 


Selanjutnya Bapak Camat Ngaglik, Bapak H. Anggoro Aji Sunaryono, SH berkenan membuka acara tersebut. Beliau mengapresiasi kegiatan semacam ini, disaat banyak maraknya tentang eksploitasi kepada anak-anak,

Selama kegiatan tersebut masing-masing kontingen peserta dari 35 khafilah berusaha memberikan penampilan terbaiknya. Atas karunia Allah dan kerjasama dari berbagai pihak baik panitia maupun guru-guru pendamping, kegiatan MTQ yang dilaksanakan dari pagi hingga menjelang duhur ini berjalan dengan lancar.

Bada Dhuhur panitia menyampaikan pengumuman para pemenang dari masing jenis lomba. Dan SDIT Hidayatullah Sleman menjadi Juara Umum dari dari kegiatan MTQ Sekolah Dasar se Kecamatan Ngaglik Tahun 2016. Pekikan takbir pun menggema dari murid-murid dan guru yang hadir dalam acara tersebut.

Dari perserta lomba menyampaikan kesan yang dirasakan, seperti kakak beradik Hudzaifah dan Hamzah dari SDIT Hidayatullah yang mengikuti Cabang Lomba Pidato dan Tartil Quran. "Walau sedikit deg-degan, alhamdulillah dapat berjalan dengan baik." Hamzah, murid kelas 4 yang meraih Juara 2 Tartil Quran berharap "Semoga tahun depan aku bisa menjadi juara 1 dalam tartil Quran".

Dari guru pendamping juga menyampikan kesannya, seperti disampaikan Ustadzah Dian Pratiwi dan Evi Wahyuningsih guru SDIT Hidayatullah, yang dalam kesempatan ini mendampingi dan melatih peserta cabang lomba Hifdzil Quran menyampaikan, "Saya senang dan bangga dengan prestasi anak-anak kami. Semoga mereka menjadi juara dalam bidang al-Quran di dunia dan akhirat. Aamin"

Bapak Subhan Birori, S.Ag selaku Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah merasa bersyukur atas keberhasilan SDIT Hidayatullah menjadi Juara Umum dalam kegiatan MTQ tersebut, "Alhamdulillah ini adalah kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas dari semuanya semoga Allah meridhai. Aamiin"


Rep. Ayun Afifah/sdithidayatullah.net
Foto doc sekolah

SDIT Hidayatullah, Tuan Rumah MTQ Tingkat Kecamatan Ngaglik




www.sdithidayatullah.net | Rabu (7/9/2016) SDIT Hidayatullah Sleman Yogyakarta akan menjadi tuan rumah pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar Sekolah Dasar Tingkat Kecamatan Ngaglik yang akan diselenggarakan pada Kamis, 8 September 2016.

Bertempat di gedung yang baru saja diresmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X Kegiatan MTQ ini akan diikuti oleh ratusan siswa dari SD negeri maupun swasta di wilayah Kecamatan Ngaglik.

Baca :  Gedung SDIT Hidayatullah Diresmikan
Baca : Resmikan Gedung SDIT Hidayatullah, Yayasan As-Sakinah Mengundang Gubernur DIY dan Pimpinan Umum Hidayatullah

"Dengan berat hati, kegiatan belajar mengajar pada hari pelaksaan MTQ seluruh murid kami liburkan, dikarenakan ruang-ruang kelas banyak yang terpakai untuk kegiatan ini." Kata Bapak Subhan Birori, S.Ag. selaku kepala sekolah.

Ini adalah pertama kali SDIT Hidayatullah ditunjuk menjadi tuan rumah pada kegiatan MTQ Tingkat Kecamatan.

"InsyaAllah kegiatan MTQ ini akan dibuka secara resmi oleh Camat Ngaglik," Begitu kata Bapak Subhan Birori, S.Ag. selaku ketua panitia MTQ dan juga Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah.

Ada delapan macam cabang musabaqah (lomba) yang ada pada MTQ Tahun 2016 ini, di antaranya : Musabaqah Tilawatil Quran, Musabaqah Puitisasi Terjamah Alquran, Musabaqah Hifdzil Quran, Musabaqah Tartil Quran, Musabaqah Adzan, Musabaqah Melukis Islami, Musabaqah Cerdas Cermat Agama, Musabaqah Pidato baik putra maupun putri. 



Selamat bermusabaqah, mari berlomba-lomba dalam kebaikan.

Rep. EMTE
Foto Ipin

Wakasek : Tahan Payahnya Belajar atau Kelak Perih dalam Kebodohan


www.sdithidayatullah.net | Senin (05/09/2016). Dalam upacara hari Senin, Pembina Upacara, Ustadz Muhammad Rifki Saputra, S.Pd.I. Selaku Wakil Kepala Sekolah SDIT Hidayatullah menyampaikan beberapa nasihat kepada ratusan murid SDIT Hidayatullah. Nasihat Beliau di antaranya adalah :

Pertama, "Kita harus mampu menahan payah dan perihnya belajar, jika tidak maka kelak kita akan payah dan perih dalam kebodohan." Begitu yang disampaikan Ustadz Rifki, panggilan akrab Beliau.

Kedua, "Kita harus memahami perbedaan. Ketika belajar kelompok, maka bisa jadi ada perbedaan, maka harus siap menerima perbedaan tersebut." Lajut Beliau.

Ketiga, "Sebagai seorang murid, maka hortmatilah guru, karena perantara guru kita mendapatkan ilmu."

Keempat, "Senjata paling ampuh, paling modern, paling hebat, paling mutakhir adalah doa. Karena doa ini tidak mengenal waktu, kapan saja bisa dilakukan. Jika doa-doa kita tidak dikabulkan di dunia, maka harapan kita doa kita akan dikabulkan di akhirat. Guru mendoakan murid, murid mendoakan guru dan orangtuanya, karena doa anak-anak yang shalih akan terijabahi."


Rep. EMTE
Foto dokumen SDIT Hidayatullah