SDIT Hidayatullah Gelar Kenaikan Sabuk Karate


Ahad/23/11/2014. Perguruan Karate Kala Hitam SDIT Hidayatullah menyelenggarakan ujian kenaikan sabuk. Acara yang diikuti oleh murid-murid SDIT Hidayatullah ini berlangsung selama setengah hari, mulai dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 13.00 wib.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta pengembangan diri karate, “Ada sekitar 100 san lebih peserta ujian kenaikan sabuk pada kali ini.” Demikian tutur Untung Purnomo, selaku pelatih Pengembangan Diri Karate Kala Hitam ini.

Penggemblengan fisik menjadi hal yang ditekankan dalam kegiatan ini. Mulai dari pemanasan, berlari lebih kurang dua kilometer, teknik-teknik karate, dan ada juga uji nyali bagi yang akan naik dari sabuk hijau ke sabuk coklat dengan mentusuk jarinya sendiri dengan jarum.

“Kegiatan kenaikan sabuk ini insyaAllah akan rutin dilaksanakan setahun dua kali, sehingga diharapkan murid yang mengikuti kegiatan pengembangan diri bisa mengikuti dengan baik.” Kata Untung Purnomo.

Semoga kegiatan ini, selain meningkatkan fisik murid SDIT Hidayatullah juga akan meningkatkan ruhiyah mereka sehingga kuat menghunjam iman dalam dada setiap murid. * Thorif

Untuk melihat album Kenaikan Sabuk Karate Kala Hitam 2014 silahkan klik SDIT Hidayatullah Yogyakarta


Meraih Prestasi dari Mimpi

Nida'un (kanan) di acara LMC 2014

Oleh Deny Herawati

Nida’un Taqwiyani Ashshofiyyah adalah salah satu murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta. Dia gemar sekali membaca dan mempunyai cita-cita ingin menjadi penulis yang hebat. Dari cita-cita inilah dia menunjukkan prestasinya dengan mengikuti lomba menulis yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada beberapa bulan lalu Nida’un mengirimkan karya tulisannya yang berjudul “My Forest My Heaven” untuk diikutkan dalam Lomba Menulis Cerita (LMC).


Untuk menjadi karya yang terpillih, semua naskah yang diterima oleh panitia lomba harus melewati dua tahapan seleksi, termasuk naskah cerita yang ditulis Nida’un. Naskah cerita yang ditulis Nida’un menyisihkan lebih dari tiga ribu naskah karya anak-anak  dari seluruh Indonesia yang telah diterima oleh panitia.

Pada akhirnya Nida’un terpilih menjadi finalis ke-empat dari limabelas finalis. Tanggal 10-14 November 2014 Nida’un diundang untuk mengikuti workshop di Rizen Premiere Hotel Cisarua, Bogor. Dalam lima hari ini dia mengikuti berbagai kegiatan, salah satunya uji wawancara oleh dewan juri.

Pada uji wawancara ini setiap anak menghadapi lima dewan juri. Salah satu dari dewan juri tersebut adalah sastrawan tersohor, Dr. Taufik Ismail. Uji wawancara ini dilakukan untuk membuktikan bahwa karya  atau naskah yang ditulis adalah benar-benar naskah atau tulisan asli para finalis, bukan dari menjiplak atau plagiat.

Akhirnya pada hari Kamis siang tanggal 13 November 2014 limabelas finalis pemenang LMC ini memperoleh penganugerahan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, termasuk salah satunya adalah Nida’un Taqwiyani Ashshofiyyah dari SDIT Hidayatullah Yogyakarta yang meraih juara ke-empat. Para finalis yang menang memperoleh piala, sertifikat, uang pembinaan dan wisata edukasi ke Taman Safari Indonesia.

Demikianlah prestasi yang dicetak oleh Nida’un berawal dari mimpinya, cita-citanya, menjadi seorang penulis yang hebat. Semoga jejak Nida’un dapat diikuti oleh seluruh anak-anak Indonesia pada umumnya, dan siswa siswi SDIT Hidayatullah Yogyakarta pada khususnya.


*) Deny Herawati, Guru SDIT Hidayatullah Sleman Yogyakarta

Catatan Cinta untuk SDIT Hidayatullah


Oleh Mohammad Fauzil Adhim

Laa hawlaa wa laa quwwata illa billaah, subhanallaah, walhamdulillah, Allahu Akbar

Nasehat ini begitu menyejukkan kami, terimakasih kepada Gurunda Mohammad Fauzil Adhim atas nasihatnya kepada kami. Semoga catatan beliau di twitter @kupinang bisa menjadikan kami tambah bersyukur dan bisa berbenah diri.

Inilah catatan cinta yang disampaikan oleh beliau dalam akun twitternya :

Jika sekolah mengajari murid dengan benar, maka tak perlu terjadi stress massal hanya karena mau menghadapi UN. Justru harusnya bergembira.

Jika ada yang tak jujur saat mengerjakan UN, berarti ada yang rapuh di sekolah tersebut. Baru menghadapi UN saja sudah curang. Baru segitu.


Bisa pula didikan dari rumah yang payah. Orangtua ajari dusta, guru di sekolah mencontohkan berbohong; bergegas memoles saat penilai datang.

Kita patut bersyukur atas prestasi yang diraih oleh anak-anak kita. Dan jangan lupa menyertai dengan istighfar & muhasabah. @sdhidayatullah

Saat meraih kemenangan, kita perlu berbenah dan mensucikan nama-Nya. Semoga kita tak tergelincir pada 'ujub dan lupa diri. @sdhidayatullah

Sebanyak apa pun prestasi yang kita raih, berbenah tetap amat penting. Semoga dari waktu ke waktu senantiasa ada perbaikan. @sdhidayatullah



Inilah catatan sederhana seorang kawan. Selamat kepada @sdhidayatullah atas beberapa prestasi yang diraih dalam beberapa hari ini.

Rep. Thorif

Siswi SDIT Hidayatullah Jogja Raih Juara 4 Lomba Menulis Cerita Nasional


Setelah mengikuti seleksi final Lomba Menulis Cerita Anak Nasional (LMC), 10 s.d. 14 November 2014 di The Rizen Premier Hotel, JL. Raya Puncak KM 77 Cisarua Bogor Jawa Barat, akhirnya Nida’un Taqwiyani Ash-Shafiyah, salah satu murid SDIT Hidayatullah Yogyakarta berhasil meraih juara 4 dalam Lomba Menulis Cerita Nasional (LMC) yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

Pada tahapan seleksi ia merasa tegang ketika diwawancarai oleh sastrawan Taufik Ismail. Ketegangan tersebut ia tuliskan di status facebooknya serta mohon do’a dari temen-temenya. “MENEGANGKANNN!!!  Do'akan aku ya semuanya... Diwawancarai sama Prof. Dr. Taufik Ismail.

Sementara di detik-detik menjelang penganugrahan LMC Nida’un juga menyempatkan diri untuk mengaupdate status di akun facebooknya, ia mohon do’a dari rekan-rekannya semoga Allah memberikan yang terbaik untuk para finalis LMC 2014. “Bismillah, mohon do'a dari sahabatku semua, semoga Allah memberikan yang terbaik untuk para finalis LMC 2014.

“Mantapkan langkahmu, always positive thingking, keberhasilan di depan matamu, jangan pernah ada keraguan, pulanglah dengan membawa keberhasilan, buatlah orang-orang yang kau sayangi menangis karena keberhasilanmu bukan karna kegagalanmu.

Itulah ungkapan-ungkapan motivasi yang disampaikan Nida’un yang akhirnya dengan semangat itulah serta do’a yang senantiasa dipanjatkan oleh Nida’un, akhirnya Nida’un Taqwiyani Ash-Shafiyah berhasil meraih juara 4 dalam Lomba Menulis Cerita Nasional (LMC).

Keberhasilan tersebut membawa kebahagiaan tersendiri pada Nida’un dan keluarganya, serta pihak sekolah tempat Nidaun belajar. Pihak sekolah berharap agar potensi tersebut dikembangkan dan di asah sehingga prestasinya terus melejit. Sehingga menambah mujahid-mujahidah yang berjuang dengan pena.

Selain itu pihak sekolah juga berharap agar keberhasilan Nidaun menjadi contoh bagi adik-adik kelasnya di SDIT Hidayatullah Yogyakarta.

Sementara itu, Ibnu Qayyim selaku Bapak dari Nida’un merasa senang dan bangga atas prestasi yang diraih anaknya. Qayyim berharap agar prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Nida’un untuk tetap semangat dalam belajar.

“Kami berharap agar prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Nida’un untuk tetap semangat dalam belajar”. Pungkasnya

*) Yayan, Yogyakarta.

TIGA SANTRI HIDAYATULLAH JOGJA RAIH JUARA MTQ



Tiga santri Hidayatullah Yogyakarta ditunjuk untuk mewakili Kecamatan Ngaglik pada kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten. Mereka adalah Atina Nu’ma Fidaroina, murid kelas 6 SDIT Hidayatullah, Syauqi dan Mujahid, keduanya adalah murid MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta.

LOWONGAN : SDIT HIDAYATULLAH JOGJA BUTUH GURU AL-QUR'AN


Dibutuhkan 3 Guru Al-Qur'an untuk mengajar di SDIT Hidayatullah

Syarat :
1. Muslim/Muslimah
2. Bisa baca dan tulis Al-Qur'an dengan baik.
3. Hafal Al-Qur'an Juz 30
4. Mencintai dunia anak-anak

Kirim CV Anda ke : SDIT Hidayatullah, Jl. Palagan Tentara Pelajar Km 14,5 Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.


Surat Lamaran bisa dikirim via email : sdithidayatullahsleman@hidayatullah.or.id
Kontak Person : Thorif 087738219070

Pertanyaan bisa via twitter @sdhidayatullah

LAZNAS BMH DAN DPPAI UII GELAR SEMINAR NASIONAL


Dalam rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berzakat, BMH menggelar seminar zakat dengan tema “Zakat dan kesejahteraan Umat”. 

Acara ini digelar disela Rapat Kerja Nasional ( Rakernas) XI Laznas Baitul Maal Hidayatullah di Kampus UII, Yogyakarta yang bekerjasama dengan Dewan Pengembangan dan Pendidikan Agama Islam UII.  

Acara yang digelar pada 04 November ini menghadirkan narasumber Dr. H. Abdul Mannan selaku Ketua Umum PP Hidayatullah, Dr. Abdul Jamil, SH, M Hum yang mewakili rektor  UII dan Bapak Ir. Munadhir selaku direktur Lazis UII.

“Acara ini merupakan bagian edukasi yang kita sampaikan kepada masyarakat mengenai peran ZIS dalam pembangunan. Sekaligus menjadi sarana edukasi untuk membangkitkan kesadaran berzakat,” ujar Firman ZA.

Ratusan peserta mengikuti acara dengan antusias, mulai dari aktifis zakat hingga civitas akademik UII yang bertempat di ruang audio visual perpustakaan pusat UII yang dibuka langsung perwakilan dari pemprov Jogyakarta.

Beragam latar belakang pembicara yang hadir membuat wawasan peserta semakin luas dalam memandang dimensi perzakatan di Indonesia.

“Acara ini menjadi sangat strategis karena tergabungnya praktisi dalam perzakatan yang di gagas BMH serta akademisi pihak kampus dari UII,” terang Dede selaku peserta dalam acara seminar ini.

Disela acara, BMH menyalurkan motor untuk dai pedalaman  untuk menguatkan barisan dai dalam menempuh dakwah kedaerah-daerah pedalaman.



“Dengan adanya seminar ini semoga kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat, sehingga kesejahteraan rakyat kian dekat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian maka peran Laznas seperti BMH bisa semakin menguatkan program-program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan pemerintah,” pungkas Firman ZA selaku Kepala BMH Cabang Yogyakarta.*/Emthorif